bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
Ezekiel 21
Ezekiel 21
Indonesian VMD 2005
← Chapter 20
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 37
Chapter 38
Chapter 39
Chapter 40
Chapter 41
Chapter 42
Chapter 43
Chapter 44
Chapter 45
Chapter 46
Chapter 47
Chapter 48
Chapter 22 →
1
[Babel, Pedang] Perkataan TUHAN datang lagi kepadaku. Kata-Nya,
2
“Anak manusia, lihatlah Yerusalem dan bicaralah melawan tempat kudusnya. Berbicaralah melawan tanah Israel demi Aku.
3
Katakan kepada tanah Israel, ‘Inilah pesan TUHAN: Aku melawanmu. Aku akan menghunus pedang-Ku dari sarungnya. Aku memindahkan semua orang dari kamu — orang baik dan orang jahat.
4
Aku memindahkan orang baik dan orang jahat dari kamu. Aku menghunus pedang-Ku dari sarungnya dan memakainya melawan semua orang dari selatan sampai ke utara.
5
Dengan demikian setiap orang tahu bahwa Akulah TUHAN, dan mereka tahu Aku mencabut pedang-Ku dari sarungnya. Pedang-Ku tidak akan kembali ke dalam sarungnya hingga selesai.’
6
Anak manusia, buatlah suara sedih seperti orang sedih dengan hati yang remuk. Buatlah suara sedih di depan umat.
7
Kemudian mereka bertanya kepadamu, ‘Mengapa kamu membuat suara sedih itu?’ Jadi, engkau harus mengatakan, ‘Karena berita sedih akan datang. Setiap hati akan hancur dengan ketakutan. Semua tangan menjadi lemah. Setiap roh menjadi lemah. Semua lutut menjadi seperti air.’ Lihatlah, berita sedih akan datang. Hal itu akan terjadi.” Demikianlah firman Tuhan ALLAH.
8
[Pedang telah Siap] Perkataan TUHAN datang kepadaku. Kata-Nya,
9
“Anak manusia, bicaralah kepada orang demi Aku. Katakanlah ini, ‘Inilah yang dikatakan TUHAN: Lihatlah, pedang, pedang tajam, dan itu telah digosok.
10
Pedang telah ditajamkan untuk membunuh. Pedang digosok sampai mengkilat. Hai anak-Ku, engkau melarikan diri dari tongkat yang Kupakai menghukummu. Engkau tidak mau dihukum dengan tongkat kayu.
11
Jadi, pedang telah digosok. Sekarang sudah dapat dipakai. Pedang telah ditajamkan dan digosok. Sekarang itu sudah dapat diberikan ke tangan pembunuh.
12
Berteriaklah dan meratap, hai anak manusia, karena pedang akan dipakai melawan umat-Ku dan semua pemimpin Israel. Mereka menginginkan perang — jadi mereka akan bersama umat-Ku apabila pedang datang. Jadi, pukullah pahamu untuk membuat suara yang kuat menunjukkan kesedihanmu,
13
karena itu bukan hanya ujian. Kamu tidak mau dihukum dengan tongkat kayu, jadi apa lagi yang harus Kupakai menghukummu?’” Demikianlah firman Tuhan ALLAH.
14
“Anak manusia, bertepuk tangan dan ambillah perhatian mereka, dan bicaralah kepada orang demi Aku. Biarkan pedang datang dua kali, tidak, tiga kali. Pedang itu untuk membunuh orang. Itulah pedang pembunuhan besar-besaran. Pedang itu akan memotong mereka.
15
Hati mereka akan hancur dengan ketakutan, dan banyak orang jatuh. Pedang membunuh banyak orang dekat pintu gerbang kota. Ya, pedang mengkilat. Pedang telah digosok membunuh orang.
16
Pedang, tajamlah. Potonglah yang ada di sebelah kanan. Potong yang ada di depan. Potong yang ada di sebelah kiri. Pedang, pergilah ke mana saja matamu telah disuruh.
17
Kemudian Aku juga bertepuk tangan dan berhenti menunjukkan amarah-Ku. Aku TUHAN telah berbicara.”
18
[Yerusalem Dihukum] Perkataan TUHAN datang kepadaku. Kata-Nya,
19
“Anak manusia, gambarlah dua jalan yang akan dilalui pedang raja Babel datang ke Israel. Kedua jalan itu mulai dari negeri yang sama. Kemudian gambar sebuah tanda persimpangan jalan ke kota.
20
Pakailah tanda itu menunjukkan jalan yang mana akan dipakai pedang itu. Satu jalan menuju orang Amon di kota Raba. Jalan yang lain menuju Yehuda, ke kota berbenteng Yerusalem.
21
Itu menunjukkan bahwa raja Babel datang ke tempat persimpangan kedua jalan itu. Ia memakai alat tenung untuk mengetahui masa depan. Dia mengocok beberapa panah. Ia bertanya kepada berhala milik keluarganya. Ia melihat pada hati binatang yang dibunuhnya.
22
Tanda-tanda itu mengatakan kepadanya untuk mengambil jalan kanan, jalan yang menuju Yerusalem. Ia berencana membawa balok-balok besar. Ia akan memberikan perintah, dan tentaranya mulai membunuh. Mereka meneriakkan teriakan perang. Kemudian mereka membangun tembok tanah sekeliling kota. Mereka membangun jalan tanah menuju tembok. Mereka membangun menara kayu untuk menyerang kota.
23
Tanda-tanda tenungan itu tidak berarti bagi orang Israel. Mereka mempunyai perjanjian yang dibuatnya, tetapi TUHAN akan mengingat dosa mereka, supaya orang Israel ditaklukkan.”
24
Inilah yang dikatakan Tuhan ALLAH: “Kamu telah melakukan banyak kejahatan. Dosa-dosamu sangat jelas. Kamu memaksa Aku mengingat bahwa kamu berdosa, jadi musuh akan menangkap kamu.
25
Dan kamu pemimpin jahat Israel akan dibunuh. Waktu penghukumanmu telah datang. Kesudahanmu telah ada di sini.”
26
Inilah yang dikatakan Tuhan ALLAH: “Bukalah serban. Buka mahkota. Masanya telah datang untuk mengubah. Pemimpin yang penting akan direndahkan, dan mereka yang tidak penting sekarang menjadi pemimpin penting.
27
Aku akan membinasakan kota itu, tetapi hal itu belum terjadi, sebelum ada orang yang tepat menjadi raja yang baru. Kemudian Aku membiarkannya memiliki kota itu.”
28
[Orang Amon Dihukum] “Anak manusia, bicaralah kepada orang demi Aku. Katakanlah ini, ‘Inilah yang dikatakan Tuhan ALLAH kepada orang Amon dan dewa mereka yang memalukan itu, Lihatlah, pedang. Pedang keluar dari sarungnya. Pedang telah digosok. Pedang telah siap membunuh. Itu telah digosok supaya mengkilat seperti kilat.
29
Penglihatanmu sia-sia. Tenunganmu tidak akan menolongmu. Itu hanya serangkaian dusta. Pedang itu sekarang pada leher orang jahat. Mereka akan segera menjadi mayat. Masanya telah datang. Masanya telah datang untuk mengakhiri kejahatannya.’”
30
[Nubuat Melawan Babel] “Masukkan pedang kembali ke sarungnya. Hai Babel, Aku akan menghakimimu di tempatmu diciptakan, di mana engkau dilahirkan.
31
Aku akan mencurahkan amarah-Ku kepadamu. Marah-Ku akan membakarmu seperti angin panas. Aku menyerahkanmu ke tangan orang kejam. Mereka pandai membunuh orang.
32
Engkau akan seperti minyak untuk api. Darahmu akan mengalir masuk ke tanah — orang tidak pernah mengingatmu lagi. Aku TUHAN telah berbicara.”
← Chapter 20
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 37
Chapter 38
Chapter 39
Chapter 40
Chapter 41
Chapter 42
Chapter 43
Chapter 44
Chapter 45
Chapter 46
Chapter 47
Chapter 48
Chapter 22 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48