Matthew 17:15 — Compare Translations
11 translations compared side by side
Indonesian (Alkitab Terjemahan Baru)
katanya: "Tuhan, kasihanilah anakku. Ia sakit ayan dan sangat menderita. Ia sering jatuh ke dalam api dan juga sering ke dalam air.
Indonesian AGS (Alkitab Gratis untuk Semua)
“Ya Tuhan, kasihanilah anak laki-lakiku,” katanya. “Dia sudah kehilangan akal sehatnya dan sangat menderita sehingga dia sering jatuh ke dalam api maupun air.
Indonesian AMD 2021 (Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca)
Orang itu berkata, “Tuhan, kasihanilah anakku. Ia sangat menderita dari sakit ayan. Ia sering jatuh ke dalam api dan ke dalam air.
Indonesian BIS 1985 (Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini)
dan berkata, "Bapak, kasihanilah anak saya. Ia sakit ayan. Serangan ayannya begitu hebat sehingga ia sering sekali jatuh ke dalam api dan sering juga ke dalam air.
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
dan berkata, “Bapak Guru, kasihani anak saya! Ia sakit ayan dan sering mendapat serangan yang hebat sehingga ia jatuh ke dalam api atau air.
Indonesian Bible (TSI) 2013 - (Terjemahan Sederhana Indonesia)
Orang itu berkata, “Tuhan, kasihanilah anak saya. Dia sakit ayan dan sangat menderita. Dia sering jatuh ke dalam api maupun air.
Indonesian FAYH (Firman Allah Yang Hidup)
“Tuhan, kasihanilah anak saya yang laki-laki. Ia sakit ayan dan sangat menderita, karena ia sering jatuh ke dalam api dan ke dalam air.
Indonesian INOTAZI (Indonesian Tazi NT)
dan berkata, “Bapak, kasihanilah anak saya. Ia sakit ayan. Serangan ayannya begitu hebat sehingga ia sering sekali jatuh ke dalam api dan sering juga ke dalam air.
Indonesian PBTB2 (Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2)
katanya, "Tuhan, kasihanilah anakku. Ia sakit ayan dan sangat menderita. Ia sering jatuh ke dalam api dan juga sering ke dalam air.
Indonesian TL 1954 (Alkitab Terjemahan Lama)
"Ya Tuhan, kasihankanlah anak hamba yang laki-laki, karena ia gila babi, lagi amat sangat sengsaranya; karena kerapkali ia jatuh ke dalam api dan kerapkali ke dalam air,
Indonesian VMD 2005
Orang itu mengatakan, “Tuhan, kasihanilah anakku. Anakku sakit ayan dan sangat menderita. Anakku sering jatuh ke dalam api atau air.