Jude 1:9 — Compare Translations

11 translations compared side by side

Indonesian (Alkitab Terjemahan Baru)
Tetapi penghulu malaikat, Mikhael, ketika dalam suatu perselisihan bertengkar dengan Iblis mengenai mayat Musa, tidak berani menghakimi Iblis itu dengan kata-kata hujatan, tetapi berkata: "Kiranya Tuhan menghardik engkau!"
Indonesian AGS (Alkitab Gratis untuk Semua)
Bahkan Mikael, pemimpin tertinggi malaikat, ketika dia berdebat dengan Iblis mengenai mayat Musa, tidak berani mendakwa Iblis dengan hinaan seperti itu, hanya berkata, “Semoga Tuhan menghardik kamu.”
Indonesian AMD 2021 (Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca)
Padahal ketika kepala malaikat, Mikhael, bertengkar dengan Iblis tentang mayat Musa, ia tidak berani mengutuk Iblis atas tuduhan-tuduhannya yang salah. Ia hanya berkata, “Kiranya Tuhan menghukum engkau!”
Indonesian BIS 1985 (Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini)
Mikhael sendiri, yang mengepalai malaikat-malaikat, tidak pernah berbuat seperti itu. Pada waktu ia bertengkar dengan Iblis dalam perselisihan tentang siapa yang akan mendapat mayat Musa, Mikhael tidak berani menghakimi Iblis dengan kata-kata penghinaan. Mikhael hanya berkata, "Tuhan akan membentak engkau!"
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
Mikhael sendiri, yaitu pemimpin malaikat-malaikat, tidak pernah berbuat seperti itu. Ketika Ia bertengkar dengan Iblis mengenai mayat Musa, ia tidak mau menuduh Iblis dengan kata-kata yang menghina. Ia hanya berkata, “Biarlah Tuhan yang akan membentak engkau!”
Indonesian Bible (TSI) 2013 - (Terjemahan Sederhana Indonesia)
Padahal Mikael pun, yang adalah pemimpin para malaikat, tidak berani menghina seperti mereka. Pada waktu Mikael bertengkar dengan iblis memperebutkan mayat Musa, Mikael tidak menyombongkan diri dan menyalahkan iblis dengan menggunakan kata-kata hinaan, tetapi hanya berkata, “Biarlah TUHAN menghukummu!”
Indonesian FAYH (Firman Allah Yang Hidup)
Padahal Mikhael sekalipun, yang paling berkuasa di antara para malaikat, ketika berbantah-bantah dengan Iblis mengenai mayat Musa, tidak berani mendakwa atau mengejek Iblis itu, melainkan hanya berkata, “Kiranya Tuhan menghardik engkau!”
Indonesian INOTAZI (Indonesian Tazi NT)
Mikhael sendiri, yang mengepalai malaikat-malaikat, tidak pernah berbuat seperti itu. Pada waktu ia bertengkar dengan Iblis dalam perselisihan tentang siapa yang akan mendapat mayat Musa, Mikhael tidak berani menghakimi Iblis dengan kata-kata penghinaan. Mikhael hanya berkata, “Tuhan akan membentak engkau!”
Indonesian PBTB2 (Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2)
Bahkan pemimpin malaikat, Mikhael, dalam suatu perselisihan bertengkar dengan Iblis mengenai mayat Musa, tidak berani menghakimi Iblis itu dengan kata-kata hujatan, melainkan berkata, "Kiranya Tuhan membentak engkau!"
Indonesian TL 1954 (Alkitab Terjemahan Lama)
Tetapi Mikhail, penghulu malaekat, tatkala ia berlawan dengan Iblis, berbalah-balahan dari hal mayat Musa, tiada berani ia mencerca ke atasnya, melainkan katanya, "Dihardik Tuhan kiranya akan dikau."
Indonesian VMD 2005
Penghulu malaikat Mikhael pun tidak melakukannya. Mikhael bertengkar dengan iblis tentang siapa yang akan memiliki mayat Musa. Mikhael tidak berani menyalahkan iblis dengan kata-kata celaan, tetapi ia mengatakan, “Tuhan menghukum engkau.”