bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian FAYH (Firman Allah Yang Hidup)
/
Hebrews 10
Hebrews 10
Indonesian FAYH (Firman Allah Yang Hidup)
← Chapter 9
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 11 →
1
Sistem lama hukum bangsa Yahudi hanyalah memberi bayangan samar-samar tentang kebaikan-kebaikan yang akan dilakukan Kristus untuk kita. Kurban di bawah sistem itu dipersembahkan berkali-kali, dari tahun ke tahun, tetapi tidak dapat sepenuhnya membebaskan orang dari dosa.
2
Seandainya dapat, maka satu persembahan sudahlah cukup. Mereka yang melakukan ibadat disucikan satu kali untuk selama-lamanya dan perasaan berdosa mereka akan lenyap.
3
Sebaliknya, kurban tahunan itu malah mengingatkan mereka akan ketidaktaatan serta kesalahan mereka, bukan melegakan pikiran mereka.
4
Sebab tidak mungkin darah lembu jantan dan kambing dapat menghapuskan dosa.
5
Itulah sebabnya, waktu Kristus datang ke dunia ini, Ia berkata, “Ya Allah, darah lembu jantan dan kambing tidak dapat memuaskan hati-Mu; jadi, Engkau menyiapkan tubuh-Ku ini supaya Kupersembahkan sebagai kurban di atas mazbah-Mu.
6
Engkau tidak puas dengan kurban binatang, yang disembelih dan dibakar di hadapan-Mu sebagai kurban untuk menghapuskan dosa.
7
Lalu Aku berkata, ‘Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allah, seperti yang tertulis tentang Aku dalam Kitab Suci.’ ”
8
Sesudah Kristus mengungkapkan ketidakpuasan Allah terhadap segala jenis kurban dan persembahan yang dituntut menurut sistem lama,
9
Ia kemudian berkata, “Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu.” Ia menghapuskan sistem pertama dan menggantikannya dengan yang jauh lebih baik.
10
Menurut rencana yang baru ini, kita telah diampuni dan disucikan oleh kematian Kristus satu kali untuk selama-lamanya.
11
Menurut perjanjian yang lama para imam setiap hari mempersembahkan kurban yang tidak pernah dapat menghapuskan dosa kita.
12
Tetapi Kristus sekali saja memberikan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai kurban karena dosa kita dan pengurbanan ini berlaku untuk selama-lamanya. Kemudian Ia duduk di tempat kemuliaan tertinggi di sebelah kanan Allah,
13
sambil menunggu sampai musuh-musuh-Nya ditaklukkan dan mereka dibuat bertekuk lutut di bawah kaki-Nya.
14
Karena dengan kurban itu semua orang yang disucikan-Nya, dijadikan-Nya sempurna di hadapan Allah untuk selama-lamanya.
15
Dan Roh Kudus meyakinkan kita bahwa hal ini benar, karena Ia telah berkata,
16
“Inilah perjanjian yang akan Kuadakan dengan umat Israel: Aku akan menuliskan hukum-hukum-Ku dalam akal budi mereka, sehingga mereka selalu mengetahui kehendak-Ku. Hukum-hukum-Ku akan tercantum dalam hati mereka, sehingga mereka rindu untuk mematuhinya.”
17
Kemudian Ia menambahkan, “Aku tidak lagi mengingat segala dosa dan pelanggaran mereka.”
18
Apabila dosa sudah diampunkan serta dilupakan untuk selama-lamanya, tidak perlu lagi dipersembahkan kurban untuk menghapuskan dosa itu.
19
Jadi, Saudara-saudara yang saya kasihi, karena darah Yesus, sekarang kita boleh memasuki Tempat Mahakudus, tempat Allah berada.
20
Inilah jalan baru yang menghidupkan, yang telah dibukakan oleh Kristus bagi kita dengan merobek tirai itu, yaitu tubuh insani-Nya, supaya kita dapat menghadap hadirat Allah yang kudus.
21
Karena Imam Besar kita yang agung ini mengepalai rumah Allah,
22
marilah kita segera masuk ke dalamnya, kepada Allah sendiri, dengan hati yang tulus dan percaya sepenuhnya bahwa Ia akan menerima kita, karena kita sudah diperciki dengan darah Kristus untuk menyucikan kita, dan karena tubuh kita sudah dibasuh dengan air bersih.
23
Sekarang tanpa ragu-ragu kita dapat mengharapkan keselamatan yang dijanjikan Allah kepada kita. Kepada orang lain kita dapat mengatakan bahwa kita memiliki keselamatan itu, sebab Ia pasti memenuhi janji-Nya.
24
Karena itu, marilah kita saling menolong, bersikap ramah satu sama lain, dan melakukan hal-hal yang baik.
25
Janganlah kita lalai menghadiri kebaktian di gereja seperti yang dilakukan beberapa orang, tetapi marilah kita saling memberi dorongan dan saling mengingatkan, teristimewa sekarang ini, sebab hari kedatangan-Nya yang kedua kali sudah dekat.
26
Jika sesudah mengenal kebenaran mengenai pengampunan, seseorang dengan sengaja berbuat dosa dengan menolak Juru Selamat, maka dosa ini tidak terhapuskan oleh kematian Kristus; tidak ada jalan untuk melepaskan diri dari dosa ini.
27
Tidak ada yang dapat diharapkan lagi selain dari murka Allah dan hukuman-Nya yang dahsyat, yang akan membinasakan segala musuh-Nya.
28
Seseorang yang tidak mau menaati hukum yang diberikan oleh Musa, dihukum mati tanpa ampun atas keterangan dua atau tiga orang saksi.
29
Bayangkanlah betapa hebatnya hukuman bagi mereka yang telah menginjak-injak Anak Allah, yang memperlakukan darah-Nya yang menyucikan sebagai hal biasa yang tidak suci, dan yang menghina serta memurkakan Roh Kudus, yang membawa pengasihan Allah kepada umat-Nya.
30
Sebab kita mengenal Dia yang berkata, “Keadilan adalah hak-Ku. Aku akan menuntut balas.” Ia juga berkata, “Tuhan akan menghakimi umat-Nya.”
31
Jatuh ke dalam tangan Allah yang hidup sungguh mengerikan.
32
Janganlah lupa akan hari-hari pertama Saudara mengenal Kristus. Ingatlah bagaimana Saudara tetap setia kepada Tuhan, meskipun itu berarti penderitaan yang hebat.
33
Kadang-kadang Saudara ditertawakan dan dipukuli, dan kadang-kadang Saudara menyaksikan serta ikut merasakan penderitaan yang dialami oleh orang-orang yang diperlakukan demikian.
34
Saudara turut menderita dengan mereka yang dijebloskan ke dalam penjara, dan Saudara bersukacita bila segala milik Saudara dirampas orang, sebab mengetahui bahwa di surga tersedia hal-hal yang lebih baik, yang akan menjadi milik Saudara untuk selama-lamanya.
35
Apa pun yang terjadi, janganlah iman yang membahagiakan itu dibiarkan mati. Ingatlah akan upah Saudara.
36
Saudara harus tetap sabar melakukan kehendak Allah, jika Saudara ingin supaya Ia menepati segala yang telah dijanjikan-Nya.
37
Karena tertulis dalam Kitab Suci: “Tidak lama lagi Ia akan datang, tidak akan menunda-nunda kedatangan-Nya.”
38
Dan selanjutnya, Allah berkata: “Orang yang beriman kepada-Ku mendapatkan persetujuan-Ku dan kehidupan. Namun, jika dia undur dari-Ku, Aku tidak akan berkenan kepadanya.”
39
Tetapi kita tidak pernah membelakangi Allah, lalu menentukan sendiri nasib kita. Iman kita kepada-Nya menjamin keselamatan jiwa kita.
← Chapter 9
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 11 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13