Romans 6:2 — Compare Translations

11 translations compared side by side

Indonesian (Alkitab Terjemahan Baru)
Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?
Indonesian AGS (Alkitab Gratis untuk Semua)
Sudah tentu tidak! Karena kita sudah mati terhadap dosa, bagaimana kita bisa terus hidup dalam dosa?
Indonesian AMD 2021 (Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca)
Tentu saja tidak! Bagaimana mungkin kita yang sudah mati dari dosa, sekarang masih hidup dalam dosa?
Indonesian BIS 1985 (Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini)
Tentu tidak! Dosa tidak lagi berkuasa atas kita, jadi, mana bisa kita terus-menerus hidup dengan berbuat dosa?
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
Tentu tidak! Kita seolah-olah sudah mati, sehingga dosa tidak bisa lagi menguasai kita. Jadi, mana mungkin kita terus-menerus hidup dengan berbuat dosa?
Indonesian Bible (TSI) 2013 - (Terjemahan Sederhana Indonesia)
Jangan berpikir seperti itu! Secara rohani, kita sudah mati bersama Kristus, berarti kita juga sudah dibebaskan dari kuasa dosa. Tentu kita tidak bisa terus hidup dalam dosa seperti sebelum mengenal Kristus!
Indonesian FAYH (Firman Allah Yang Hidup)
Tentu saja tidak! Kita mati bagi dosa, bagaimana kita bisa terus-menerus hidup dengan berbuat dosa? Sebab kuasa dosa atas kita dipatahkan pada waktu kita menjadi orang Kristen dan dibaptiskan untuk menjadi bagian dari Yesus Kristus. Kematian-Nya telah menghancurleburkan kuasa dosa dalam diri Saudara.
Indonesian INOTAZI (Indonesian Tazi NT)
Tentu tidak! Dosa tidak lagi berkuasa atas kita, jadi, mana bisa kita terus-menerus hidup dengan berbuat dosa?
Indonesian PBTB2 (Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2)
Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?
Indonesian TL 1954 (Alkitab Terjemahan Lama)
Sekali-kali tidak. Maka kita ini yang sudah mati lepas daripada dosa, bagaimanakah dapat lagi kita hidup di dalamnya?
Indonesian VMD 2005
Tidak. Kita telah mati terhadap diri kita yang lama, yang berdosa, bagaimana kita dapat terus hidup dalam dosa?