Mark 9:50 — Compare Translations

11 translations compared side by side

Indonesian (Alkitab Terjemahan Baru)
Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya? Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain."
Indonesian AGS (Alkitab Gratis untuk Semua)
Garam itu enak, tetapi kalau rasanya hilang, bagaimana bisa dia asin lagi? Kalian harus menjadi seperti garam, dan hidup dalam damai satu sama lain.”
Indonesian AMD 2021 (Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca)
Garam itu baik. Tetapi jika rasa asinnya hilang, bagaimana kamu dapat membuatnya menjadi asin lagi? Jadi, janganlah hilang ‘garam’ yang baik itu di dalam dirimu. Dan hiduplah yang rukun dengan lainnya.”
Indonesian BIS 1985 (Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini)
Garam itu baik, tetapi kalau menjadi tawar, mungkinkah diasinkan kembali? Jadi, hendaklah kalian menjadi seperti garam--hiduplah bersama-sama dengan rukun."
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
Garam itu baik tetapi kalau garam itu menjadi tawar, tidak mungkin menjadikannya asin kembali. Kalian harus menjadi seperti garam; hiduplah bersama-sama dengan rukun!”
Indonesian Bible (TSI) 2013 - (Terjemahan Sederhana Indonesia)
Kalian yang mengikut Aku bisa digambarkan seperti garam. Garam dipakai untuk membuat makanan lebih enak. Tetapi kalau rasa asinnya hilang, garam itu tidak akan berguna lagi. Jangan sampai kalian seperti garam yang kehilangan rasa asin! Biarlah kalian berguna dan hidup damai satu sama lain.”
Indonesian FAYH (Firman Allah Yang Hidup)
“Garam tidak akan berguna lagi bila rasanya sudah hilang. Oleh sebab itu, jangan sampai garam di dalam kalian menjadi tawar. Hiduplah berdamai satu dengan yang lain.”
Indonesian INOTAZI (Indonesian Tazi NT)
Garam itu baik, tetapi kalau menjadi tawar, mungkinkah diasinkan kembali? Jadi, hendaklah kalian menjadi seperti garam — hiduplah bersama-sama dengan rukun.”
Indonesian PBTB2 (Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2)
Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya? Hendaklah kamu senantiasa mempunyai garam dalam dirimu dan hidup berdamai seorang dengan yang lain."
Indonesian TL 1954 (Alkitab Terjemahan Lama)
Garam itu baik adanya; tetapi jikalau garam itu menjadi tawar, dengan apakah dapat kamu memasinkan dia? Hendaklah kamu menaruh garam di dalam dirimu, dan berdamailah seorang dengan seorang."
Indonesian VMD 2005
Garam itu baik, tetapi jika rasa garamnya hilang, bagaimana kamu akan membuatnya berasa garam lagi? Jadi, biarlah kamu penuh dengan kebaikan dan hiduplah rukun satu sama lain.”