bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
Ezekiel 40
Ezekiel 40
Indonesian VMD 2005
← Chapter 39
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 37
Chapter 38
Chapter 39
Chapter 40
Chapter 41
Chapter 42
Chapter 43
Chapter 44
Chapter 45
Chapter 46
Chapter 47
Chapter 48
Chapter 41 →
1
[Rumah Tuhan yang Baru] Pada tahun kedua puluh lima setelah kami dibawa ke pembuangan, pada permulaan tahun, pada hari kesepuluh, bulan itu, kuasa TUHAN datang atasku. Itu terjadi pada tahun keempat belas setelah Babel menaklukkan Yerusalem. Pada hari itu Tuhan membawa aku dalam penglihatan.
2
Dalam penglihatan, Allah membawa aku ke tanah Israel. Ia menurunkan aku dekat sebuah gunung yang tinggi. Di gunung itu ada sebuah bangunan di depanku yang tampaknya seperti kota.
3
Tuhan membawa aku ke tempat itu. Ada satu orang di sana yang tampaknya seperti tembaga. Ia mempunyai tali lenan dan sebuah penggaris di tangannya. Ia berdiri dekat pintu gerbang.
4
Orang itu berkata kepadaku, “Anak manusia, pakailah mata dan telingamu. Lihatlah itu dan dengarkan aku. Perhatikan segala sesuatu bahwa aku menunjukkannya kepadamu, karena engkau telah dibawa kemari, supaya aku dapat menunjukkan kepadamu hal itu. Katakanlah kepada keluarga Israel semua yang kaulihat.”
5
Aku melihat tembok yang terdapat di luar di sekeliling Bait Tuhan. Dalam tangan orang itu ada 3 meter. Panjangnya 3 meter dipakai sebagai pengukur. Orang mengukur tebalnya tembok. Tebalnya 3 meter. Ia mengukur tinggi tembok. Tingginya 3 meter.
6
Kemudian orang itu pergi ke pintu gerbang sebelah timur. Ia naik dan mengukur ambang pintu gerbang. Lebarnya 3 meter.
7
Kamar jaga panjangnya 3 meter dan lebarnya 3 meter. Tembok di antara kamar-kamar tebalnya 6,5 meter. Ambang serambi sebelah dalam dekat ke Bait Tuhan juga 3 meter lebarnya.
8
Kemudian dia mengukur serambi muka.
9
Panjangnya 4 meter. Ia mengukur tembok sebelah dalam pintu gerbang. Setiap sisi tembok lebarnya 1 meter. Serambi muka pada ujung pintu gerbang itu menghadap Rumah Tuhan.
10
Ada tiga kamar jaga pada setiap sisi pintu gerbang. Semua kamar dan temboknya ukurannya sama.
11
Orang itu mengukur jalan masuk ke pintu gerbang. Lebarnya 5 meter dan 6,5 meter panjangnya.
12
Ada satu tembok yang rendah di depan setiap kamar. Tembok itu tingginya 0,5 meter dan tebalnya 0,5 meter. Kamar-kamar itu empat persegi. Setiap tembok panjangnya 3 meter.
13
Orang itu mengukur pintu gerbang dari sudut luar atap satu kamar ke sudut luar kamar sebelahnya. Ada 12,5 meter. Setiap pintu berhadapan satu sama lain.
14
Ia mengukur semua sisi tembok, termasuk sisi tembok sebelah serambi muka di pelataran. Semuanya 30 meter.
15
Dari sudut pintu gerbang sebelah luar sampai ke ujung serambi muka 25 meter.
16
Ada jendela kecil di atas semua kamar jaga, tembok samping, dan serambi muka. Bagian besar dari jendela menghadap ke pintu gerbang. Ada ukiran pohon-pohon palem pada sisi-sisi tembok pintu gerbang itu.
17
[Pelataran Bagian Luar] Kemudian orang itu membawa aku ke pelataran luar. Aku melihat 30 kamar dan jalan yang ada di sekeliling pelataran. Kamar-kamar ada di sepanjang tembok dan menghadap ke jalan.
18
Jalan itu panjangnya selebar gerbang. Jalan itu sampai ke bagian ujung dalam dari pintu gerbang. Itulah jalan yang lebih rendah.
19
Orang itu mengukur jarak dari dalam pintu gerbang bawah sampai ke luar pelataran. Panjangnya 50 meter pada bagian timur demikian juga pada bagian sisi utara.
20
Kemudian orang itu mengukur panjang dan lebar pintu gerbang utara pada dinding sekeliling pelataran bagian luar.
21
Pintu gerbang itu, ketiga kamar pada setiap sisi, dan serambi mukanya, semua ukurannya sama seperti gerbang pertama. Pintu gerbang itu 25 meter panjangnya dan 12,5 meter lebarnya.
22
Jendelanya, serambi mukanya, dan ukiran pohon-pohon palemnya ukurannya sama seperti pintu gerbang sebelah timur. Di luar ada 7 tangga untuk naik ke pintu gerbang. Serambi mukanya ada di ujung pintu gerbang.
23
Di seberang pelataran dari pintu gerbang utara ada satu pintu gerbang ke pelataran bagian dalam, yang sama seperti pintu gerbang pada bagian timur. Orang itu mengukur dari pintu gerbang ke pintu gerbang. Panjangnya 50 meter dari pintu gerbang ke pintu gerbang.
24
Kemudian orang itu membawa aku ke tembok selatan. Aku melihat pintu gerbang di tembok selatan. Dia mengukur sisi tembok dan serambi mukanya. Ukurannya sama seperti pintu gerbang lainnya.
25
Pintu gerbang dan serambi mukanya mempunyai jendela di sekeliling seperti pintu gerbang lainnya. Pintu gerbang itu panjangnya 25 meter dan 12,5 meter lebarnya.
26
Ada 7 tangga untuk naik ke pintu gerbang itu. Serambi mukanya ada di bagian ujung pintu gerbang. Ukiran pohon-pohon palem ada pada tembok yang terdapat pada setiap sisi pintu gerbang.
27
Pintu gerbang ada pada bagian selatan pelataran bagian dalam. Orang itu mengukur dari pintu gerbang ke pintu gerbang. Panjangnya 50 meter dari pintu gerbang ke pintu gerbang.
28
[Pelataran Bagian Dalam] Kemudian orang itu membawa aku melalui pintu gerbang selatan ke pelataran bagian dalam. Ia mengukur pintu gerbang itu. Pintu gerbang itu ukurannya sama seperti pintu gerbang ke pelataran bagian dalam.
29
Kamar-kamarnya, tembok luar, dan serambi muka juga ukurannya sama seperti pintu gerbang lainnya. Pada sekeliling pintu gerbang dan serambi mukanya ada jendela. Pintu gerbang itu 25 meter panjangnya dan 12,5 meter lebarnya.
30
Serambi muka panjangnya 12,5 meter dan 2,5 meter lebarnya.
31
Dan serambi mukanya ada pada ujung pintu gerbang dekat kepada pelataran bagian luar. Ukiran pohon-pohon palem ada pada tembok. Ada 8 tangga untuk naik ke pintu gerbang.
32
Kemudian orang itu membawa aku ke pelataran bagian dalam pada bagian timur. Ia mengukur pintu gerbang. Ukurannya sama seperti pintu gerbang lainnya.
33
Kamar-kamarnya, tembok bagian luar, dan serambi muka juga ukurannya sama seperti pintu gerbang lainnya. Pada sekeliling pintu gerbang dan serambi mukanya ada jendela. Pintu gerbang panjangnya 25 meter dan 12,5 meter lebarnya.
34
Dan serambi mukanya ada pada ujung pintu gerbang dekat ke pelataran bagian luar. Ukiran pohon-pohon palem ada pada tembok pada setiap sisi pintu gerbang. Ada 8 tangga untuk naik ke pintu gerbang.
35
Kemudian orang itu membawa aku ke pintu gerbang utara. Ia mengukurnya. Ukurannya sama seperti pintu gerbang lainnya.
36
Kamar-kamarnya, tembok bagian luar, dan serambi muka juga ukurannya sama seperti pintu gerbang lainnya. Pada sekeliling pintu gerbang dan serambi mukanya ada jendela. Pintu gerbang itu panjangnya 25 meter dan 12,5 meter lebarnya.
37
Dan serambi mukanya ada pada ujung pintu gerbang dekat kepada pelataran bagian luar. Ukiran pohon-pohon palem ada pada tembok setiap sisi pintu gerbang. Ada 8 tangga untuk naik ke pintu gerbang.
38
[Kamar-kamar untuk Mempersiapkan Kurban] Ada juga sebuah kamar dengan sebuah pintu yang terbuka ke dalam serambi muka yang ada pada pintu gerbang. Pintu itu menuju ke kamar tempat imam-imam membasuh kurban.
39
Pada setiap sisi pintu serambi muka ada dua meja. Hewan untuk kurban bakaran, kurban penghapus dosa, dan kurban penghapus salah disembelih di atas meja.
40
Ada juga dua meja pada setiap sisi pintu di luar tembok serambi muka.
41
Jadi, ada empat meja di bagian dalam tembok dan empat meja di luar tembok — 8 meja yang dipakai imam-imam ketika mereka menyembelih hewan untuk kurban.
42
Ada juga empat meja yang terbuat dari batu untuk kurban bakaran. Meja itu panjangnya 3/4 meter, 3/4 meter lebarnya, dan 0,5 meter tingginya. Di atas meja itu, imam-imam meletakkan perkakas yang dipakainya untuk menyembelih hewan untuk kurban bakaran dan kurban lainnya.
43
Pada semua tembok ada gantungan daging yang panjangnya 3 inci di tempat itu. Daging untuk persembahan diletakkan di atas meja.
44
[Kamar-kamar Imam] Ada dua kamar di pelataran bagian dalam. Satu di pintu gerbang utara yang menghadap ke selatan. Kamar yang lain ada di pintu gerbang selatan menghadap utara.
45
Orang itu berkata kepadaku, “Kamar yang kaulihat ke arah selatan adalah untuk imam-imam yang bertugas dan melayani di bagian Bait Tuhan.
46
Kamar yang kaulihat ke arah utara untuk imam-imam yang bertugas dan melayani pada mezbah. Semua imam itu dari suku Lewi, tetapi kelompok kedua dari imam-imam hanya dari keturunan Zadok. Hanya mereka yang dapat membawa kurban ke mezbah untuk melayani TUHAN.”
47
Orang itu mengukur pelataran. Pelataran itu empat persegi betul. Panjangnya 50 meter dan lebarnya 50 meter. Mezbah ada di depan Bait Tuhan.
48
[Serambi Muka Rumah Tuhan] Kemudian orang itu membawa aku ke serambi muka Rumah Tuhan dan mengukur tembok pada setiap sisi serambi muka. Setiap tembok bagian luar 2,5 meter tebalnya dan 1,5 meter lebarnya. Lebar pintunya 7 meter.
49
Serambi muka 10 meter panjangnya dan 6 meter lebarnya. Ada 10 tangga untuk naik ke serambi muka. Ada dua tiang untuk tembok pada setiap sisi serambi muka — satu pada setiap tembok.
← Chapter 39
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 37
Chapter 38
Chapter 39
Chapter 40
Chapter 41
Chapter 42
Chapter 43
Chapter 44
Chapter 45
Chapter 46
Chapter 47
Chapter 48
Chapter 41 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48