Luke 16:7 — Compare Translations

11 translations compared side by side

Indonesian (Alkitab Terjemahan Baru)
Kemudian ia berkata kepada yang kedua: Dan berapakah hutangmu? Jawab orang itu: Seratus pikul gandum. Katanya kepada orang itu: Inilah surat hutangmu, buatlah surat hutang lain: Delapan puluh pikul.
Indonesian AGS (Alkitab Gratis untuk Semua)
Lalu katanya kepada yang lain, ‘Berapa hutangmu?’ Orang itu menjawab, ‘tiga ratus sembilan puluh liter gandum.’ Kata si pengurus rumah keapdanya, ‘Ambillah tagihanmu dan gantilah menjadi tiga ratus dua belas liter.’
Indonesian AMD 2021 (Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca)
Kemudian manajer itu bertanya kepada orang lain, ‘Berapa utangmu kepada majikanku?’ Orang itu menjawabnya, ‘Aku berutang 100 ikat gandum.’ Lalu manajer itu bilang kepadanya, ‘Ini surat utangmu, kamu boleh mengubahnya menjadi 80 ikat saja.’
Indonesian BIS 1985 (Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini)
Kemudian ia berkata kepada orang yang kedua, 'Dan Saudara, berapa utang Saudara?' Orang itu menjawab, 'Seribu karung gandum.' Pegawai keuangan itu berkata kepadanya, 'Ini surat utangmu. Tulislah: delapan ratus.'
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
Lalu pegawai keuangan itu bertanya kepada orang yang kedua, ‘Dan Saudara, berapa utangmu?’ Orang itu menjawab, ‘Seribu karung gandum.’ Pegawai keuangan berkata, ‘Ini surat utangmu! Tulislah: delapan ratus.’
Indonesian Bible (TSI) 2013 - (Terjemahan Sederhana Indonesia)
“Kepada orang berikutnya, bendahara itu bertanya, ‘Berapa utangmu?’ “Jawab orang itu, ‘Seribu keranjang gandum.’ “Katanya kepada orang itu, ‘Sobat, ini surat utangmu. Tulislah di situ menjadi delapan ratus saja!’
Indonesian FAYH (Firman Allah Yang Hidup)
“ ‘Dan utang Saudara berapa?’ tanyanya kepada orang berikutnya. ‘25 ton beras,’ jawabnya. Bendahara itu berkata, ‘Ambillah surat utang Saudara ini dan gantilah dengan surat utang untuk 20 ton!’
Indonesian INOTAZI (Indonesian Tazi NT)
Kemudian ia berkata kepada orang yang kedua, ‘Dan Saudara, berapa utang Saudara?’ Orang itu menjawab, ‘Seribu karung gandum.’ Pegawai keuangan itu berkata kepadanya, ‘Ini surat utangmu. Tulislah: delapan ratus.’
Indonesian PBTB2 (Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2)
Kemudian ia berkata kepada yang kedua: Berapakah utangmu? Jawab orang itu: Seratus pikul gandum. Katanya kepada orang itu: Terimalah surat utangmu, dan tulislah: Delapan puluh pikul.
Indonesian TL 1954 (Alkitab Terjemahan Lama)
Setelah itu berkatalah ia kepada yang lain: Engkau ini, berapa banyak utangmu? Maka katanya: Gandum seratus pikul. Maka katanya kepadanya: Terimalah surat utangmu ini, tuliskan delapan puluh.
Indonesian VMD 2005
Kepada orang lain dia mengatakan, ‘Berapa utangmu?’ Kata orang itu, ‘Seratus pikul gandum.’ Katanya kepada orang itu, ‘Ini, surat utangmu. Tuliskanlah dan ganti menjadi 80 pikul.’