bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian AMD 2021 (Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca)
/
Acts 12
Acts 12
Indonesian AMD 2021 (Perjanjian Baru: Alkitab Mudah Dibaca)
← Chapter 11
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 13 →
1
Pada saat yang sama, Raja Herodes mulai menganiaya mereka yang menjadi anggota gereja.
2
Ia memerintahkan agar Yakobus, saudara Yohanes, dibunuh dengan pedang.
3
Ketika Herodes melihat bahwa pemimpin Yahudi berkenan atas tindakannya, ia memutuskan untuk menangkap Petrus. Hal ini terjadi selama Hari Raya Roti Tidak Beragi.
4
Ia menangkap Petrus dan memenjarakannya. Petrus dijaga secara bergilir oleh empat kelompok terdiri dari empat prajurit. Herodes berencana untuk membawa Petrus ke persidangan setelah hari raya Paskah.
5
Jadi, Petrus ditahan di dalam penjara, tapi gereja terus mendoakannya kepada Allah.
6
Herodes berencana untuk membawa Petrus ke pengadilan umum. Pada malam sebelum ini terjadi, Petrus sedang tidur di antara dua orang prajurit. Ia diikat dengan dua rantai dan banyak prajurit lain menjaga di depan pintu penjara.
7
Tiba-tiba, malaikat Tuhan berdiri di sana dan ruangan itu bersinar dengan terang. Malaikat itu menepuk Petrus dan membangunkannya sambil berkata, “Cepat, bangunlah!” Dan rantai-rantai terlepas dari tangan Petrus.
8
Malaikat itu berkata lagi, “Pakailah pakaianmu dan sandalmu!” Petrus melakukan seperti yang dikatakan. Kemudian malaikat itu berkata, “Pakailah jubahmu dan ikutlah aku!”
9
Maka Petrus mengikuti malaikat itu keluar dari penjara. Namun, Petrus tidak tahu bahwa malaikat itu benar-benar nyata dan apa yang ini benar-benar terjadi. Ia mengira semuanya hanyalah mimpi.
10
Setelah melewati pengawal pertama dan kedua, mereka sampai di gerbang besi menuju ke kota. Gerbang besi itu terbuka untuk mereka dengan sendirinya. Setelah melewati gerbang itu dan sampai di ujung jalan, tiba-tiba malaikat itu meninggalkan Petrus.
11
Ketika Petrus sadar, ia berkata, “Sekarang, aku tahu bahwa Tuhan benar-benar mengutus malaikat-Nya untukku. Ia melepaskan aku dari tangan Herodes dan dari semua hal-hal buruk yang diharapkan pemimpin Yahudi akan terjadi padaku.”
12
Setelah menyadarinya, Petrus pergi ke rumah Maria, ibu Yohanes yang juga disebut Markus. Banyak orang sedang berkumpul di sana dan berdoa.
13
Ketika Petrus mengetuk pintu gerbang, seorang pembantu perempuan bernama Rode datang untuk membukakan pintu.
14
Ketika Rode mengenali suara Petrus, ia sangat senang sehingga ia lupa membukakan pintu. Malah ia berlari ke dalam dan memberitahukan kepada orang-orang bahwa Petrus ada di depan pintu!
15
Orang-orang itu berkata kepada Rode, “Kamu gila!” Tetapi Rode terus berkata bahwa apa hal itu benar. Lalu mereka berkata, “Itu pasti malaikatnya Petrus.”
16
Tetapi Petrus terus mengetuk pintu. Ketika orang percaya membuka pintu, mereka melihat Petrus. Dan mereka terheran-heran.
17
Petrus memberi isyarat dengan tangannya agar mereka diam. Ia menjelaskan kepada mereka bagaimana Tuhan telah membawa dia keluar dari penjara. Ia bilang, “Ceritakanlah hal ini kepada Yakobus dan saudara-saudara lainnya.” Setelah itu, Petrus pergi ke tempat lain.
18
Keesokan harinya terjadilah kepanikan besar di antara para prajurit. Mereka semua bertanya-tanya apa yang telah terjadi pada Petrus.
19
Herodes menyuruh tentara untuk mencari Petrus, tetapi mereka tidak menemukannya. Jadi, ia memeriksa para prajurit yang bertugas menjaga Petrus dan kemudian memerintahkan supaya mereka dibunuh. Setelah itu, Herodes pergi dari Yudea ke kota Kaisarea dan tinggal di sana untuk sementara.
20
Herodes sangat marah terhadap orang-orang di kota Tirus dan Sidon. Tetapi kota-kota ini membutuhkan pasokan makanan dari negaranya, karena itu beberapa orang menemui raja Herodes untuk berdamai. Mereka mendapat dukungan dari Blastus, pelayan pribadi raja.
21
Herodes setuju untuk menemui mereka. Pada hari itu Herodes memakai baju kerajaan yang indah. Ia duduk di atas takhta dan berpidato kepada mereka.
22
Rakyat yang mendengar pidatonya, berteriak, “Ini adalah suara allah, bukan suara manusia!”
23
Herodes menerima penghormatan ini yang adalah milik Allah. Maka malaikat Tuhan membuat dia sakit. Ia dimakan cacing-cacing dan mati.
24
Tetapi firman Allah semakin menyebar dan menjangkau lebih banyak orang lagi.
25
Setelah Barnabas dan Saulus menyelesaikan pekerjaan mereka, mereka balik dari Yerusalem ke Antiokhia dan mengajak Yohanes, yang juga dikenal dengan nama Markus.
← Chapter 11
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 13 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28