bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
John 18
John 18
Indonesian VMD 2005
← Chapter 17
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 19 →
1
[Yesus Ditangkap] Setelah Yesus selesai berdoa, Ia pergi bersama murid-murid-Nya ke seberang Lembah Kidron. Di sana ada sebuah taman dan mereka masuk ke sana.
2
Yudas juga tahu tempat itu karena Yesus sering berkumpul di sana bersama murid-murid-Nya. Yudas Iskariotlah orang yang mengkhianati Yesus.
3
Yudas datang ke taman itu bersama sepasukan tentara. Ia juga membawa penjaga-penjaga Bait yang disuruh oleh imam-imam kepala dan orang Farisi. Mereka membawa lampu, obor, dan senjata.
4
Yesus tahu semua yang akan terjadi pada diri-Nya. Ia keluar dan berkata, “Siapakah yang kamu cari?”
5
Jawab mereka, “Yesus dari Nazaret.” Yesus mengatakan, “Akulah Yesus.” Yudas, yang mengkhianati Yesus berdiri di situ juga bersama mereka.
6
Ketika Yesus mengatakan, “Akulah Dia,” mereka itu mundur dan jatuh ke tanah.
7
Yesus bertanya lagi, “Siapakah yang kamu cari?” Jawab mereka, “Yesus dari Nazaret.”
8
Yesus mengatakan, “Telah Kukatakan kepadamu, Akulah Yesus Jika Aku yang kamu cari, biarkanlah mereka ini pergi.”
9
Ini terjadi supaya genaplah perkataan yang pernah dikatakan Yesus sebelumnya, “Dari mereka yang Engkau berikan kepada-Ku, tidak seorang pun yang Kubiarkan hilang.”
10
Simon Petrus membawa pedang. Petrus mengeluarkan pedangnya dari sarungnya lalu mengayunkannya kepada hamba imam besar. Petrus memotong telinga kanan hamba itu. Nama hamba itu Malkhus.
11
Yesus berkata kepada Petrus, “Sarungkan pedangmu itu. Aku harus menerima penderitaan yang diberikan Bapa kepada-Ku.”
12
[Yesus di depan Hanas] Kemudian pasukan tentara itu bersama atasannya dan penjaga-penjaga Yahudi menangkap Yesus. Mereka mengikat-Nya.
13
Mereka membawa-Nya kepada Hanas, mertua Kayafas. Kayafas imam besar pada tahun itu.
14
Dialah yang berkata kepada orang Yahudi, “Lebih baik satu orang mati untuk seluruh bangsa daripada seluruh bangsa binasa.”
15
[Petrus Menyangkal Yesus] Simon Petrus dan seorang murid lain mengikuti Yesus. Murid itu mengenal imam besar. Maka murid itu masuk bersama Yesus ke halaman rumah imam besar,
16
tetapi Petrus menunggu di luar dekat pintu. Murid yang dikenal imam besar itu kembali ke luar. Ia bercakap-cakap dengan perempuan penjaga pintu. Kemudian dia membawa Petrus masuk.
17
Perempuan penjaga pintu itu bertanya kepada Petrus, “Bukankah engkau juga murid Orang itu?” Jawab Petrus, “Bukan!”
18
Udara waktu itu dingin, jadi hamba-hamba dan penjaga-penjaga memasang api. Mereka berdiri menghangatkan diri di dekat api itu. Petrus juga berdiri menghangatkan diri bersama mereka.
19
[Imam Besar Menanyai Yesus] Imam besar bertanya kepada Yesus mengenai pengikut-pengikut-Nya dan mengenai ajaran-Nya.
20
Jawab Yesus, “Aku berbicara secara terus-terang kepada semua orang. Aku selalu mengajar di rumah-rumah pertemuan dan di pelataran Bait. Semua orang Yahudi berkumpul di sana. Aku tidak pernah bicara secara sembunyi-sembunyi.
21
Jadi, mengapa engkau bertanya kepada Aku? Tanyalah kepada mereka yang telah mendengar yang Kukatakan kepada mereka. Mereka tahu yang telah Kukatakan.”
22
Ketika Yesus mengatakan hal itu, seorang penjaga yang berdiri di situ menampar wajah Yesus sambil mengatakan, “Engkau tidak boleh bicara seperti itu kepada imam besar.”
23
Yesus berkata kepadanya, “Jika perkataan-Ku itu salah, tunjukkanlah yang salah kepada setiap orang yang ada di sini. Jika perkataan-Ku itu benar, mengapa engkau menampar Aku?”
24
Hanas mengirim Yesus kepada Kayafas, imam besar itu, dalam keadaan masih terikat.
25
[Petrus Menyangkal Lagi] Simon Petrus masih menghangatkan tubuh di dekat api. Seseorang bertanya kepadanya, “Bukankah engkau juga pengikut Orang itu?” Petrus menyangkal, katanya, “Bukan.”
26
Seorang hamba imam besar ada di situ. Orang itu adalah keluarga dari hamba yang telinganya dipotong oleh Petrus. Hamba itu mengatakan, “Bukankah engkau yang kulihat di taman itu bersama Dia?”
27
Petrus berkata lagi, “Saya tidak ada bersama Dia.” Dan pada saat itu ayam berkokok.
28
[Yesus di depan Pilatus] Kemudian mereka membawa Yesus dari rumah Kayafas ke istana. Ketika itu hari masih pagi, tetapi orang Yahudi itu tidak masuk ke dalam istana. Mereka tidak mau menajiskan diri sebab mereka hendak makan Paskah.
29
Pilatus keluar menjumpai mereka. Pilatus bertanya, “Apakah kesalahan yang telah dilakukan Orang ini?”
30
Jawab mereka, “Ia seorang penjahat. Oleh karena itulah, kami menyerahkan Dia kepadamu!”
31
Kata Pilatus kepada mereka, “Bawalah Dia dan adililah menurut hukum Tauratmu.” Mereka mengatakan, “Kami tidak diperbolehkan membunuh seseorang.”
32
Ini terjadi supaya genaplah apa yang dikatakan oleh Yesus mengenai cara Yesus akan mati.
33
Maka Pilatus masuk kembali ke dalam istana. Ia memanggil Yesus. Pilatus bertanya kepada-Nya, “Apakah Engkau Raja orang Yahudi?”
34
Jawab Yesus, “Apakah itu pertanyaan dari dirimu sendiri? Atau adakah orang lain yang mengatakannya kepadamu mengenai diri-Ku?”
35
Pilatus mengatakan, “Saya bukan orang Yahudi. Bangsamu sendiri dan imam-imam kepala yang telah menyerahkan Engkau kepadaku. Apa yang telah Engkau lakukan?”
36
Jawab Yesus, “Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini. Jika kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan, supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi, tetapi Kerajaan-Ku dari tempat yang lain.”
37
Maka Pilatus berkata kepada-Nya, “Jadi, Engkau adalah Raja!” Jawab Yesus, “Engkau mengatakan bahwa Aku Raja. Itu benar. Aku lahir ke dunia ini untuk mengatakan kebenaran kepada semua orang. Untuk itulah Aku datang ke dunia ini. Setiap orang yang memihak kebenaran akan mendengarkan suara-Ku.”
38
Pilatus berkata kepada-Nya, “Apakah kebenaran itu?” Sesudah berkata demikian, keluarlah Pilatus menjumpai orang Yahudi. Ia berkata kepada mereka, “Saya tidak menemukan kesalahan apa pun pada diri-Nya.
39
Padamu ada kebiasaan agar saya membebaskan seseorang pada hari Paskah. Maukah kamu supaya saya membebaskan raja orang Yahudi?”
40
Mereka berteriak, “Jangan Dia! Bebaskan Barabas!” Barabas adalah seorang pemberontak.
← Chapter 17
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 19 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21