Luke 18:39 — Compare Translations

11 translations compared side by side

Indonesian (Alkitab Terjemahan Baru)
Maka mereka, yang berjalan di depan, menegor dia supaya ia diam. Namun semakin keras ia berseru: "Anak Daud, kasihanilah aku!"
Indonesian AGS (Alkitab Gratis untuk Semua)
Mereka yang berada di bagian depan kerumunan meminta orang buta itu berhenti berteriak dan berdiam, namum si laki-laki itu berteriak lebih keras lagi, “Yesus, Anak Daud, kasihanilah saya!”
Indonesian AMD 2021 (Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca)
Orang-orang yang berjalan di depan rombongan, menegur orang buta itu dan menyuruhnya diam. Tetapi ia malah berteriak lebih keras lagi, “Anak Daud, tolonglah aku!”
Indonesian BIS 1985 (Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini)
Orang-orang yang di depan, memarahinya dan menyuruh dia diam. Tetapi ia berteriak lebih nyaring lagi, "Anak Daud! Kasihanilah saya!"
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
Orang-orang yang berada di depan rombongan yang lewat itu, marah kepada orang buta itu. Mereka berkata, “Diam kau!”
Indonesian Bible (TSI) 2013 - (Terjemahan Sederhana Indonesia)
Orang-orang yang berjalan di depan Yesus menyuruhnya diam. Tetapi dia semakin keras berteriak, “Yesus, Keturunan Daud, kasihanilah saya!”
Indonesian FAYH (Firman Allah Yang Hidup)
Orang banyak yang berjalan di hadapan Yesus menyuruh orang itu diam, tetapi ia bahkan berseru lebih nyaring lagi, “Anak Daud, kasihanilah saya!”
Indonesian INOTAZI (Indonesian Tazi NT)
Orang-orang yang di depan, memarahinya dan menyuruh dia diam. Tetapi ia berteriak lebih nyaring lagi, “Anak Daud! Kasihanilah saya!”
Indonesian PBTB2 (Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2)
Mereka yang berjalan di depan menegur dia supaya ia diam. Namun semakin keras ia berseru, "Anak Daud, kasihanilah aku!"
Indonesian TL 1954 (Alkitab Terjemahan Lama)
Maka orang yang berjalan dahulu itu menengking dia, menyuruh diam, tetapi makin kuat ia berseru, "Ya Anak Daud, kasihankanlah hamba."
Indonesian VMD 2005
Mereka yang berjalan di depan menegurnya supaya diam, tetapi ia berteriak semakin keras, “Anak Daud, kasihanilah aku.”