bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
/
Revelation 19
Revelation 19
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
← Chapter 18
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 20 →
1
Sesudah itu saya mendengar sesuatu seperti suara gemuruh orang banyak di surga yang berseru-seru, “Pujilah Tuhan! Allah kita ialah Penyelamat.
2
Ia agung dan berkuasa! Ia memutuskan perkara dengan adil dan bijaksana! Ia sudah menjatuhkan hukuman ke atas pelacur besar yang suka melacur dan merusak dunia. Allah menghukum dia, sebab ia membunuh orang-orang yang melayani Allah.”
3
Lalu suara orang banyak itu berseru lagi, “Pujilah Allah! Api sudah menghanguskan kota besar itu dan asapnya mengepul tidak henti-hentinya!”
4
Maka kedua puluh empat pemimpin dan keempat makhluk di sekeliling kursi kerajaan yang di tengah itu tersungkur dan menyembah Allah yang duduk di kursi itu. Mereka berkata, “Amin! Pujilah Allah!”
5
[Pesta perkawinan Anak Domba Allah] Lalu saya mendengar dari kursi kerajaan itu suara yang berkata, “Pujilah Tuhan kita, hai semua orang yang melayani Dia! Pujilah Dia, hai semua orang, besar kecil, yang menyembah Dia!”
6
Sesudah itu saya mendengar sesuatu seperti suara sekumpulan orang yang banyak sekali, seperti suara laut bergelora dan seperti suara guntur bergemuruh. Saya mendengar mereka berkata, “Pujilah Tuhan! Sebab, Tuhan, Allah kita Yang Mahakuasa itu, sekarang memerintah sebagai Raja!
7
Marilah kita bersukaria dan bergembira; marilah kita memuji kebesaran-Nya! Sebab, sudah tiba harinya perkawinan Anak Domba Allah dan pengantin-Nya sudah siap.
8
Pakaian lenan yang berkilauan sudah diberikan kepada pengantin-Nya untuk dipakai.” (Pakaian lenan ialah perbuatan-perbuatan baik yang dilakukan oleh umat Allah.)
9
Lalu malaikat itu berkata kepada saya, “Tulislah ini: ‘Beruntunglah orang yang sudah diundang untuk datang ke pesta perkawinan Anak Domba Allah.’” Kemudian malaikat itu berkata lagi, “Inilah Kabar Baik dari Allah.”
10
Saya sujud di depan malaikat itu untuk menyembah dia, tetapi ia berkata, “Jangan! Jangan menyembah saya, sembahlah Allah! Sebab, saya juga pelayan Allah seperti engkau dan seperti semua kawanmu yang sama-sama tetap percaya serta tidak mengingkari ajaran yang telah disampaikan oleh Yesus!” Sebab, Yesus sudah menyampaikan ajaran-Nya dan dengan petunjuk-petunjuk dari ajaran Yesus itu, orang-orang sudah menyampaikan pesan-pesan dari Allah.
11
[Penunggang kuda putih] Sesudah itu saya melihat surga terbuka dan tampak seekor kuda putih. Penunggangnya bernama Sang Setia dan Benar. Ia selalu adil dalam memutuskan hukuman dan dalam berperang.
12
Mata-Nya seperti nyala api dan Ia memakai banyak mahkota di kepala-Nya. Pada-Nya tertulis suatu nama dan tak seorang pun tahu artinya kecuali Dia sendiri.
13
Jubah yang dipakai-Nya berlumuran darah. Nama-Nya ialah “Sabda Allah”.
14
Angkatan perang surga mengikuti Dia dari belakang dengan menunggang kuda putih dan memakai pakaian lenan yang putih bersih.
15
Dari mulut-Nya keluar sebilah pedang yang tajam dan dengan pedang itu Ia akan mengalahkan bangsa-bangsa. Ia akan memerintah mereka dengan tongkat besi. Dan Ia akan memeras anggur di dalam kilangan anggur, yaitu angkara murka Allah Yang Mahakuasa.
16
Pada jubah-Nya dan pada paha-Nya tertulis nama ini: “Raja segala raja dan Tuan segala tuan”.
17
Kemudian saya melihat seorang malaikat berdiri di atas matahari. Dengan suara keras ia berkata kepada semua burung yang terbang di udara, “Marilah ke sini dan bergabunglah dalam pesta besar yang diadakan Allah!
18
Di sana kalian dapat menyantap daging raja-raja, daging panglima-panglima, daging para pahlawan, daging para penunggang kuda dan daging kuda-kudanya, daging semua orang, baik orang yang bebas maupun budak, baik yang kecil maupun yang besar.”
19
Kemudian saya melihat binatang itu beserta raja-raja di bumi dengan angkatan perangnya. Mereka berkumpul untuk bertempur melawan penunggang kuda putih itu beserta angkatan perang-Nya.
20
Akan tetapi, binatang itu malah tertangkap. Demikian juga dengan nabi palsu itu. Nabi itulah yang telah membuat keajaiban-kejaiban di depan binatang itu. Dan dengan itu ia menipu orang-orang yang mempunyai tanda binatang itu di dahinya dan menyembah patung tersebut. Lalu binatang dan nabi palsu dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan belerang yang menyala-nyala.
21
Angkatan perangnya dibunuh dengan pedang yang keluar dari mulut Penunggang kuda putih itu. Kemudian datanglah burung-burung untuk melahap daging orang-orang yang terbunuh itu.
← Chapter 18
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 20 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22