Revelation 14:19 — Compare Translations
11 translations compared side by side
Indonesian (Alkitab Terjemahan Baru)
Lalu malaikat itu mengayunkan sabitnya ke atas bumi, dan memotong buah pohon anggur di bumi dan melemparkannya ke dalam kilangan besar, yaitu murka Allah.
Indonesian AGS (Alkitab Gratis untuk Semua)
Malaikat itu kemudian mengayunkan sabitnya ke arah bumi dan memanen buah-buah anggur dari kebunnya, dan melemparkan mereka ke dalam tempat pemeras anggur yang melambangkan penghakiman Allah.
Indonesian AMD 2021 (Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca)
Malaikat itu menyabit dan mengumpulkan buah-buah anggur dari bumi dan memasukannya ke dalam alat pemeras anggur besar untuk diperas.
Indonesian BIS 1985 (Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini)
Maka malaikat itu mengayunkan sabitnya ke bumi dan menyabit buah-buah anggur dari batangnya, lalu melemparkannya ke dalam alat pemeras anggur amarah Allah yang meluap-luap.
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
Lalu malaikat itu mengayunkan sabitnya ke bumi dan menuai buah-buah anggur, dengan melepaskan buah-buah itu dari batangnya. Kemudian buah-buah anggur itu dilempar ke dalam alat pemeras anggur kemarahan Allah yang meluap-luap.
Indonesian Bible (TSI) 2013 - (Terjemahan Sederhana Indonesia)
Maka malaikat itu mengayunkan sabitnya dan memotong semua buah anggur di bumi, lalu melemparkan semuanya ke dalam pemerasan anggur yang sangat besar. Alat pemeras anggur itu menggambarkan pelaksanaan hukuman sesuai dengan murka Allah.
Indonesian FAYH (Firman Allah Yang Hidup)
Demikianlah malaikat itu mengayunkan sabitnya di bumi dan memasukkan buah-buah anggur itu ke dalam gilingan anggur yang besar, yaitu murka Allah.
Indonesian INOTAZI (Indonesian Tazi NT)
Maka malaikat itu mengayunkan sabitnya ke bumi dan menyabit buah-buah anggur dari batangnya, lalu melemparkannya ke dalam alat pemeras anggur amarah Allah yang meluap-luap.
Indonesian PBTB2 (Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2)
Lalu malaikat itu mengayunkan sabitnya ke atas bumi, dan memotong buah pohon anggur di bumi dan melemparkannya ke dalam gilingan besar, yaitu murka Allah.
Indonesian TL 1954 (Alkitab Terjemahan Lama)
Lalu malaekat itu menyembatkan sabitnya itu ke bumi, serta mengumpulkan buah anggur bumi itu, sambil mencampakkan dia ke dalam irikan yang besar, yaitu murka Allah;
Indonesian VMD 2005
Kemudian malaikat itu mengayunkan sabitnya ke atas bumi. Ia memotong buah anggur dari bumi dan melemparkannya ke dalam alat pemeras anggur. Alat pemeras anggur itu ialah murka Allah.