Indonesian Bible (TSI) 2013 - (Terjemahan Sederhana Indonesia)
Lalu Yesus mulai berbicara kepada pemimpin-pemimpin agama Yahudi itu dengan beberapa perumpamaan. Inilah salah satunya: “Ada seorang pemilik tanah yang menyuruh hamba-hambanya membuat kebun anggur yang besar, lengkap dengan pagar di sekelilingnya. Lalu mereka menggali lubang tempat memeras buah anggur serta membangun pondok jaga yang tinggi untuk mengawasi kebun itu kalau-kalau ada pencuri atau binatang yang masuk. Sesudah semuanya selesai, dia menyewakan kebun anggur itu kepada beberapa orang petani, lalu pergi ke negeri lain bersama para hambanya.
Apa artinya?
Jesus begins telling a parable about a man who planted a vineyard, protected it, and then leased it to others while he was away. This story highlights themes of responsibility and stewardship.
Penjelasan untuk anak-anak
Imagine you have a garden that grows yummy fruits. You build fences around it for protection and leave it with your friends when you go on vacation. The parable teaches us about taking care of what we're given, just like looking after the plants in your garden.
Latar belakang sejarah
Mark, one of Jesus' disciples, wrote this account. It was likely written between 65-70 AD for a Gentile audience. In that time, vineyards were important assets and parables were used to convey deeper spiritual lessons through everyday scenarios.
Penerapan hari ini
In today’s context, think about how we manage our responsibilities at work or in our community. Just like the man who trusted his workers with the vineyard, God entrusts us with resources and tasks that require our care and attention.