Titus 1:8 — Compare Translations

11 translations compared side by side

Indonesian (Alkitab Terjemahan Baru)
melainkan suka memberi tumpangan, suka akan yang baik, bijaksana, adil, saleh, dapat menguasai diri
Indonesian AGS (Alkitab Gratis untuk Semua)
Dia harus ramah, suka melakukan hal baik dan benar. Dia harus menjalani hidup untuk Allah, bisa mengendalikan diri,
Indonesian AMD 2021 (Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca)
Seorang pemimpin gereja haruslah orang yang suka menyambut orang ke dalam rumahnya. Ia harus mencintai apa yang baik. Ia harus berpikir dengan hati-hati bagaimana hidupnya dan melakukan apa yang benar. Ia harus menjadi orang yang hidup untuk menyenangkan Tuhan. Dan ia harus bisa mengendalikan dirinya sendiri.
Indonesian BIS 1985 (Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini)
Ia harus senang menerima orang di rumahnya, suka akan hal-hal yang baik, dapat menahan diri, jujur, suci dan tertib.
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
Sebaliknya, ia haruslah orang yang senang menerima orang di rumahnya, suka melakukan hal-hal yang baik, dapat menguasai diri, jujur, hidup suci, dan tertib.
Indonesian Bible (TSI) 2013 - (Terjemahan Sederhana Indonesia)
Seorang pemimpin jemaat juga harus siap menolong orang lain dengan menerima mereka di rumahnya. Dia harus selalu mengusahakan yang terbaik bagi semua orang, berpikiran tajam, berkelakuan benar, sungguh-sungguh hidup bagi Allah, dan mengendalikan diri.
Indonesian FAYH (Firman Allah Yang Hidup)
Ia harus senang menerima tamu dan menyukai segala yang baik, harus bijaksana, adil, berhati bersih, serta dapat menguasai diri.
Indonesian INOTAZI (Indonesian Tazi NT)
Ia harus senang menerima orang di rumahnya, suka akan hal-hal yang baik, dapat menahan diri, jujur, suci dan tertib.
Indonesian PBTB2 (Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2)
melainkan suka memberi tumpangan, suka akan yang baik, bijaksana, adil, saleh, dapat menguasai diri
Indonesian TL 1954 (Alkitab Terjemahan Lama)
melainkan suka memberi tumpangan, suka akan yang baik, memerintahkan dirinya, adil, suci, menahan diri,
Indonesian VMD 2005
Seorang penatua harus siap menolong orang lain dengan menerimanya di rumahnya. Ia suka terhadap yang baik. Ia harus bijaksana dan hidup dengan benar. Ia harus berkenan pada Allah dan harus dapat menguasai dirinya sendiri.