Matthew 17:19 — Compare Translations
11 translations compared side by side
Indonesian (Alkitab Terjemahan Baru)
Kemudian murid-murid Yesus datang dan ketika mereka sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka: "Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu?"
Indonesian AGS (Alkitab Gratis untuk Semua)
Beberapa saat kemudian, murid-murid Yesus datang kepada-Nya dan bertanya, “Mengapa kami tidak bisa mengusir setan itu keluar?”
Indonesian AMD 2021 (Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca)
Kemudian pengikut-Nya menemui Yesus secara terpisah. Mereka berkata, “Kami telah berusaha, tetapi mengapa kami tidak dapat mengusir roh jahat itu keluar?”
Indonesian BIS 1985 (Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini)
Kemudian pengikut-pengikut Yesus datang kepada-Nya secara tersendiri dan bertanya kepada-Nya, "Pak, apa sebab kami tidak dapat mengusir roh jahat itu?"
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
Pengikut-pengikut Yesus datang kepada Yesus, terpisah dari orang-orang lain, dan bertanya, “Bapak Guru, mengapa kami tidak dapat mengusir roh jahat itu?”
Indonesian Bible (TSI) 2013 - (Terjemahan Sederhana Indonesia)
Kemudian kami murid-murid-Nya datang kepada Yesus secara tersendiri dan bertanya, “Kenapa kami tidak bisa mengusir setan tadi?”
Indonesian FAYH (Firman Allah Yang Hidup)
Kemudian secara diam-diam para murid bertanya kepada Yesus, “Mengapa kami tidak dapat mengusir roh jahat itu?”
Indonesian INOTAZI (Indonesian Tazi NT)
Kemudian pengikut-pengikut Yesus datang kepada-Nya secara tersendiri dan bertanya kepada-Nya, “Pak, apa sebab kami tidak dapat mengusir roh jahat itu?”
Indonesian PBTB2 (Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2)
Kemudian murid-murid Yesus datang dan ketika mereka sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka, "Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu?"
Indonesian TL 1954 (Alkitab Terjemahan Lama)
Setelah itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dengan senyap-senyap serta berkata, "Apakah sebabnya kami ini tiada dapat membuangkan setan itu?"
Indonesian VMD 2005
Kemudian murid-murid itu menemui Yesus secara tersendiri. Mereka mengatakan, “Mengapa kami tidak dapat mengusinya?”