bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
Job 21
Job 21
Indonesian VMD 2005
← Chapter 20
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 37
Chapter 38
Chapter 39
Chapter 40
Chapter 41
Chapter 42
Chapter 22 →
1
[Ayub Menjawab] Kemudian Ayub menjawab,
2
“Dengarkan apa yang kukatakan. Biarlah itu penghiburanmu terhadap aku.
3
Sabarlah selama aku bicara. Kemudian setelah aku selesai berbicara, kamu dapat mengejek aku.
4
Keluhanku bukan terhadap orang. Ada alasan yang tepat mengapa aku tidak sabar.
5
Lihatlah aku dan tercenganglah. Taruhlah tanganmu ke atas mulutmu dan tataplah aku dengan gemetar.
6
Bila aku berpikir tentang yang terjadi kepadaku, aku takut dan tubuhku gemetar.
7
Mengapa orang jahat lama hidup? Mengapa mereka berumur panjang dan berhasil?
8
Orang jahat melihat anaknya hidup bersama mereka. Orang jahat hidup melihat cucu-cucunya.
9
Rumah mereka aman dan mereka tidak takut. Allah tidak memakai tongkat menghukum orang jahat.
10
Sapi jantannya tidak pernah gagal mencari pasangannya. Lembunya mempunyai anak yang sehat.
11
Orang jahat menyuruh anaknya keluar bermain seperti anak domba. Anak-anak mereka menari-nari.
12
Mereka bernyanyi dan menari dengan diiringi bunyi harpa dan suling.
13
Orang jahat senang atas keberhasilannya selama hidupnya. Kemudian mereka mati dan pergi ke kuburnya tanpa penderitaan.
14
Orang jahat mengatakan kepada Allah, ‘Tinggalkan kami sendirian! Kami tidak peduli apa yang Engkau mau kami lakukan.’
15
Dan orang jahat mengatakan, ‘Siapa Allah Yang Mahakuasa? Kami tidak perlu melayani-Nya. Tidak akan menolong untuk berdoa kepada-Nya.’
16
Benar, orang jahat tidak membuat keberhasilannya sendiri. Aku tidak dapat mengikuti nasihatnya.
17
Berapa sering Allah memadamkan terang orang jahat? Berapa sering kesusahan datang kepada orang jahat? Kapan Allah marah kepada mereka dan menghukumnya?
18
Apakah Allah mengembuskan orang jahat seperti angin mengembuskan jerami, seperti angin kuat mengembuskan sekam gandum?
19
Engkau mengatakan, ‘Allah menghukum anak atas dosa ayahnya.’ Tidak! Biarlah Allah menghukum orang jahat itu sendiri, jadi mereka akan tahu apa yang telah dilakukannya.
20
Biarlah dilihatnya hukumannya sendiri. Biarlah dirasakannya murka Allah Yang Mahakuasa.
21
Bila hidup mereka habis dan mereka mati, mereka tidak akan peduli atas keluarga yang ditinggalkannya.
22
Tidak ada orang yang dapat mengajarkan pengetahuan kepada Allah. Allah bahkan menghakimi orang di tempat-tempat tinggi.
23
Orang mati setelah hidupnya penuh dan berhasil. Ia hidup dengan aman dan tenang.
24
Tubuhnya diurus dengan baik dan tulang-tulangnya masih kuat.
25
Orang lain mati setelah hidupnya menderita dengan jiwa yang pedih. Ia tidak pernah merasakan senang atas sesuatu yang baik.
26
Pada akhirnya, kedua-duanya akan berbaring bersama-sama dalam tanah. Cacing menindih mereka berdua.
27
Aku tahu yang kamu pikirkan dan aku tahu kamu mau menyiksa aku.
28
Kamu mungkin mengatakan, ‘Tunjukkan kepadaku rumah seorang yang baik. Sekarang tunjukkan kepadaku di mana tinggal orang jahat.’
29
Pasti kamu telah berbicara dengan pengembara. Pasti kamu menerima ceritanya.
30
Orang jahat diselamatkan bila bencana datang. Mereka selamat bila Allah menunjukkan murka-Nya.
31
Tidak ada yang mengkritik orang jahat di hadapannya atas kelakuannya. Tidak ada yang menghukumnya atas kejahatan yang dilakukannya.
32
Bila mereka dibawa ke kuburan, mereka mempunyai seseorang yang menjaga kuburannya.
33
Bahkan tanah di lembah pun senang terhadap mereka. Dan ribuan orang mengantarkannya ke kuburannya.
34
Jadi, kamu tidak dapat menghibur aku dengan kata-katamu yang kosong. Jawabanmu tidak mengandung kebenaran sama sekali.”
← Chapter 20
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 37
Chapter 38
Chapter 39
Chapter 40
Chapter 41
Chapter 42
Chapter 22 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42