bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
/
Revelation 16
Revelation 16
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
← Chapter 15
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 17 →
1
[Wadah-wadah yang berisi kemarahan Allah] Lalu saya mendengar suara dari dalam Rumah Tuhan berseru keras-keras kepada ketujuh malaikat itu, “Pergilah dan tuangkanlah isi ketujuh wadah kemarahan Allah ke atas bumi!”
2
Maka malaikat pertama menuangkan isi wadahnya ke atas bumi. Pada waktu itu juga timbullah bisul-bisul yang hebat dan sangat perih pada tubuh semua orang yang mempunyai tanda binatang itu dan yang menyembah patungnya.
3
Selanjutnya, malaikat kedua menuangkan isi wadahnya ke laut. Karena itu, air laut berubah menjadi seperti darah orang mati. Matilah semua makhluk yang hidup di dalam laut.
4
Sesudah itu, malaikat ketiga menuangkan isi wadahnya ke atas sungai-sungai dan mata-mata air. Pada waktu itu juga air-air itu berubah menjadi darah,
5
dan saya mendengar malaikat yang berkuasa atas air berkata, “Hukuman yang Engkau jatuhkan itu adil, ya Allah Mahasuci, yang sejak dulu ada.
6
Mereka sudah menumpahkan darah umat-Mu dan darah nabi-nabi. Sekarang Engkau memberi mereka darah untuk diminum, dan itu pantas bagi mereka.”
7
Setelah itu, saya mendengar suara yang keluar dari mezbah itu berkata, “Ya Tuhan, Allah yang Mahakuasa. Engkau sudah menjatuhkan hukuman yang benar dan adil.”
8
Sesudah itu, malaikat keempat menuangkan isi wadahnya ke atas matahari. Matahari diberi kuasa untuk menghanguskan manusia dengan teriknya yang menyengat sekali.
9
Manusia dihanguskan oleh panas teriknya dan orang-orang itu menyumpahi nama Allah, yang berkuasa atas bencana-bencana itu. Meskipun begitu, mereka tetap tidak mau meninggalkan dosa-dosa mereka dan tidak mau memuji keagungan Allah.
10
Sesudah itu, malaikat kelima menuangkan isi wadahnya ke atas kursi pemerintahan binatang itu. Dalam sekejap kerajaan binatang itu menjadi gelap, dan manusia menggigit lidah mereka sendiri karena kesakitan.
11
Mereka kesakitan sekali dan menderita bisul-bisul, sehingga mereka menyumpahi Allah di surga. Meski begitu, mereka tetap saja tidak mau meninggalkan perbuatan-perbuatan mereka yang jahat.
12
Sesudah itu, malaikat keenam menuangkan isi wadahnya ke sungai Efrat yang besar. Sungai itu menjadi kering, sehingga raja-raja dari timur dapat berjalan di atas dasarnya.
13
Lalu saya melihat tiga roh jahat yang rupanya seperti katak. Tiap-tiap katak itu keluar dari mulut naga, mulut binatang, dan mulut nabi palsu.
14
Roh-roh jahat ini mempunyai kuasa untuk membuat keajaiban-keajaiban. Mereka pergi untuk menemui raja-raja di seluruh dunia dan mengumpulkan mereka untuk berperang pada hari besar, yaitu hari Allah yang Mahakuasa.
15
“Dengarkanlah! Aku datang seperti pencuri! Berbahagialah orang yang tetap siaga dan menjaga pakaiannya. Dengan begitu, ia tidak berjalan dengan bertelanjang dan menjadi malu di depan orang banyak.”
16
Selanjutnya, roh-roh itu mengumpulkan raja-raja itu di suatu tempat, yang dalam bahasa Ibrani disebut Harmagedon.
17
Lalu malaikat yang ketujuh menumpahkan isi wadahnya ke udara. Sesudah itu, terdengarlah suara yang keras dari kursi pemerintahan di Rumah Allah. Katanya, “Sudah selesai!”
18
Lalu kilat sabung-menyabung, suara guntur bergemuruh dan menggelegar, dan gempa bumi terjadi dengan dahsyat. Itulah gempa bumi yang paling dahsyat yang pernah terjadi sejak manusia diciptakan.
19
Kota yang besar itu terpecah menjadi tiga bagian. Kota-kota lain di semua negara di dunia ini, yang penduduknya tidak mengenal Allah, juga hancur. Lalu Allah teringat kepada kota Babel yang besar itu; dan Ia memberinya minum dari wadah yang berisi kemarahan-Nya yang meluap-luap.
20
Semua pulau menghilang, dan semua gunung pun tidak ada lagi.
21
Hujan es besar, masing-masing seberat lima puluh kilogram, jatuh dari langit menimpa manusia. Hujan es itu sangat dahsyat sehingga manusia menyumpahi Allah.
← Chapter 15
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 17 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22