Romans 2:29 — Compare Translations
11 translations compared side by side
Indonesian (Alkitab Terjemahan Baru)
Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya dan sunat ialah sunat di dalam hati, secara rohani, bukan secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah.
Indonesian AGS (Alkitab Gratis untuk Semua)
“Sunat hati” lah yang menjadikan kalian orang Yahudi sejati, yang mengikuti Roh Kudus, bukan hanya kata-kata yang tertulis dalam Kitab Suci. Sebab orang-orang yang seperti ini tidaklah mencari pujian dari manusia, tetapi dari Allah.
Indonesian AMD 2021 (Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca)
Orang Yahudi sejati adalah orang Yahudi yang di dalamnya. Sunat yang sejati terjadi di dalam hati, sesuatu yang dilakukan oleh Roh, bukan oleh hukum yang tertulis. Dan setiap orang yang disunat di dalam hati oleh Roh mendapat pujian dari Allah, bukan dari manusia.
Indonesian BIS 1985 (Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini)
Sebaliknya, seorang Yahudi yang sejati adalah orang yang hatinya berjiwa Yahudi; dan sunat yang sejati adalah sunat di hati yang dikerjakan oleh Roh Allah, bukan yang dicatat di dalam buku. Orang semacam itu menerima pujian dari Allah, bukan dari manusia.
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
Sebaliknya, orang Yahudi yang sejati adalah orang yang hatinya Yahudi, dan hatinyalah yang sudah disunat. Dan yang menyunat hati orang itu ialah Roh Allah. Sunat seperti itu bukan sunat karena mengikuti peraturan yang tertulis dalam buku agama. Orang yang disunat seperti itu adalah orang yang terpuji, tetapi pujiannya datang dari Allah, bukan dari manusia.
Indonesian Bible (TSI) 2013 - (Terjemahan Sederhana Indonesia)
Tetapi yang layak disebut orang Yahudi sejati adalah yang sungguh-sungguh menjadi umat Allah dalam hatinya. Dia mencari pujian hanya dari Allah dan tidak mempedulikan pujian manusia yang berdasarkan ketaatan pada hukum-hukum tertulis. Statusnya itu tidak kelihatan dengan mata jasmani, karena Roh Kuduslah yang melaksanakan sunat dalam hati.
Indonesian FAYH (Firman Allah Yang Hidup)
Orang Yahudi yang sejati ialah yang hatinya benar di hadapan Allah. Dan sunat yang sejati adalah pembaruan hati. Sunat itu tidak terjadi melalui ketaatan akan surat ketentuan hukum, tetapi dikerjakan oleh Roh Allah. Orang yang mengalami pembaruan itu mencari pujian dari Allah, bukan dari manusia.
Indonesian INOTAZI (Indonesian Tazi NT)
Sebaliknya, seorang Yahudi yang sejati adalah orang yang hatinya berjiwa Yahudi; dan sunat yang sejati adalah sunat di hati yang dikerjakan oleh Roh Allah, bukan yang dicatat di dalam buku. Orang semacam itu menerima pujian dari Allah, bukan dari manusia.
Indonesian PBTB2 (Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2)
Tetapi orang Yahudi sejati ialah orang yang tidak tampak keyahudiannya dan sunat sejati ialah sunat di dalam hati, secara rohani, bukan secara harfiah. Pujian bagi orang seperti itu datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah.
Indonesian TL 1954 (Alkitab Terjemahan Lama)
melainkan Yahudi yang sebenarnya itu, ialah Yahudi yang pada batinnya, dan sunat yang sebenarnya itu, ialah sunat hati, yaitu yang rohani, bukannya menurut sebagaimana rukun. Maka kepujian orang itu bukannya daripada manusia melainkan daripada Allah.
Indonesian VMD 2005
Orang dapat disebut Yahudi sejati jika ia sungguh-sungguh Yahudi di dalam hatinya. Sunat sesungguhnya ada di dalam hati. Itu dilakukan oleh Roh bukan melalui hukum yang tertulis. Dan orang yang disunat dalam hati oleh Roh mendapat pujian dari Allah, bukan dari manusia.