Romans 4:19 — Compare Translations
11 translations compared side by side
Indonesian (Alkitab Terjemahan Baru)
Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup.
Indonesian AGS (Alkitab Gratis untuk Semua)
Abraham tetap percaya kepada Allah sekalipun secara jasmani dia sudah tidak mungkin memiliki keturunan (usia Abraham saat itu sudah 100 tahun), dan tahu bahwa Sarah juga sudah terlalu tua untuk memiliki anak-anak.
Indonesian AMD 2021 (Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca)
Saat itu Abraham berumur hampir 100 tahun. Ia sudah terlalu tua untuk mempunyai anak. Dan rahim Sarah juga sudah tertutup. Abraham tahu keadaannya ini, tetapi imannya kepada Allah tidak pernah tergoyah.
Indonesian BIS 1985 (Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini)
Abraham pada waktu itu tahu bahwa ia sudah tidak mungkin lagi mempunyai keturunan, sebab badannya sudah terlalu tua dan umurnya sudah hampir seratus tahun; lagipula Sara, istrinya itu, mandul. Namun iman Abraham tidak menjadi berkurang.
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
Pada waktu itu Abraham sudah hampir seratus tahun umurnya. Tetapi, ia tetap percaya bahwa ia akan mempunyai keturunan seperti yang telah dijanjikan oleh Allah, meskipun pada waktu itu dalam hatinya ia tahu bahwa badannya sudah terlalu tua dan Sarah, istrinya pun tidak bisa mempunyai anak. Abraham tetap percaya bahwa Allah akan menepati janji-Nya.
Indonesian Bible (TSI) 2013 - (Terjemahan Sederhana Indonesia)
Saat itu Abraham sudah hampir seratus tahun. Sara juga sudah terlalu tua untuk bisa mengandung. Namun, keadaan tubuh mereka itu tidak melemahkan keyakinan Abraham pada janji Allah.
Indonesian FAYH (Firman Allah Yang Hidup)
Dan karena imannya teguh, ia tidak merasa khawatir mengenai kenyataan bahwa pada usia seratus tahun ia sudah terlampau tua untuk menjadi seorang ayah, dan bahwa Sara, istrinya, pada usia sembilan puluh tahun juga sudah terlalu tua untuk melahirkan anak.
Indonesian INOTAZI (Indonesian Tazi NT)
Abraham pada waktu itu tahu bahwa ia sudah tidak mungkin lagi mempunyai keturunan, sebab badannya sudah terlalu tua dan umurnya sudah hampir seratus tahun; lagipula Sara, istrinya itu, mandul. Namun iman Abraham tidak menjadi berkurang.
Indonesian PBTB2 (Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2)
Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui bahwa tubuhnya sudah mati, karena usianya telah kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup.
Indonesian TL 1954 (Alkitab Terjemahan Lama)
Dan dengan tiada lemah di dalam imannya, ia tampak dirinya sendiri seperti sudah mati karena umurnya sekira-kira seratus tahun, dan kandungan Sarah pun sudah mati;
Indonesian VMD 2005
Saat itu Abraham berumur hampir 100 tahun sehingga ia sudah terlalu tua untuk mempunyai anak. Lagi pula, Sarah tidak bisa lagi mempunyai anak, tetapi imannya kepada Allah tidak menjadi lemah.