bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
2 Samuel 13
2 Samuel 13
Indonesian VMD 2005
← Chapter 12
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 14 →
1
[Amnon dan Tamar] Daud mempunyai anak laki-laki bernama Absalom. Absalom mempunyai seorang adik perempuan tiri yang cantik, namanya Tamar. Seorang anak Daud lainnya, Amnon, jatuh cinta kepada Tamar.
2
Hati Amnon menjadi gelisah sehingga dia seakan-akan sakit karena Tamar, adik perempuannya yang masih perawan itu, dan rupanya sulit sekali untuk berbuat sesuatu terhadapnya.
3
Amnon mempunyai seorang teman bernama Yonadab anak Simea, kakak Daud. Yonadab orang yang sangat cerdas.
4
Berkatalah Yonadab kepada Amnon, “Hai anak raja, apa sebabnya engkau setiap hari kelihatan makin lesu? Ceritakanlah kepadaku.” Amnon berkata kepadanya, “Aku mencintai Tamar adik perempuan Absalom, saudara tiriku itu.”
5
Yonadab mengatakan, “Berbaringlah di tempat tidurmu dan buatlah seakan-akan engkau sakit. Dan jika ayahmu datang menjengukmu, katakanlah kepadanya, izinkanlah adikku Tamar melayani aku dengan memberi aku makanan. Biarkan dia membuat makanan itu di depanku supaya aku melihatnya dan memakannya dari tangannya.”
6
Setelah itu berbaringlah Amnon dan berpura-pura sakit. Ketika raja datang menengok dia, berkatalah Amnon kepadanya, “Izinkanlah Tamar datang ke sini dan membuatkan dua macam kue bagiku sambil aku mengamatinya dan memakannya dari tangannya.”
7
Daud mengirim suruhan ke rumah Tamar dengan pesan, “Pergilah ke rumah Amnon kakakmu dan persiapkan makanan baginya.”
8
Tamar pergi menuju rumah kakaknya Amnon, yang sedang di tempat tidur. Tamar mengambil adonan sedikit, diremas-remasnya dan membuat kue dari bahan itu di depan mata Amnon, kemudian dibakarnya.
9
Sesudah itu Tamar mengeluarkan kue yang sudah jadi itu dari dalam panci untuk dihidangkan kepada Amnon, tetapi ia tidak mau makan. Berkatalah Amnon kepada para hambanya, “Suruhlah semua orang itu keluar dari sini.” Jadi, semua orang itu meninggalkan ruangan itu.
10
Kemudian Amnon berkata kepada Tamar, “Bawalah makanan itu ke dalam kamar supaya engkau dapat menyuap aku dengan tanganmu.”
11
Tamar mengambil kue-kue itu untuk dibawa ke kamar Amnon, tetapi Amnon menyergap tangan Tamar, ketika dia hendak menyuap makanan untuk kakaknya itu, katanya, “Marilah tidur dengan aku, adikku.”
12
Tamar berkata kepadanya, “Tidak, jangan kakakku, jangan engkau memaksa perbuatan itu kepadaku. Janganlah berbuat zina dengan aku, perbuatan seperti itu tidak pernah diperkenankan terjadi di Israel.
13
Bagaimana dengan aku, ke mana harus aku pergi dengan nodaku? Dan bagaimana dengan dirimu sendiri, engkau dianggap sebagai manusia tolol di Israel. Bicarakanlah hal ini dengan raja supaya ia mengizinkan engkau menikahi aku.”
14
Namun, Amnon tidak peduli dengan kata-katanya, karena dia lebih kuat dari gadis itu, maka diperkosanyalah dia.
15
Setelah itu timbullah kebencian pada Amnon yang amat besar terhadap Tamar, bahkan lebih besar daripada cintanya sebelum itu. Dan katanya kepadanya, “Bangun dan pergi dari sini.”
16
Gadis itu menjawab, “Tidak, jangan suruh aku pergi begitu saja. Keadaannya dapat lebih parah daripada yang kauperbuat sebelumnya.” Dan Amnon tidak mau mendengar perkataan Tamar.
17
Amnon memanggil hamba pribadinya dan memberi perintah, “Keluarkan perempuan ini dari sini sekarang juga dan sesudah itu kunci pintu.”
18
Tamar dikeluarkan oleh hamba itu dan mengunci pintu sesudah itu. Tamar memakai pakaian yang sangat indah karena jenis pakaian seperti itu hanya dipakai oleh para putri raja yang masih perawan.
19
Kemudian Tamar merobek-robek pakaiannya dan menaruh abu di atas kepalanya. Dengan meletakkan tangan di atas kepalanya dia berjalan sambil menangis dengan kuat.
20
Kemudian bertanyalah Absalom kakaknya kepada Tamar, “Apakah Amnon kakakmu meniduri engkau? Tenanglah adikku, dia adalah kakakmu. Hal ini tidak perlu terlalu kaupikirkan.” Tamar tidak mengatakan sesuatu. Dia tinggal di rumah Absalom.
21
Raja Daud mendengar kejadian itu dan dia sangat marah.
22
Absalom membenci Amnon. Absalom tidak pernah mengatakan sepatah kata kepada Amnon, hal yang baik atau yang tidak baik karena adiknya diperkosa oleh Amnon.
23
[Balas Dendam Absalom] Dua tahun kemudian, Absalom mengundang beberapa orang untuk menggunting bulu dombanya di Baal-Hazor. Dia mengundang semua anak raja untuk mempersaksikannya.
24
Absalom menghadap raja dan berkata, “Hambamu ini mendatangkan beberapa penggunting bulu domba. Apakah raja dan para pembantu mau datang menghadirinya?”
25
Daud berkata kepada Absalom, “Maaf, anakku, kami tidak bisa pergi semuanya karena hal itu merepotkan engkau saja.” Walaupun Absalom mendesak raja untuk datang, raja tidak bersedia hadir, tetapi ia memberkatinya.
26
Absalom mengatakan, “Kalau engkau tidak mau pergi, izinkanlah Amnon pergi bersama aku.” Raja Daud bertanya kepadanya, “Mengapa harus ia ikut dengan engkau?”
27
Absalom terus memohon, akhirnya Daud mengizinkan Amnon dan anak-anak raja ikut bersama Absalom.
28
[Amnon Dibunuh] Absalom memerintahkan pada bawahannya, “Dengarkan. Jika Amnon menjadi mabuk dan menikmati anggur minumannya dan aku berkata kepadamu, ‘Habiskan dia,’ maka bunuhlah dia segera. Jangan takut, aku yang memberi perintah itu kepadamu. Jadilah orang yang tegar dan gagah perkasa.”
29
Para bawahan Absalom melaksanakan yang diperintahkannya terhadap Amnon, tetapi semua anak raja yang lain melarikan diri. Setiap orang menaiki keledainya dan melarikan diri.
30
[Daud Mendengar tentang Kematian Amnon] Sementara anak-anak raja sedang dalam perjalanan, sampailah berita kepada Daud tentang kejadian itu, “Absalom telah membunuh semua anak raja, tidak seorang pun yang luput.”
31
Daud merobek-robek pakaiannya dan merebahkan tubuhnya ke lantai. Para hambanya juga melakukan hal yang sama.
32
Yonadab anak Simea, kakak Daud mengatakan, “Janganlah menyangka bahwa semua anakmu telah terbunuh. Hanya Amnon yang mati. Absalom sudah merencanakan hal itu sejak Amnon memperkosa adiknya Tamar.
33
Jadi, jangan pikir bahwa semua anakmu dibunuh, hanya Amnon yang mati.”
34
Absalom telah melarikan diri. Seorang penjaga berdiri di atas tembok kota. Dia melihat banyak orang berdatangan dari seberang bukit.
35
Jadi, Yonadab melaporkan kepada Raja Daud, “Lihatlah, benar yang kukatakan itu. Anak-anakmu datang.”
36
Anak-anak raja masuk sesaat setelah Yonadab berbicara. Mereka semua menangis dengan kuat. Raja dan seluruh pembantunya pun mulailah menangis. Mereka menangis dengan kuat.
37
Daud menangisi anaknya setiap hari. [Absalom Melarikan Diri ke Gesur] Absalom telah melarikan diri kepada Talmai anak Amihud raja Gesur.
38
Setelah Absalom melarikan diri dan menetap di Gesur, ia tinggal di sana selama tiga tahun.
39
Raja Daud sudah mulai terhibur atas kematian anaknya Amnon, tetapi ia sangat merindukan Absalom.
← Chapter 12
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 14 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24