bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
Job 15
Job 15
Indonesian VMD 2005
← Chapter 14
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 37
Chapter 38
Chapter 39
Chapter 40
Chapter 41
Chapter 42
Chapter 16 →
1
[Elifas Menjawab Ayub] Kemudian Elifas dari Teman menjawab Ayub,
2
“Jika engkau sungguh-sungguh bijak, engkau tidak akan menjawab dengan pikiranmu sendiri yang tidak berguna itu. Orang yang bijaksana tidak akan penuh dengan air panas.
3
Apakah engkau pikir orang yang bijaksana akan memakai perkataan yang tidak berguna dan ucapan yang tidak berarti memenangkan perkaranya?
4
Jika engkau mempunyai caramu sendiri, tidak ada yang menghormati Allah dan berdoa kepada-Nya.
5
Apa yang kaukatakan dengan jelas menunjukkan dosamu. Engkau berusaha menyembunyikan dosamu dengan memakai kata-kata bijak.
6
Aku tidak perlu membuktikan kepadamu bahwa engkau salah. Ucapan dari mulutmu sendiri menunjukkan bahwa engkau salah. Bibirmu sendiri berbicara menentang engkau.
7
Apakah engkau anggap bahwa engkaulah orang pertama yang pernah lahir? Apakah engkau lahir sebelum bukit-bukit?
8
Apakah engkau mendengar rencana rahasia Allah? Apakah engkau pikir bahwa engkau saja orang yang bijaksana?
9
Kami tahu sebanyak yang engkau lakukan! Kami mengerti sejelas yang engkau mengerti.
10
Orang yang tua dan berambut putih setuju dengan kami. Orang yang lebih tua daripada ayahmu ada di pihak kami.
11
Allah berusaha menghiburmu, tetapi tidak cukup bagimu. Kami telah mengatakan pesan-Nya kepadamu dengan lemah lembut.
12
Mengapa engkau tidak mengerti? Mengapa engkau tidak dapat melihat kebenaran?
13
Engkau melawan Allah apabila engkau mengatakan kata-kata amarah.
14
Orang tidak dapat benar-benar murni. Orang yang dilahirkan perempuan tidak dapat lebih benar daripada Allah!
15
Bahkan Allah tidak percaya terhadap para malaikat-Nya. Bahkan Dia tidak menganggap langit itu murni.
16
Bahkan manusia lebih buruk. Mereka curang dan kotor. Mereka minum kejahatan seperti air.
17
Dengarkan aku, dan aku akan menerangkannya kepadamu. Biarlah aku mengatakan kepadamu apa yang telah kulihat.
18
Aku mengatakan kepadamu apa yang dikatakan orang bijak, hal-hal yang didengarnya dari ayahnya dan bebas menyampaikannya. Mereka tidak menyembunyikan rahasia dari aku.
19
Orang-orang penting ada di negeri kita. Setiap orang tahu siapa mereka.
20
Dan mereka mengatakan bahwa orang jahat menderita selama hidupnya. Orang kejam menderita selama tahun-tahun hidupnya.
21
Setiap suara membuatnya takut. Musuhnya akan menyerang ketika ia merasa aman.
22
Orang jahat akan frustrasi, dan tidak ada harapan baginya melarikan diri dari gelap. Ada pedang di suatu tempat yang menunggu untuk membunuhnya.
23
Ia berjalan dari satu tempat ke tempat lain mencari makanan, tetapi ia tahu hari yang gelap akan datang, yang dibawanya pada dirinya sendiri.
24
Kekhawatiran dan penderitaan membuatnya takut seperti raja yang siap untuk menyerang.
25
Hal itu adalah karena orang jahat mengepalkan tinjunya kepada Allah dan tidak mau taat. Ia berani menyerang Allah Yang Mahakuasa.
26
Ia seperti tentara dengan sebuah perisai yang tebal dan kuat yang berlari kepada musuhnya untuk mencekik lehernya.
27
Ia dapat kaya dan gemuk,
28
tetapi kotanya akan hancur, negerinya akan binasa, rumahnya akan sunyi.
29
Ia tidak akan lama kaya. Hartanya tidak bertahan. Panennya tidak banyak.
30
Ia tidak melarikan diri dari gelap. Ia seperti pohon yang daunnya layu karena penyakit dan angin mengembuskan semuanya.
31
Orang jahat tidak membodohi diri sendiri dengan meyakini hal-hal yang tidak berguna karena ia tidak memegang sesuatu.
32
Ia mati sebelum waktunya. Ia seperti pohon yang cabangnya paling atas sudah mulai mati.
33
Ia seperti pokok anggur yang buahnya jatuh sebelum matang. Ia seperti pohon zaitun yang pucuknya mati.
34
Itu terjadi karena orang tanpa Allah tidak mempunyai apa-apa. Orang yang cinta akan uang, tempat tinggalnya dibinasakan api.
35
Orang jahat selalu membuat cara melakukan yang jahat dan kesusahan. Mereka selalu berusaha menipu orang.”
← Chapter 14
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 37
Chapter 38
Chapter 39
Chapter 40
Chapter 41
Chapter 42
Chapter 16 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42