bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
/
2 Timothy 2
2 Timothy 2
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
← Chapter 1
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 3 →
1
[Bekerja untuk Kristus dengan setia] Allah mengasihi kita. Kita mengetahui hal itu karena kita sudah bersatu dengan Kristus Yesus. Oleh sebab itu, Timotius, anakku, engkau harus menjadi kuat.
2
Dulu engkau sudah mendengar saya mengajar di depan banyak orang. Nah, pilihlah orang-orang yang bisa dipercayai dan yang pandai mengajar orang lain. Suruhlah mereka mengajarkan juga apa yang sudah saya ajarkan dulu.
3
Engkau bekerja untuk Kristus Yesus seperti seorang prajurit. Sebagai prajurit yang setia, engkau harus mau ikut menderita.
4
Dan prajurit yang sedang bertugas, tidak akan sibuk dengan urusan-urusannya sendiri, sebab ia mau menyenangkan hati komandannya. Engkau seperti seorang olahragawan yang sedang bertanding.
5
Olahragawan yang sedang bertanding harus taat kepada peraturan supaya ia bisa menang. Engkau juga seperti seorang petani yang bekerja keras.
6
Petani yang sudah bekerja keras, dialah yang pertama-tama berhak mendapatkan hasil tanaman.
7
Pikirkanlah apa yang saya katakan ini. Tuhan akan membuatmu mengerti semuanya.
8
Ingatlah kepada Yesus Kristus. Ia keturunan Daud. Ia mati, tetapi sudah dihidupkan kembali dari kematian. Itulah isi dari Kabar Baik yang saya beritakan.
9
Karena memberitakan Kabar Baik itulah maka saya menderita. Bahkan saya dipenjarakan seolah-olah saya ini seorang penjahat. Tetapi, kabar dari Allah tidak bisa dipenjarakan.
10
Karena itu, saya tahan menanggung semua itu untuk kepentingan umat Allah. Mereka adalah orang-orang yang sudah dipilih oleh Allah. Saya rela menderita supaya mereka juga bisa diselamatkan karena percaya kepada Kristus Yesus. Dan kalau mereka diselamatkan, mereka juga berbahagia untuk selama-lamanya.
11
Kata-kata ini benar: “Kalau kita mati bersama Dia, kita akan hidup juga bersama Dia.
12
Kalau kita tetap tabah, kita akan memerintah juga bersama Dia. Kalau kita tidak mau mengakui Dia lagi, Ia juga tidak mau mengakui kita.
13
Kalau kita tidak setia kepada-Nya, Ia tetap setia kepada kita, sebab kesetiaan-Nya tidak pernah berubah.”
14
[Berusaha supaya diakui oleh Allah] Timotius, engkau harus mengingatkan semua itu kepada orang-orang yang kaupimpin. Atas nama Allah, nasihatilah mereka supaya jangan bertengkar mengenai arti suatu kata. Itu tidak ada gunanya. Sebab, itu hanya membuat orang yang mendengarnya menjadi bingung.
15
Berusahalah sungguh-sungguh supaya Allah mengakui bahwa engkau patut melayani Dia. Sebab, engkau tidak malu bekerja untuk Dia dan engkau mengajarkan dengan tepat ajaran-ajaran yang benar dari Allah.
16
Janganlah bergaul dengan orang yang membicarakan hal-hal yang tidak ada gunanya dan yang tidak disenangi oleh Allah. Pembicaraan seperti itu membuat orang semakin tidak taat kepada Allah.
17
Ajaran orang-orang itu menjalar seperti penyakit kanker ganas. Himeneus dan Filetus termasuk di antara mereka.
18
Mereka mengatakan bahwa kebangkitan dari kematian sudah terjadi. Ajaran ini menyimpang dari kebenaran, dan telah merusak kepercayaan sebagian orang.
19
Tetapi fondasi yang dibangun Allah itu kokoh dan tidak dapat digoncangkan. Di atas fondasi itu tertulis: “Tuhan mengenal orang-orang milik-Nya.” Oleh karena itu, setiap orang yang menyembah Tuhan harus meninggalkan perbuatan jahat.
20
Di dalam rumah yang besar terdapat bermacam-macam perabot. Ada yang terbuat dari emas atau perak, tetapi ada juga yang terbuat dari kayu atau tanah. Sebagian dari perabot itu dipakai untuk keperluan istimewa, sementara yang lainnya tidak demikian.
21
Demikian juga dengan manusia. Orang yang berhenti melakukan kejahatan akan menjadi orang yang istimewa. Hidupnya menjadi suci dan menyenangkan hati tuannya. Dan orang-orang yang demikian akan dipercaya untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang baik.
22
Jauhilah kesenangan-kesenangan yang dapat menjebak orang-orang muda. Berusahalah melakukan yang benar. Setialah pada ajaran Allah untuk mengasihi sesama, dan hidup tentram. Beribadahlah bersama orang-orang yang memiliki hati yang bersih.
23
Jauhilah juga perdebatan-perdebatan yang tidak berguna. Sebab perdebatan-perdebatan yang demikian akan menimbulkan pertengkaran.
24
Seorang pelayan Tuhan tidak pantas bertengkar. Sebaliknya ia harus ramah terhadap semua orang, dan dapat mengajar dengan baik serta sabar.
25
Bersikap lemah-lembutlah terhadap orang-orang yang suka melawan. Semoga Tuhan memberi kesempatan kepada orang-orang itu untuk meninggalkan dosa-dosanya dan mengenal ajaran yang benar.
26
Dengan demikian mereka menjadi sadar kembali dan terlepas dari jerat iblis yang telah mengikat dan memaksa mereka untuk mengikuti kehendaknya.
← Chapter 1
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 3 →
All chapters:
1
2
3
4