bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
Proverbs 9
Proverbs 9
Indonesian VMD 2005
← Chapter 8
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 10 →
1
[Undangan Hikmat] Hikmat telah membangun rumahnya; ia telah membuatnya kokoh dengan tujuh tiang.
2
Hikmat memasak daging dan membuat anggur, menaruh makanan di atas mejanya.
3
Ia telah menyuruh hamba-hambanya perempuan mengumumkan dari bukit yang tertinggi di kota itu,
4
“Siapa yang membutuhkan bimbingan datanglah.” Ia mengundang semua orang sederhana, katanya,
5
“Datanglah, makanlah makananku dan minumlah anggur yang telah kusediakan.
6
Tinggalkanlah jalanmu yang lama dan yang bodoh supaya kamu hidup. Ikutilah jalan pengertian.”
7
Mengkritik orang yang tidak sopan dan tidak hormat, kamu hanya menerima penghinaan. Menegur orang jahat, dan kamu hanya akan mendapat siksaan.
8
Janganlah menegur orang seperti itu. Mereka akan membencimu, tetapi menegur orang yang bijak, mereka akan mengasihimu.
9
Ajarlah orang bijak, mereka akan menjadi lebih bijak. Bimbinglah orang yang hidupnya benar, dan mereka akan memperoleh lebih banyak lagi pengetahuan.
10
Hormat akan TUHAN adalah permulaan hikmat. Pengetahuan tentang Yang Mahakudus menuntun kepada pengertian.
11
Hikmat akan menolong engkau untuk hidup lebih lama, tahun-tahunmu akan ditambahkannya kepada hidupmu.
12
Jika kamu menjadi bijaksana, itu adalah untuk kebaikanmu sendiri. Jika kamu tidak sopan dan tidak hormat, kamulah satu-satunya yang akan menderita.
13
[Kebodohan — Perempuan yang Lain] Kebodohan adalah seperti perempuan yang lain, yang cerewet, bodoh, dan tidak tahu apa-apa.
14
Ia duduk di kursinya dekat pintu rumahnya, di tempat tertinggi di kota.
15
Apabila orang melintas, ia memanggil-manggilnya. Mereka tidak tertarik sama dia, namun dia mengatakan,
16
“Siapa yang perlu belajar datanglah kemari.” Kepada mereka yang tidak mengerti, dikatakannya,
17
“Air curian rasanya lebih sedap daripada milikmu sendiri. Dan roti curian lebih enak daripada roti buatanmu sendiri.”
18
Orang sederhana tidak tahu bahwa rumah perempuan itu penuh dengan hantu dan para tamunya telah memasuki dunia orang mati.
← Chapter 8
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 10 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31