Revelation 18:19 — Compare Translations

11 translations compared side by side

Indonesian (Alkitab Terjemahan Baru)
Dan mereka menghamburkan debu ke atas kepala mereka dan berseru, sambil menangis dan meratap, katanya: "Celaka, celaka, kota besar, yang olehnya semua orang, yang mempunyai kapal di laut, telah menjadi kaya oleh barangnya yang mahal, sebab dalam satu jam saja ia sudah binasa.
Indonesian AGS (Alkitab Gratis untuk Semua)
Maka mereka menaburkan debu di atas kepala, berteriak, menangis dan meratap, ‘Bencana, bencana sudah menyerang kota besar yang sudah membuat para pemilik kapal menjadi kaya oleh karena gaya hidup mewahnya! Hanya dalam satu jam kota itu sudah dihancurkan!’
Indonesian AMD 2021 (Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca)
Mereka akan menaburkan debu ke kepala mereka dan menangis dengan kerasnya untuk menunjukkan betapa dalamnya kesedihan mereka. Mereka berkata: “Mengerikan! Betapa mengerikannya kota besar itu! Semua orang yang mempunyai kapal di laut menjadi kaya karena kelimpahannya! Tetapi ia dihancurkan dalam satu jam saja!
Indonesian BIS 1985 (Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini)
Maka mereka menghamburkan abu di kepala mereka sebagai tanda berkabung, lalu menangis dan berteriak-teriak, "Aduh, bukan main celakanya kota yang besar ini! Kekayaannya sudah membuat semua orang yang mempunyai kapal-kapal di laut menjadi kaya! Tetapi dalam satu jam saja, ia sudah kehilangan segala-galanya!"
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
Mereka menghamburkan abu di kepala mereka sebagai tanda berkabung, lalu menangis dan berteriak-teriak, “Alangkah malangnya kota Babel yang terkenal itu. Kekayaannya sudah membuat semua orang yang mempunyai kapal-kapal laut menjadi kaya; tetapi dalam satu jam saja kota itu sudah hancur!”
Indonesian Bible (TSI) 2013 - (Terjemahan Sederhana Indonesia)
Lalu mereka akan berkabung dengan menghamburkan debu ke atas kepala mereka sambil menangis dan meratap, “Aduh, sungguh mengerikan! Betapa hebat bencana yang menimpa ibukota yang besar itu! Kasihan sekali! Dulu kita pedagang jalur laut menjadi kaya karena kemewahan kota itu! Tetapi dalam sekejap mereka sudah dibinasakan!”
Indonesian FAYH (Firman Allah Yang Hidup)
Lalu mereka menaburkan debu ke atas kepala mereka karena berduka. Mereka berkata, “Sungguh malang kota yang besar itu! Ia telah membuat kita semua kaya dengan kekayaannya. Sekarang, dalam satu jam saja semuanya lenyap…”
Indonesian INOTAZI (Indonesian Tazi NT)
Maka mereka menghamburkan abu di kepala mereka sebagai tanda berkabung, lalu menangis dan berteriak-teriak, “Aduh, bukan main celakanya kota yang besar ini! Kekayaannya sudah membuat semua orang yang mempunyai kapal-kapal di laut menjadi kaya! Tetapi dalam satu jam saja, ia sudah kehilangan segala-galanya!”
Indonesian PBTB2 (Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2)
Mereka menghamburkan debu ke atas kepala mereka dan berseru, sambil menangis dan meratap, "Celaka, celaka, kota besar, yang olehnya semua orang, yang mempunyai kapal di laut, telah menjadi kaya oleh barangnya yang mahal, sebab dalam satu jam saja ia sudah binasa."
Indonesian TL 1954 (Alkitab Terjemahan Lama)
Mereka itu menyiramkan debu ke atas kepalanya sendiri serta berteriak sambil menangis dan meratap, katanya: Wai, wai negeri besar, di dalamnyalah segala orang, yang berkapal di laut, sudah menjadi kaya dengan segala harta bendanya; maka di dalam satu jam sahaja lamanya ia sudah binasa.
Indonesian VMD 2005
Mereka menghamburkan debu ke atas kepalanya sambil menangis dan berkabung mereka berkata dengan kuat, “Mengerikan! Betapa mengerikan kota besar itu. Semua orang yang mempunyai kapal di laut telah menjadi kaya karena kota itu, tetapi kota itu telah binasa dalam satu jam.