2 Corinthians 3:7 — Compare Translations
11 translations compared side by side
Indonesian (Alkitab Terjemahan Baru)
Pelayanan yang memimpin kepada kematian terukir dengan huruf pada loh-loh batu. Namun demikian kemuliaan Allah menyertainya waktu ia diberikan. Sebab sekalipun pudar juga, cahaya muka Musa begitu cemerlang, sehingga mata orang-orang Israel tidak tahan menatapnya. Jika pelayanan itu datang dengan kemuliaan yang demikian
Indonesian AGS (Alkitab Gratis untuk Semua)
Namun, cara lama berhubungan dengan Allah, yang ditulis dalam huruf-huruf yang dipahat di batu, berakhir dengan kematian, meskipun itu datang dengan kemuliaan Allah — sedemikian rupa sehingga orang Israel bahkan tidak tahan melihat wajah Musa karena itu bersinar begitu terang, meskipun kemuliaan memudar.
Indonesian AMD 2021 (Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca)
Cara lama melayani Allah, yang dijelaskan dengan tulisan yang diukir di atas batu, hanya membawa kematian, meskipun datang dengan kemuliaan Allah. Bahkan, wajah Musa begitu bercahaya dengan kemuliaan (meskipun kemuliaan itu hanya sementara) sehingga orang Israel tidak bisa terus menatap wajahnya.
Indonesian BIS 1985 (Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini)
Pada waktu perjanjian yang membawa kematian itu dibuat dan diukir pada batu, cahaya Allah bersinar dengan cemerlang pada muka Musa. Cahayanya begitu gemilang sehingga bangsa Israel tidak sanggup memandang muka Musa, sekalipun cahaya pada mukanya itu sudah mulai pudar pada waktu itu. Nah, kalau pembuatan perjanjian yang membawa kematian itu diresmikan dengan kecemerlangan yang begitu besar,
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
Pada waktu perjanjian yang membawa kematian itu diukir pada batu, cahaya Allah yang cemerlang menyinari wajah Musa. Cahaya itu sangat gemilang memancar dari wajah Musa, sampai-sampai bangsa Israel tidak sanggup memandang wajahnya -- meskipun cahaya itu sudah mulai pudar. Coba kalian bayangkan, perjanjian yang membawa kematian itu saja disertai cahaya cemerlang yang luar biasa, apalagi perjanjian yang diberikan Roh Allah. Tentu perjanjian itu disertai dengan cahaya yang lebih cemerlang lagi.
Indonesian Bible (TSI) 2013 - (Terjemahan Sederhana Indonesia)
Perjanjian lama yang diukir pada batu memang disertai dengan kemuliaan Allah. Meski begitu, perjanjian tersebut membawa kita kepada kematian. Pada waktu perjanjian itu diberikan, sinar kemuliaan terpancar dari wajah Musa sehingga orang Israel tidak tahan memandang wajahnya. Tetapi sinar kemuliaan itu hanya sementara.
Indonesian FAYH (Firman Allah Yang Hidup)
Tetapi hukum lama yang berakhir dengan kematian itu, mulai dengan kemuliaan yang sedemikian besarnya, sehingga orang tidak tahan menatap wajah Musa. Sebab, ketika ia memberikan hukum Allah kepada mereka supaya dipatuhi, kemuliaan Allah memancar dari wajahnya—walaupun pada saat itu kecemerlangannya sudah mulai pudar.
Indonesian INOTAZI (Indonesian Tazi NT)
Pada waktu perjanjian yang membawa kematian itu dibuat dan diukir pada batu, cahaya Allah bersinar dengan cemerlang pada muka Musa. Cahayanya begitu gemilang sehingga bangsa Israel tidak sanggup memandang muka Musa, sekalipun cahaya pada mukanya itu sudah mulai pudar pada waktu itu. Nah, kalau pembuatan perjanjian yang membawa kematian itu diresmikan dengan kecemerlangan yang begitu besar,
Indonesian PBTB2 (Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2)
Pelayanan yang memimpin kepada kematian terukir dengan huruf pada loh-loh batu. Namun, sewaktu diberikan, kemuliaan Allah menyertainya. Sebab sekalipun pudar juga, cahaya muka Musa begitu cemerlang, sehingga mata orang-orang Israel tidak tahan menatapnya. Jika pelayanan itu datang dengan kemuliaan yang demikian
Indonesian TL 1954 (Alkitab Terjemahan Lama)
Tetapi jikalau jawatan yang membawa maut dengan tulisan yang terukir pada loh batu itu telah datang dengan kemuliaannya, sehingga bani Israel tiada dapat merenung muka Musa oleh sebab (cahaya) kemuliaan mukanya, yaitu (cahaya) kemuliaan yang akan lenyap,
Indonesian VMD 2005
[Kemuliaan Perjanjian Baru] Perjanjian lama membawa kematian, ditulis dengan kata-kata pada batu, yang datang bersama kemuliaan Allah. Wajah Musa bersinar penuh kemuliaan sehingga orang Israel tidak dapat terus memandang wajahnya, meskipun kemuliaan itu hanya untuk sementara.