bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
/
Galatians 2
Galatians 2
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
← Chapter 1
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 3 →
1
[Paulus diterima oleh rasul-rasul yang lain] Empat belas tahun sesudah saya menjadi orang Kristen, Allah memberitahukan kepada saya bahwa saya harus kembali ke Yerusalem.
2
Jadi, saya kembali ke sana bersama Barnabas. Saya juga mengajak Titus ikut dengan kami. Di sana saya mengadakan pertemuan khusus dengan pemimpin-pemimpin orang Kristen. Di dalam pertemuan itu, saya menjelaskan kepada mereka tentang Kabar Baik yang saya beritakan kepada orang-orang bukan Yahudi. Saya tidak mau apa yang sudah saya lakukan dan sedang lakukan menjadi tidak berguna sama sekali.
3
Titus, yang datang bersama saya ke Yerusalem, bukan orang Yahudi. Ia orang Yunani.
4
Ada di antara orang-orang Kristen di Yerusalem yang menginginkan supaya Titus disunat. Orang-orang itu berbuat seolah-olah mereka juga sama-sama percaya kepada Kristus seperti kita. Mereka ikut dalam pertemuan-pertemuan kita dengan diam-diam seperti mata-mata. Sebab, mereka ingin menyelidiki sampai di mana kebebasan kita yang sudah bersatu dengan Kristus. Mereka ingin supaya kita tetap menjadi seperti hamba yang harus mengikuti dengan tepat peraturan-peraturan agama Yahudi.
5
Tetapi, kami sama sekali tidak mau tunduk kepada mereka. Sebab, kami mau menjaga supaya Kabar Baik yang kalian percayai tetap murni.
6
Akan tetapi, pada umumnya orang-orang yang dianggap pemimpin di Yerusalem, tidak memaksa saya supaya Titus disunat. Saya menyebut mereka orang-orang yang dianggap sebagai pemimpin, karena bagi saya tidak penting siapa mereka. Sebab, Allah tidak memilih orang berdasarkan rupa orang itu.
7
Pemimpin-pemimpin itu mengetahui pengajaran saya tentang Kabar Baik dari Allah. Mereka tidak menyuruh saya mengajarkan yang lain dari itu. Sebaliknya, mereka mengakui bahwa Allah sudah memberikan tugas kepada saya dan Petrus untuk memberitakan Kabar Baik dari Allah.
8
Saya diberi kuasa oleh Allah untuk memberitakan kabar itu kepada orang-orang bukan Yahudi, dan Petrus diberi kuasa untuk memberitakan kabar itu kepada orang-orang Yahudi.
9
Yakobus, Petrus, dan Yohanes dipandang sebagai pemimpin-pemimpin orang Kristen di Yerusalem. Mereka mengakui bahwa Allah sendiri yang menyuruh saya untuk melakukan pekerjaan yang khusus ini. Karena itu, mereka berjabat tangan dengan saya dan Barnabas untuk menyatakan bahwa mereka dan kami adalah teman seperjuangan. Mereka dan kami menyetujui bahwa kami akan bekerja di antara orang bukan Yahudi dan mereka akan bekerja di antara orang Yahudi.
10
Mereka hanya meminta kami menolong orang-orang Kristen yang miskin di Yerusalem. Dan saya memang sudah melakukan hal itu dengan senang hati.
11
[Paulus menegur Petrus di Antiokhia] Waktu Petrus datang ke Antiokhia, saya tegur dia terang-terangan karena ia salah.
12
Mula-mula Petrus mau makan bersama dengan orang-orang bukan Yahudi, tetapi setelah beberapa orang utusan Yakobus datang, ia menjauh dan tidak mau makan lagi dengan mereka. Ia takut kepada orang-orang Yahudi yang menghendaki agar orang-orang bukan Yahudi disunat.
13
Orang-orang Kristen Yahudi yang lain juga mengikuti sikap Petrus yang munafik itu, termasuk Barnabas.
14
Saya melihat sikap mereka tidak sesuai dengan kebenaran Kabar Baik itu. Oleh karena itu saya segera menegur Petrus di depan yang lain, “Kalau Saudara dilahirkan sebagai orang Yahudi, tetapi sudah tidak mengikuti peraturan-peraturan orang Yahudi, mengapa sekarang Saudara mau memaksa orang-orang yang bukan Yahudi ini mematuhi peraturan-peraturan orang Yahudi?”
15
[Orang Yahudi dan orang bukan Yahudi diselamatkan karena percaya kepada Kristus] Orang tua kami memang orang Yahudi. Kami bukanlah orang-orang yang dinamakan oleh orang Yahudi sebagai “orang bukan Yahudi yang berdosa”.
16
Kami tahu bahwa orang bersahabat kembali dengan Allah hanya kalau orang itu percaya kepada Yesus Kristus. Jadi, bukan karena orang itu melakukan apa yang diperintahkan dalam hukum agama. Itu juga berlaku bagi kami.
17
Kami bersahabat kembali dengan Allah karena kami percaya kepada Kristus Yesus, dan bukan karena kami melakukan apa yang diperintahkan dalam hukum agama. Sebab, tak seorang pun bisa menjadi sahabat Allah lagi karena melakukan apa yang diperintahkan dalam hukum agama. Kami berusaha supaya kami bersahabat kembali dengan Allah karena kami sudah bersatu dengan Kristus. Tetapi, boleh jadi kami sudah berusaha supaya kami bersahabat kembali dengan Allah. Lalu ternyata kami masih juga berbuat dosa seperti orang-orang bukan Yahudi. Apakah itu berarti bahwa Kristuslah yang menjadikan kami orang berdosa? Tentu saja tidak!
18
Ada ajaran yang mengajarkan bahwa orang bisa bersahabat kembali dengan Allah kalau orang itu taat kepada hukum agama. Dari semula saya sudah mengatakan bahwa ajaran itu salah. Seandainya sekarang saya mengatakan bahwa ajaran itu benar, tentu saya sendiri melanggarnya.
19
Saya seperti orang mati terhadap hukum agama sehingga saya tidak dikuasai oleh hukum itu. Hukum itu sendiri yang membuat saya menjadi begitu. Karena itu, saya bisa hidup menurut kemauan Allah. Ketika Kristus mati disalib, saya seolah-olah ikut mati bersama Dia.
20
Jadi, yang masih hidup sekarang ini bukan diri saya lagi. Kristuslah yang hidup di dalam saya. Dan dengan cara bagaimana saya hidup di dunia ini sekarang? Dengan percaya kepada Anak Allah! Ia mengasihi saya dan rela menderita sampai mati untuk menolong saya.
21
Saya tidak mau menolak kebaikan hati Allah kepada manusia. Seandainya orang bisa bersahabat kembali dengan Allah karena menuruti hukum agama, apa gunanya Kristus mati? Tentu tidak ada gunanya!
← Chapter 1
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 3 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6