bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
Proverbs 17
Proverbs 17
Indonesian VMD 2005
← Chapter 16
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 18 →
1
Lebih baik mempunyai sepotong roti kering untuk dimakan dalam damai daripada sebuah rumah yang penuh makanan dengan perselisihan.
2
Seorang hamba yang pandai akan mengendalikan anak majikannya yang bodoh. Ia akan diperlakukan sebagai anak dan turut ambil bagian dalam warisan.
3
Api dipakai untuk memurnikan emas dan perak, tetapi hati manusia dimurnikan oleh TUHAN.
4
Orang jahat memperhatikan pendapat yang jahat. Pendusta mendengarkan pendusta.
5
Orang yang menertawakan orang miskin, menghina Penciptanya. Orang yang menertawakan kesulitan orang lain akan dihukum.
6
Cucu adalah mahkota orang yang tua, dan anak-anak bangga terhadap orang tuanya.
7
Kita tidak mengharapkan pidato yang baik dari orang bodoh, dan jangan harapkan dusta dari seorang pemimpin.
8
Beberapa orang menyangka suap seperti hal yang menyenangkan — ke mana saja mereka pergi, tampaknya beruntung.
9
Maafkanlah orang lain, dan engkau mempererat persahabatan. Selalu mengingat kesalahannya, berarti merusak persahabatan.
10
Orang cerdas belajar lebih banyak dari satu teguran daripada orang bodoh belajar melalui 100 pukulan.
11
Orang jahat hanya mau menimbulkan kesulitan. Pada akhirnya, hukuman tanpa ampun akan diberikan kepadanya.
12
Lebih baik bertemu dengan seekor beruang yang kehilangan anak daripada bertemu dengan orang bodoh yang sibuk dengan kebodohan.
13
Jika orang melakukan yang jahat terhadap orang yang berbuat baik kepadanya, ia akan menghadapi banyak kesulitan pada sisa-sisa hidupnya.
14
Memulai perselisihan sama seperti membuka lubang kecil pada bendungan. Hentikanlah perselisihan sebelum pertikaian besar meletus.
15
TUHAN benci atas kedua hal ini: menghukum orang yang tidak bersalah dan membebaskan orang yang bersalah.
16
Uang adalah sia-sia bagi orang bodoh. Mereka tidak memakai uang itu untuk menjadi bijak.
17
Seorang sahabat mengasihi setiap saat, tetapi saudara kandung lahir untuk menolong pada masa-masa kesulitan.
18
Hanya orang bodoh yang berjanji untuk membayar utang orang lain.
19
Orang jahat suka memulai pertengkaran. Orang pembual mencari kesulitan.
20
Orang jahat tidak mendapat untung dari kejahatannya. Orang yang mengatakan sesuatu yang mengakibatkan kesulitan akan terperangkap bila itu terjadi.
21
Orang yang membuat anak bodoh akan kecewa. Orang bodoh tidak membawa sukacita bagi ayahnya.
22
Sukacita adalah obat yang baik, tetapi dukacita adalah penyakit.
23
Hakim yang jahat menerima uang sogok, dan membuat keadilan tidak jalan.
24
Orang bijak selalu memikirkan yang berguna untuk dilakukan di sini dan sekarang. Orang bodoh selalu memimpikan tempat yang jauh.
25
Anak-anak yang bodoh menyakiti orang tuanya dan membuat mereka sedih.
26
Merupakan suatu kesalahan menghukum orang yang tidak bersalah atau menyerang pemimpin yang melakukan yang benar.
27
Orang bijak hati-hati berbicara. Mereka yang tahu akan perbuatannya tetap tenang.
28
Orang bodoh yang diam tampaknya bijak. Mereka tidak mengatakan sesuatu tampak seperti orang pandai.
← Chapter 16
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 18 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31