bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
2 Samuel 1
2 Samuel 1
Indonesian VMD 2005
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 2 →
1
[Daud Menerima Berita Kematian Saul] Daud kembali ke Ziklag sesudah mengalahkan orang Amalek. Itu terjadi setelah Saul dibunuh. Daud telah berada di sana selama dua hari.
2
Pada hari ketiga muncul seorang tentara dari pihak Saul di Ziklag dengan pakaian koyak-koyak dan kepalanya penuh kotoran. Dia datang kepada Daud dan sujud sampai ke tanah.
3
Daud bertanya kepadanya, “Dari mana engkau?” Orang itu menjawab, “Aku baru datang dari perkemahan orang Israel.”
4
Daud bertanya kepadanya, “Coba ceriterakan kepadaku, siapa yang menang dalam perang.” Orang itu menjawab, “Tentara kami melarikan diri dari pertempuran. Banyak sekali yang mati, bahkan Saul dan anaknya juga mati.”
5
Daud berkata kepadanya, “Bagaimana engkau tahu bahwa Saul dan anaknya sudah mati?”
6
Ia menjawab, “Kebetulan aku ada di Gunung Gilboa. Aku melihat Saul bersandar pada tombaknya, sedangkan kereta-kereta perang dan tentara berkuda makin mendekatinya.
7
Saul memandang ke belakang dan melihat aku. Ia memanggil aku, dan aku menjawabnya.
8
Kemudian Saul bertanya siapa aku. Aku mengatakan kepadanya bahwa aku orang Amalek.
9
Kemudian Saul mengatakan, ‘Tolong bunuh aku. Aku telah luka parah. Bagaimana pun juga aku harus mati.’
10
Memang lukanya amat parah dan aku yakin dia tidak dapat bertahan hidup, maka aku mendekatinya, lalu membunuhnya. Kemudian aku melepaskan mahkota dari kepalanya dan gelang dari tangannya dan kubawa untuk diserahkan kepada Tuanku.”
11
Daud beserta semua pengikutnya merobek pakaiannya menunjukkan bahwa mereka sangat sedih.
12
Mereka sangat berdukacita dan menangis. Mereka berpuasa hingga matahari terbenam karena kematian Saul dan Yonatan anaknya. Daud dan orangnya menangis demi umat TUHAN dan Israel. Mereka menangis karena Saul dan Yonatan anaknya, dan banyak orang Israel yang telah terbunuh dalam pertempuran.
13
[Daud Menyuruh Orang Amalek Dibunuh] Kemudian Daud bertanya kepada pemuda yang membawa berita kematian Saul itu, katanya, “Dari mana asalmu?” Tentara itu menjawab, “Aku ini anak seorang pendatang. Aku orang Amalek.”
14
Daud bertanya kepadanya, “Mengapa engkau tidak takut membunuh seorang raja yang diurapi TUHAN?”
15
Sesudah itu Daud berkata kepada orang Amalek itu, “Engkau bertanggung jawab atas kematianmu sendiri. Engkau mengakui bahwa engkau telah membunuh raja yang telah diurapi TUHAN, jadi perkataanmulah membuktikan kesalahanmu.” Kemudian Daud memanggil salah seorang pembawa perlengkapan senjata dan mengatakan kepadanya untuk membunuh orang Amalek itu. Jadi, pemuda Israel itu membunuhnya.
16
(1:15)
17
[Nyanyian Daud Tentang Saul dan Yonatan] Daud menyanyikan nyanyian ratapan tentang Saul dan Yonatan anaknya.
18
Daud memerintahkan agar nyanyian itu dipelajari oleh orang Yehuda. Judul lagu itu ialah “Ratapan,” yang tertulis dalam Buku Yasyar.
19
“Keindahanmu, hai Israel, telah musnah di bukit-bukitmu. Oh, betapa berguguran pahlawan-pahlawan itu.
20
Janganlah beritakan itu di Gat, jangan umumkan di jalan-jalan Askelon. Kota-kota Filistin mungkin bergembira. Orang asing mungkin bersukacita.
21
Semoga tidak ada embun dan hujan jatuh ke atas gunung-gunung di Gilboa. Semoga tidak ada pemberian datang dari ladang. Perisai para pahlawan berkarat di sana. Perisai Saul tidak lagi digosok dengan minyak.
22
Busur Yonatan tidak mengelak dari penumpahan darah dan bagian dalam tentara yang terbunuh. Dan pedang Saul tidak kembali dengan kosong. Mereka telah mencurahkan darah orang, yang sekarang telah mati. Mereka memotong lemak orang kuat.
23
Saul dan Yonatan saling mencintai dan sangat ramah dalam kehidupan, bahkan mereka tidak terpisahkan oleh kematian. Mereka lebih cepat daripada burung elang dan lebih kuat daripada singa.
24
Hai, putri-putri Israel, tangisilah Saul. Ia telah memberikan pakaian mewah berwarna merah, yang berlapis dengan perhiasan emas.
25
Para pahlawan sudah mati dalam pertempuran. Yonatan telah menjadi mayat di atas bukit Gilboa.
26
Yonatan, saudaraku, aku merindukanmu. Aku sangat senang atas persahabatanmu. Kasihmu terhadap aku indah sekali, lebih kuat daripada kasih perempuan.
27
Para pahlawan telah terbunuh dalam pertempuran, senjata-senjata perangnya telah hilang.”
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 2 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24