Mark 12:19 — Compare Translations
11 translations compared side by side
Indonesian (Alkitab Terjemahan Baru)
"Guru, Musa menuliskan perintah ini untuk kita: Jika seorang, yang mempunyai saudara laki-laki, mati dengan meninggalkan seorang isteri tetapi tidak meninggalkan anak, saudaranya harus kawin dengan isterinya itu dan membangkitkan keturunan bagi saudaranya itu.
Indonesian AGS (Alkitab Gratis untuk Semua)
“Guru, Musa memberitahu kami bahwa jika seorang laki-laki yang sudah beristri meninggal tanpa memiliki anak, maka jandanya harus menikah dengan saudara laki-lakinya, dan meneruskan keturunan bagi saudaranya itu.
Indonesian AMD 2021 (Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca)
“Guru, Musa menulis bahwa jika ada seorang laki-laki yang meninggal tanpa mempunyai anak, saudara dari orang itu harus mengambil jandanya sebagai istri supaya ia meneruskan keturunan bagi saudaranya.
Indonesian BIS 1985 (Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini)
"Bapak Guru," kata mereka kepada Yesus, "Musa menulis hukum ini untuk kita: 'Kalau seorang laki-laki mati dan ia tidak punya anak, maka saudaranya harus kawin dengan jandanya supaya memberi keturunan kepada orang yang sudah mati itu.'
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
Beberapa orang Saduki itu datang kepada Yesus dan berkata, “Bapak Guru, Musa memberikan ajaran ini kepada kita: Kalau seorang laki-laki meninggal, dan ia mempunyai istri tetapi tidak mempunyai anak, maka saudaranya yang laki-laki harus kawin dengan janda yang ditinggalkan itu supaya mereka bisa mempunyai anak. Dan anak itu dianggap sebagai anak dari orang yang sudah meninggal itu.
Indonesian Bible (TSI) 2013 - (Terjemahan Sederhana Indonesia)
Mereka berkata kepada Yesus, “Guru, Musa menulis peraturan seperti ini: Kalau seorang laki-laki yang sudah beristri meninggal tanpa mempunyai anak, maka saudaranya wajib memperistri jandanya itu untuk meneruskan keturunan bagi saudaranya yang sudah meninggal.
Indonesian FAYH (Firman Allah Yang Hidup)
“Guru, Musa memberikan Hukum kepada kita bahwa apabila seorang laki-laki mati dengan tidak meninggalkan anak, saudaranya wajib memperistri janda itu untuk melanjutkan keturunan abangnya yang sudah meninggal itu.
Indonesian INOTAZI (Indonesian Tazi NT)
“Bapak Guru,” kata mereka kepada Yesus, “Musa menulis hukum ini untuk kita: ‘Kalau seorang laki-laki mati dan ia tidak punya anak, maka saudaranya harus kawin dengan jandanya supaya memberi keturunan kepada orang yang sudah mati itu.’
Indonesian PBTB2 (Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2)
"Guru, Musa menuliskan hal ini untuk kita: Jika seorang, yang mempunyai saudara laki-laki, mati dengan meninggalkan seorang istri tetapi tidak meninggalkan anak, saudaranya harus kawin dengan istrinya itu dan memberi keturunan bagi saudaranya itu.
Indonesian TL 1954 (Alkitab Terjemahan Lama)
"Ya Guru, Musa telah menyuratkan hukum ini bagi kita, bahwa jikalau mati saudara seorang, serta ia meninggal bini, tetapi tiada beranak, hendaklah saudaranya mengambil bininya itu akan menerbitkan benih bagi saudaranya.
Indonesian VMD 2005
“Guru, Musa memberi peraturan kepada kita bahwa jika saudara seseorang meninggal dan meninggalkan istri, tetapi tidak mempunyai anak, orang itu harus mengambil janda itu sebagai istrinya, supaya mendapat anak untuk saudaranya.