bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
/
James 1
James 1
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 2 →
1
[Permulaan surat Yakobus] Saudara-saudara, umat Allah, di mana saja kalian berada! Saya, Yakobus, hamba Allah dan hamba Tuhan Yesus Kristus. Saya mengirim salam kepada kalian semua.
2
[Percaya dan bijaksana] Saudara-saudara, bergembiralah meskipun kalian mengalami banyak masalah.
3
Sebab, ujian terhadap kepercayaanmu itu akan membuatmu menjadi orang yang tabah.
4
Engkau harus belajar tabah dalam segala hal. Karena dengan demikian engkau akan menjadi dewasa dan tidak kekurangan apa-apa.
5
Kalau ada di antaramu yang kurang bijaksana hendaklah ia memintanya dari Allah. Dan, Allah akan memberikannya dalam kemurahan dan belas kasihan-Nya.
6
Tetapi, jika engkau meminta sesuatu kepada Allah, hendaklah engkau yakin bahwa Allah akan memberikannya. Janganlah pernah meragukannya. Sebab, orang yang ragu-ragu adalah seperti ombak yang dihembuskan angin ke sana kemari.
7
Orang seperti itu adalah orang yang tidak mempunyai pendirian, sehingga ia tidak dapat dipercaya. Karena itu, jangan berharap bahwa Tuhan akan memberimu sesuatu pun.
8
(1:7)
9
Orang-orang percaya yang hidup miskin hendaklah bergembira apabila Allah meninggikannya.
10
Demikian pula orang-orang kaya, hendaklah bergembira apabila Allah merendahkannya. Sebab, orang kaya akan lenyap seperti rumput.
11
Yang diterpa teriknya sinar matahari. Bunga-bunganya akan berguguran, sehingga hilanglah keindahannya. Begitu juga dengan orang kaya. Ia akan hancur pada saat ia sedang bekerja.
12
Berbahagialah orang yang tabah ketika ia mengalami pencobaan. Sebab, apabila ia berhasil dalam cobaan itu, maka ia akan menerima upah, yaitu kehidupan yang telah dijanjikan Allah kepada orang-orang yang mengasihi Dia.
13
Jangan katakan: “Cobaan ini datangnya dari Allah.” Sebab, Allah tidak dapat dicobai oleh kejahatan. Demikian juga Allah tidak memakai kejahatan untuk mencobai seseorang.
14
Tetapi kita dicobai oleh keinginan kita yang jahat. Keinginan kita itulah yang menarik dan memikat kita.
15
Kemudian, kalau keinginan jahat itu kita turuti, maka lahirlah dosa. Dan kalau dosa itu sudah merajalela, maka kita akan mati.
16
[Allah memberikan semua yang baik bagi kita] Saudara-saudaraku yang tercinta. Berjaga-jagalah supaya kalian jangan ditipu orang.
17
Segala sesuatu yang kita dapatkan berasal dari Allah di surga. Dialah yang menurunkannya untuk kita. Dialah Allah yang menciptakan segala terang di langit. Dialah Allah yang tidak pernah berubah dan tidak menyebabkan kegelapan apa pun.
18
Melalui kata-kata-Nya yang benar, Allah menjadikan kita anak-anak-Nya, supaya kita menjadi yang paling agung di antara segala sesuatu yang telah Allah ciptakan. Dan Ia melakukan itu atas kemauan-Nya sendiri.
19
[Mendengar dan berbuat] Saudara-saudaraku yang tercinta! Ingatlah baik-baik apa yang kutulis ini. Setiap orang harus cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berbicara ataupun marah.
20
Allah mau setiap orang berbuat baik. Tetapi, orang yang sedang marah tidak bisa berbuat baik.
21
Karena itu, buanglah semua kebiasaan yang buruk dan berhentilah berbuat jahat. Allah sudah menyampaikan pesan-Nya kepadamu. Ia juga sudah membuat kalian memahami pesan itu dengan baik. Ikutilah pesan itu, karena pesan itu dapat menyelamatkan hidupmu.
22
Jadi, lakukanlah apa yang Allah katakan; jangan hanya mendengar saja.
23
Sebab, orang yang hanya mendengar pesan Allah, tetapi tidak melakukannya, ia seperti orang yang sedang mengamat-amati mukanya di dalam cermin.
24
Ia melihat mukanya, kemudian pergi dan lupa akan apa yang sudah ia lihat. Tetapi, orang yang sungguh-sungguh memperhatikan pesan Allah, Ia tidak hanya mendengarkan pesan itu, tetapi melakukannya juga.
25
Allah akan memberkati orang itu dalam apa saja yang dia lakukan, sebab pesan-pesan dari Allah adalah hukum yang sempurna yang memerdekakan orang.
26
Mungkin ada yang merasa bahwa ia sangat setia beribadat kepada Tuhan. Tetapi, kalau orang itu tidak dapat menjaga kata-katanya supaya ia tidak bersalah, maka percuma saja ia beribadat kepada Tuhan. Ia hanya menipu dirinya sendiri.
27
Sebab, bagi Allah, orang yang sungguh-sungguh beribadat ialah orang yang menolong anak yatim piatu dan janda-janda yang mengalami kesusahan. Orang itu juga menjaga dirinya sendiri supaya tidak ikut-ikutan melakukan hal-hal yang jahat di dunia ini.
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 2 →
All chapters:
1
2
3
4
5