bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
Deuteronomy 21
Deuteronomy 21
Indonesian VMD 2005
← Chapter 20
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 22 →
1
[Jika Seseorang Ditemukan Terbunuh] “Di tanah yang diberikan TUHAN Allahmu kepadamu, mungkin kamu menemukan mayat seseorang di sebuah ladang, tetapi kamu tidak tahu siapa yang membunuhnya.
2
Para pemimpinmu dan hakimmu harus pergi ke luar dan mengukur jarak ke kota-kota yang dekat dengan mayat itu.
3
Apabila kamu tahu kota yang mana yang terdekat kepada mayat itu, maka para pemimpin kota itu harus mengambil seekor sapi dari kawanannya. Sapi itu belum pernah melahirkan dan tidak pernah dipakai bekerja.
4
Para pemimpin kota harus membawa sapi itu ke sebuah lembah dengan air yang tetap mengalir. Lembah itu harus belum pernah dibajak atau ditanami. Di dalam lembah itulah mereka mematahkan leher sapi itu.
5
Para imam, keturunan Lewi harus juga pergi ke sana. TUHAN Allahmu telah memilih mereka untuk melayani Dia dan memberkati mereka atas nama TUHAN. Imam menentukan siapa yang benar dalam segala sesuatu sesuai dengan hukum apabila seseorang disakiti.
6
Semua pemimpin kota yang terdekat dengan mayat itu harus membasuh tangannya di atas sapi yang lehernya telah dipatahkan di lembah.
7
Para pemimpin itu harus mengatakan, ‘Kami tidak membunuh orang ini, dan kami tidak melihat kejadian itu.
8
TUHAN, Engkau telah menyelamatkan Israel. Kamilah umat-Mu. Sekarang buatlah kami bersih. Jangan salahkan kami atas pembunuhan orang yang tidak bersalah ini.’ Dengan jalan itu, mereka tidak dituntut selaku pembunuh orang yang tidak bersalah.
9
Dengan demikian, kamu menghapus kesalahan dari kelompokmu dengan melakukan yang dikatakan TUHAN.”
10
[Perempuan yang Tertangkap dalam Peperangan] “Kamu mungkin berperang melawan musuhmu dan TUHAN Allahmu mungkin membiarkan kamu mengalahkan mereka dan kamu membawanya sebagai tawanan.
11
Mungkin kamu melihat di antara para tawanan itu seorang perempuan yang cantik dan kamu tertarik kepadanya dan ingin menikahinya.
12
Kamu harus membawanya ke rumahmu. Ia harus mencukur rambutnya dan memotong kukunya.
13
Ia harus menanggalkan pakaian yang dipakainya ketika ia diambil dari peperangan. Tinggallah dia di rumahmu dan berdukacita atas hilangnya ayah dan ibunya selama sebulan penuh. Sesudah itu kamu dapat menemuinya dan menjadi suaminya, dan dia menjadi istrimu.
14
Jika kamu tidak lagi senang kepadanya dan memilih untuk menceraikannya, biarkanlah dia bebas. Kamu tidak boleh menjualnya. Jangan perlakukan dia sebagai hamba karena kamu sudah mengadakan hubungan suami istri dengan dia.”
15
[Anak Sulung] “Seseorang mungkin mempunyai dua istri dan dia mencintai yang satu lebih daripada yang lain. Keduanya mungkin memberikan anak kepadanya, tetapi anak sulung mungkin lahir dari istri yang tidak dicintainya.
16
Bila orang itu membagikan miliknya kepada anak-anaknya, ia tidak dapat memberikan hak anak sulung kepada anak yang lahir dari istri yang dicintainya.
17
Orang itu harus menerima anak pertama, yaitu anak laki-laki dari istri yang tidak dicintainya. Ia harus memberikan kepada anak sulungnya dua kali lipat dari setiap yang dimilikinya karena anak itulah anak sulungnya. Peraturan tentang anak sulung berlaku padanya.”
18
[Anak yang Tidak Patuh] “Seseorang mungkin mempunyai anak pemberontak dan tidak patuh. Anak itu tidak patuh terhadap ayah atau ibunya. Mereka menghukum anak itu, namun masih tetap tidak mendengarkan mereka.
19
Orang tuanya harus membawanya kepada pemimpin kota ke tempat pertemuan kota.
20
Mereka harus berkata kepada pemimpin kota, ‘Anak kami pemberontak dan tidak patuh. Dia tidak mau melakukan yang harus dilakukannya. Ia rakus dan pemabuk.’
21
Orang di kota itu harus membunuhnya dengan batu hingga mati. Dengan jalan itu, kamu menjauhkan kejahatan dari tengah-tengahmu. Setiap orang Israel akan mendengar tentang itu dan menjadi takut.”
22
[Penjahat Dibunuh dan Digantung pada Tiang] “Orang mungkin bersalah yang membawanya kepada hukuman mati. Orang dapat membunuhnya dan menggantungkan mayatnya pada tiang.
23
Jangan biarkan mayatnya tergantung pada tiang sepanjang malam. Kuburlah dia pada hari yang sama karena siapa yang tergantung pada tiang dikutuk oleh Allah, dan jangan biarkan negeri yang diberikan TUHAN Allahmu kepadamu menjadi najis.”
← Chapter 20
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 22 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34