Lamentations 1:9 — Compare Translations

4 translations compared side by side

Indonesian (Alkitab Terjemahan Baru)
Kenajisannya melekat pada ujung kainnya; ia tak berpikir akan akhirnya, sangatlah dalam ia jatuh, tiada orang yang menghiburnya. "Ya, TUHAN, lihatlah sengsaraku, karena si seteru membesarkan dirinya!"
Indonesian BIS 1985 (Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini)
Kenajisannya nampak dengan nyata tapi ia tak menghiraukan apa yang akan terjadi dengan dirinya. Sangat hebat keruntuhannya, tapi tak seorang pun menghibur dia. Maka ia memohon belas kasihan dari TUHAN, karena musuh-musuhnya telah menang.
Indonesian TL 1954 (Alkitab Terjemahan Lama)
Bahwa najisnya sampai kepada punca pakaiannya; tiada ia sangka akan kesudahannya demikian, sebab itu ia sudah turun amat dalam begitu dan tiadalah penghibur padanya! Ya Tuhan! lihat apalah kesukaranku dan bagaimana musuh mengataskan dirinya dengan sombongnya!
Indonesian VMD 2005
Kemeja Yerusalem sudah kotor. Ia tidak memikirkan yang akan terjadi atasnya. Kejatuhannya mengherankan. Tidak ada yang menghiburnya. Ia berkata, “TUHAN, lihatlah betapa aku tersiksa. Lihatlah, bagaimana musuhku menganggap dirinya besar.”