bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian BIS 1985 (Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini)
/
Job 3
Job 3
Indonesian BIS 1985 (Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini)
← Chapter 2
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 37
Chapter 38
Chapter 39
Chapter 40
Chapter 41
Chapter 42
Chapter 4 →
1
Kemudian Ayub mulai berbicara dan mengutuki hari kelahirannya, katanya,
2
"Ya Allah, kutukilah hari kelahiranku, dan malam aku mulai dikandung ibuku!
3
(3:2)
4
Ya Allah, jadikanlah hari itu gelap, hapuskan dari ingatan-Mu hingga lenyap; janganlah Engkau biarkan pula cahaya cerah menyinarinya.
5
Jadikanlah hari itu hitam kelam, gelap gulita, kabur dan suram; liputilah dengan awan dan mega, tudungilah dari sinar sang surya.
6
Hendaknya malam itu dihilangkan dari hitungan tahun dan bulan; jangan lagi dikenang, jangan pula dibilang.
7
Biarlah malam itu penuh kegelapan tiada kemesraan, tiada kegembiraan.
8
Hai orang perdukunan dan pengendali Lewiatan, timpalah hari itu dengan sumpah dan kutukan;
9
jangan sampai bintang kejora bersinar, jangan biarkan sinar fajar memancar! Biarlah malam itu percuma menunggu datangnya hari dan harapan yang baru.
10
Terkutuklah malam celaka ketika aku dilahirkan bunda, dan dibiarkan menanggung sengsara.
11
Mengapa aku tidak mati dalam rahim ibu, atau putus nyawa pada saat kelahiranku?
12
Mengapa aku dipeluk ibuku dan dipangkunya, serta disusuinya pada buah dadanya?
13
Sekiranya pada saat itu aku berpulang, maka aku tidur dan mengaso dengan tenang,
14
seperti para raja dan penguasa dahulu kala, yang membangun kembali istana zaman purba.
15
Aku tertidur seperti putra raja, yang mengisi rumahnya dengan perak kencana.
16
Mengapa aku tidak lahir tanpa nyawa supaya tidurku lelap dan terlena?
17
Di sana, di dalam kuburan, penjahat tidak melakukan kejahatan, dan buruh yang habis tenaga dapat melepaskan lelahnya.
18
Juga tawanan merasa lega, bebas dari hardik para penjaga.
19
Di sana semua orang sama: yang tenar dan yang tidak ternama. Dan para budak bebas akhirnya.
20
Mengapa manusia dibiarkan terus hidup sengsara? Mengapa terang diberi kepada yang duka?
21
Mereka lebih suka kuburan daripada harta, menanti maut, tapi tak kunjung tiba.
22
Kebahagiaan baru dapat dirasakan bila mereka mati dan dikuburkan.
23
Masa depan mereka diselubungi oleh Allah, mereka dikepung olehnya dari segala arah.
24
Gantinya makan aku mengeluh, tiada hentinya aku mengaduh.
25
Segala yang kucemaskan, menimpa aku, segala yang kutakuti, melanda aku.
26
Bagiku tiada ketentraman, aku menderita tanpa kesudahan."
← Chapter 2
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 37
Chapter 38
Chapter 39
Chapter 40
Chapter 41
Chapter 42
Chapter 4 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42