bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
Leviticus 25
Leviticus 25
Indonesian VMD 2005
← Chapter 24
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 26 →
1
[Tahun Istirahat bagi Tanah] TUHAN berkata kepada Musa di Gunung Sinai,
2
“Katakanlah kepada orang Israel: Kamu akan memasuki negeri yang telah Kuberikan kepadamu. Pada waktu itu biarkanlah tanah itu beristirahat. Itulah waktu istirahat yang khusus untuk menghormati TUHAN.
3
Kamu menanam benih di ladangmu selama enam tahun. Kamu memotong tanaman di kebun anggurmu selama enam tahun dan mengumpulkan buah-buahnya,
4
tetapi selama tahun ketujuh, biarkanlah tanah itu istirahat. Itulah peristirahatan khusus untuk menghormati TUHAN. Jangan tanam benih di ladangmu atau memotong tanaman di kebun anggurmu.
5
Jangan pungut hasil panen yang tumbuh dengan sendirinya sesudah musim panenmu. Jangan kumpulkan buah anggur dari pohon anggurmu yang tidak dipotong. Tanah itu beristirahat selama setahun.
6
Tanah itu beristirahat setahun, namun kamu masih mempunyai cukup makanan. Makanan masih cukup untuk hambamu laki-laki dan perempuan, buruh harianmu, dan orang asing yang tinggal di negerimu.
7
Dan makanan cukup untuk lembumu dan binatang lainnya.”
8
[Tahun Yobel — Tahun Pembebasan] “Kamu juga akan menghitung tujuh kali tujuh tahun. Itu menjadi 49 tahun. Selama masa itu, ada tujuh tahun istirahat buat tanah.
9
Pada Hari Pendamaian, tiuplah tanduk domba jantan pada hari kesepuluh, bulan ketujuh. Tiuplah terompet di seluruh negeri.
10
Tahun kelima puluh kamu jadikan sebagai tahun khusus. Kamu mengumumkan pembebasan bagi orang yang tinggal di negerimu. Tahun itu disebut ‘Tahun Yobel.’ Setiap orang akan kembali ke tanah miliknya dan kepada keluarganya.
11
Tahun kelima puluh menjadi perayaan khusus bagimu. Jangan tanam benih. Jangan tuai yang tumbuh dengan sendirinya. Jangan pungut buah anggur dari pohon anggur yang tidak dipotong.
12
Tahun itu tahun Yobel. Tahun itu waktu yang kudus bagimu. Kamu memakan hasil dari ladang.
13
Dalam tahun Yobel setiap orang harus kembali ke tanah miliknya.
14
Jangan tipu sesamamu apabila kamu menjual tanahmu kepadanya. Jangan saling menipu apabila kamu membeli atau menjual tanah.
15
Jika kamu mau membeli tanah sesamamu, hitunglah jumlah tahun sejak tahun Yobel terakhir, dan pakailah bilangan itu untuk menetapkan harga yang tepat. Kamu hanya membelinya untuk beberapa kali panen.
16
Jika ada beberapa tahun, harganya lebih mahal. Jika tahunnya sedikit, harganya lebih murah. Jadi, sesamamu itu sesungguhnya hanya menjualnya untuk beberapa panen kepadamu.
17
Jangan saling menipu. Hormatilah Allahmu. Akulah TUHAN Allahmu.
18
Ingatlah akan hukum dan peraturan-Ku. Taatilah itu maka kamu hidup dengan selamat di negerimu.
19
Dan tanah menghasilkan panen yang baik bagimu, kamu mempunyai banyak makanan dan hidup dengan selamat di negerimu.
20
Mungkin kamu mengatakan, ‘Jika kami tidak menanam benih atau menuai, kami tidak akan mempunyai makanan selama tahun ketujuh.’
21
Aku akan memerintahkan berkat-Ku datang kepadamu selama tahun keenam dan ladangmu terus menghasilkan gandum untuk tiga tahun.
22
Jika kamu bertanam pada tahun kedelapan, kamu masih memakan dari hasil panen yang lama. Kamu dapat makan hasil panen yang lama itu sampai tahun kesembilan pada saat kamu menerima hasil panenmu yang ditanam pada tahun kedelapan.”
23
[Hukum tentang Hak Milik] “Tanah sesungguhnya adalah milik-Ku. Jadi, kamu tidak dapat menjualnya secara mutlak. Kamu hanya orang asing dan pendatang yang tinggal di tanah-Ku bersama Aku.
24
Orang mungkin menjual tanahnya, tetapi keluarganya akan mendapat tanahnya kembali.
25
Siapa saja di negerimu sangat miskin, sehingga tanah miliknya harus dijualnya, keluarga dekatnya harus datang dan menebusnya kembali.
26
Jika tidak ada keluarga dekat menebus tanah itu, mungkin kemudian dia memiliki uang untuk menebus tanah itu.
27
Harus dihitung berapa tahun tanah itu sejak dijual. Jumlah tahun menentukan berapa harga tanah itu. Kemudian dia menebus tanah itu sehingga tanah itu kembali menjadi hak miliknya.
28
Jika pemilik pertama tidak mampu menebusnya, maka yang sudah dijualnya itu menjadi milik orang yang membelinya sampai tahun Yobel berikutnya. Kemudian ketika perayaan khusus itu, kembalilah tanah itu kepada keluarga pemilik pertama.
29
Siapa saja menjual sebuah rumah dalam kota yang bertembok, masih berhak untuk menerimanya kembali sampai setahun penuh sesudah dijualnya. Haknya untuk menerimanya kembali berlaku satu tahun.
30
Jika pemilik itu tidak menebus rumah itu sebelum masa satu tahun berlalu, rumah di dalam kota bertembok itu menjadi milik orang yang telah membelinya dan milik keturunannya. Rumah itu tidak akan kembali kepada pemiliknya yang pertama pada tahun Yobel.
31
Kota yang tidak bertembok di sekelilingnya diberlakukan sebagai ladang terbuka. Jadi, rumah-rumah yang dibangun di kota-kota kecil akan kembali kepada pemilik pertama pada saat tahun Yobel.
32
Tentang kota orang Lewi: Orang Lewi dapat menebus rumahnya setiap waktu di kota miliknya.
33
Siapa saja membeli rumah dari suku Lewi, rumah itu terdapat di kota Lewi, akan kembali menjadi milik Lewi pada tahun Yobel, sebab rumah di dalam kota orang Lewi adalah milik keluarga suku Lewi. Orang Israel telah memberikan kota itu kepada orang Lewi.
34
Juga ladang dan padang terbuka di sekitar kota-kota Lewi tidak boleh dijual. Ladang itu menjadi milik orang Lewi selamanya.”
35
[Peraturan untuk Pemilik Budak] “Siapa saja dari negerimu sangat miskin untuk mengurus dirinya sendiri, biarkanlah dia tinggal bersama kamu sebagai orang asing.
36
Jangan tagih bunga uang yang kamu pinjamkan kepadanya. Hormatilah Allahmu, dan biarlah saudaramu tinggal bersamamu.
37
Jangan minta bunga uang yang kamu pinjamkan kepadanya. Dan jangan berusaha mengambil bunga dari makanan yang kamu jual kepadanya.
38
Akulah TUHAN Allahmu. Aku telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir untuk memberikan tanah Kanaan kepadamu dan Aku menjadi Allahmu.
39
Siapa saja di negerimu sangat miskin, sehingga mereka menjual dirinya kepadamu, jangan buat mereka bekerja sebagai budak.
40
Mereka seperti buruh dan pendatang bersama kamu sampai tahun Yobel.
41
Sesudah itu mereka dapat meninggalkan kamu, membawa anak-anaknya dan kembali kepada keluarganya. Mereka dapat kembali ke tanah milik nenek moyangnya
42
sebab mereka budak-Ku. Aku membawa mereka keluar dari perbudakan Mesir. Jangan jadikan mereka budak lagi.
43
Jangan menjadi tuan yang kejam terhadap mereka. Kamu harus menghormati Allahmu.
44
Tentang budakmu laki-laki dan perempuan: Mungkin kamu mendapat budak laki-laki dan perempuan dari bangsa-bangsa sekelilingmu.
45
Mungkin kamu juga mendapat anak-anak sebagai budak, yang berasal dari keluarga orang asing yang tinggal di negerimu. Mereka menjadi milikmu.
46
Bahkan kamu dapat menyerahkan budak-budak orang asing itu kepada anak-anakmu sesudah kamu mati, sehingga mereka menjadi milik anak-anakmu. Mereka menjadi budakmu selamanya. Kamu dapat memperbudak orang asing itu, tetapi jangan menjadi tuan yang kejam terhadap saudaramu sendiri, orang Israel.
47
Mungkin orang asing atau pendatang di tengah-tengahmu menjadi kaya. Mungkin seorang dari negerimu sendiri menjadi miskin sehingga ia harus menjual dirinya sendiri sebagai budak kepada orang asing yang tinggal di tengah-tengah kamu atau kepada seorang anggota keluarga orang asing.
48
Orang itu mempunyai hak untuk ditebus dan menjadi bebas. Salah seorang saudaranya dapat menebusnya.
49
Atau pamannya, atau sepupunya dapat menebusnya. Atau salah seorang dari keluarga dekatnya dapat menebusnya. Atau jika orang itu mendapat cukup uang, ia dapat menebus dirinya dan bebas kembali.
50
Bagaimana kamu menentukan harganya? Hitunglah berapa tahun dari saat dirinya dijualnya kepada orang asing sampai tahun Yobel berikutnya. Pakailah jumlah itu untuk menentukan harganya sebab sesungguhnya orang itu hanya disewakan kepadanya selama beberapa tahun.
51
Jika masih terdapat waktu yang banyak sebelum tahun Yobel, orang itu harus membayar sebagian besar dari harga itu, tergantung pada jumlah tahunnya.
52
Jika hanya beberapa tahun saja tersisa, orang itu harus mengembalikan sedikit dari harga semula,
53
tetapi orang itu tinggal sebagai buruh bersama orang asing itu setiap tahun. Jangan biarkan orang asing selaku tuan yang kejam terhadap orang itu.
54
Orang yang menjual dirinya sendiri menjadi bebas, biarpun tidak ada yang menebusnya. Pada tahun Yobel mereka bersama anak-anaknya menjadi bebas
55
sebab orang Israel adalah budak-Ku. Mereka adalah budak-Ku, yang telah Kubawa keluar dari perbudakan Mesir. Akulah TUHAN Allahmu.”
← Chapter 24
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 26 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27