bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
1 Kings 2
1 Kings 2
Indonesian VMD 2005
← Chapter 1
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 3 →
1
[Raja Daud Meninggal] Ketika Daud akan meninggal, Daud memberi perintah kepada Salomo, katanya,
2
“Tidak lama lagi aku akan meninggal. Tegarkanlah hatimu, jadilah seorang lelaki perkasa.
3
Patuhilah semua kehendak TUHAN Allahmu dengan mengikuti semua jalan-Nya, ketetapan-Nya, peraturan-Nya, dan perintah-Nya, sebagaimana semua tertulis dalam Hukum Musa. Jika engkau melaksanakan semua hal itu, maka engkau berhasil dalam segala perbuatanmu atau ke mana pun engkau pergi.
4
Dan jika engkau taat kepada TUHAN, maka Dia akan menepati janji-Nya tentang aku. Tuhan berkata, ‘Jika anak-anakmu sungguh-sungguh hidup sesuai dengan perintah-Ku dengan segenap hati, raja Israel selalu datang dari keturunanmu.’”
5
Daud juga mengatakan, “Engkau mengingat yang telah dilakukan Yoab, anak Zeruya terhadap diriku dan juga kepada panglima tentara Israel, yakni Abner, anak Ner dan Amasa, anak Yeter. Dia membunuh mereka pada masa damai seakan-akan ada perang, sampai-sampai noda darah berlumuran pada ikat pinggang dan sandalnya. Aku harus menghukumnya.
6
Engkau sudah menjadi raja sekarang. Jadi, hukumlah dia dengan tindakan yang bijaksana, jangan biarkan dia mengalami kematian dengan penuh damai dalam usia lanjut.
7
Bersikap baiklah kepada anak-anak Barzilai dari Gilead. Perlakukanlah mereka seperti temanmu dan biarkan mereka makan bersamamu satu meja. Mereka telah membantuku ketika aku melarikan diri dari kakakmu Absalom.
8
Dan ingat, Simei anak Gera masih ada di sini. Ia suku Benyamin dari Bahurim. Dialah yang mengutuk aku dengan kejam pada hari aku pergi ke Mahanaim. Pada saat dia menyambut aku di Sungai Yordan, aku berjanji kepadanya di hadapan TUHAN bahwa aku tidak akan membunuh Simei.
9
Sekarang jangan biarkan dia tanpa hukuman. Engkau seorang yang bijaksana, engkau tahu bagaimana memperlakukannya. Jangan biarkan dia mengalami kematian dengan penuh damai dalam usia lanjut.”
10
Kemudian meninggallah Daud dan dikuburkan di Kota Daud.
11
Dia telah memerintah Israel selama 40 tahun; 7 tahun di Hebron dan 33 tahun di Yerusalem.
12
[Salomo Menguasai Kerajaannya] Sekarang Salomo menjadi raja. Ia menduduki takhta Daud, ayahnya dan menguasai kerajaannya.
13
Kemudian pergilah Adonia, anak Hagit menemui Batsyeba, ibu Salomo. Batsyeba bertanya kepadanya, “Apakah kedatanganmu ini dengan maksud damai?” Jawabnya, “Benar, dengan damai.
14
Ada sesuatu yang ingin kukatakan kepadamu.” “Katakanlah,” jawab Batsyeba.
15
Adonia mengatakan, “Engkau ingat bahwa suatu ketika kerajaan ini pernah menjadi milikku. Seluruh umat Israel menganggap aku rajanya, tetapi keadaan sudah berubah, TUHAN telah menetapkan kerajaan ini kepada adikku.
16
Sekarang ada satu permohonanku dan kiranya janganlah ditolak.” Batsyeba mengatakan, “Apa permintaanmu?”
17
Adonia mengatakan, “Tolonglah bicarakan dengan Raja Salomo, dia tentu tidak akan menolak permintaanmu. Jadi, tanyalah dia supaya aku dapat menikah dengan Abisag, perempuan dari Sunem itu.”
18
“Baiklah, hal ini akan kubicarakan dengan raja,” kata Batsyeba.
19
Ketika Batsyeba datang menghadap Raja Salomo dengan maksud membicarakan permintaan Adonia, raja mendekatinya lalu sujud di depan ibunya, dan kembali duduk di takhtanya. Raja menyuruh untuk menyediakan sebuah takhta yang lain bagi ibunya dan diletakkan di samping kanannya.
20
Batsyeba membuka pembicaraan, katanya, “Hanya ada satu permohonanku kepadamu. Kiranya janganlah ditolak.” Raja menanggapinya dan berkata, “Silakan, Ibu katakan keinginanmu, aku tidak akan menolaknya.”
21
Jadi, Batsyeba mengatakan, “Izinkanlah Abisag, gadis Sunem itu menikah dengan kakakmu Adonia.”
22
Raja Salomo menjawab, “Apa sebabnya Ibu hanya meminta Abisag gadis itu untuk menikah dengan Adonia? Mengapa Ibu tidak minta sekaligus dia menjadi raja? Bagaimanapun juga dia adalah kakakku dan Imam Abyatar dan Yoab berada di pihaknya.”
23
Kemudian Salomo berjanji dengan TUHAN, katanya, “Aku berjanji bahwa aku akan membuat Adonia membayar untuk itu. Dan harganya sebesar nyawanya.
24
Dan sekarang, demi TUHAN yang hidup, yang sudah mendudukkan aku di atas takhta ayahku Daud dengan teguh dan mendirikan bagiku suatu keturunan sesuai dengan janji-Nya, maka pada hari ini juga Adonia harus dibunuh.”
25
Raja Salomo memberikan perintah kepada Benaya, dan Benaya keluar lalu membunuh Adonia.
26
Kemudian Raja Salomo berkata kepada Imam Abyatar, “Aku seharusnya membunuhmu, tetapi aku membiarkan engkau kembali ke rumahmu ke Anatot. Aku tidak membunuhmu sekarang sebab engkau telah membantu mengangkat Kotak Kudus Tuhan ALLAH, ketika berjalan bersama ayahku Daud. Dan aku tahu bahwa engkau turut merasakan masa-masa derita bersama ayahku.”
27
Salomo mengatakan kepada Abyatar bahwa dia tidak dapat meneruskan pelayanannya selaku imam TUHAN. Hal itu terjadi sesuai dengan perintah TUHAN. Allah mengatakan hal itu tentang Imam Eli dan keluarganya di Silo.
28
Yoab mendengar berita itu dan dia menjadi takut. Ia telah mendukung Adonia, tetapi bukan Absalom. Yoab berlari ke Kemah TUHAN dan memegang tanduk mezbah.
29
Kemudian Raja Salomo mendapat laporan bahwa Yoab telah lari ke Kemah TUHAN dan berada di samping mezbah, lalu raja menyuruh Benaya menemui Yoab dan membunuhnya.
30
Benaya memasuki Kemah TUHAN dan berkata kepada Yoab, “Raja telah memerintahkan ‘Keluar.’” Namun, dia menjawab, “Tidak, aku akan mati di sini.” Benaya pulang dan melaporkan kepada raja yang dikatakan Yoab kepadanya.
31
Kemudian raja memerintahkan Benaya, “Laksanakanlah yang dikatakan Yoab. Bunuhlah dia di tempat itu lalu kuburkan. Dengan demikian aku dan keluargaku akan bebas dari kesalahan Yoab. Dosa itu terjadi karena Yoab membunuh orang yang tidak berdosa.
32
Yoab membunuh dua orang yang lebih baik daripadanya. Mereka ialah Abner anak Ner dan Amasa, anak Yeter. Abner adalah panglima tentara Israel, dan Amasa panglima tentara Yehuda. Ayahku Daud tidak tahu pada saat itu bahwa Yoab telah membunuh mereka. Jadi, TUHAN akan menghukum Yoab, karena ia membunuh mereka.
33
Ia berdosa atas kematian mereka. Dan keluarganya berdosa selamanya, tetapi TUHAN akan membawa damai untuk Daud, keturunannya, keluarga raja, dan kerajaannya untuk selamanya.”
34
Jadi, Benaya anak Yoyada membunuh Yoab. Yoab dikuburkan dekat rumahnya di padang gurun.
35
Salomo mengangkat Benaya anak Yoyada menjadi panglima tentara menggantikan kedudukan Yoab dan Imam Zadok menjadi imam agung baru pengganti Abyatar.
36
Kemudian raja memanggil Simei dan berkata kepadanya, “Dirikanlah sebuah rumah bagimu di Yerusalem dan tinggallah di dalamnya, tetapi jangan tinggalkan kota itu.
37
Apabila engkau pergi dan menyeberangi Sungai Kidron, maka engkau akan dibunuh. Dan itu adalah kesalahanmu sendiri.”
38
Simei menjawab, “Baiklah Rajaku! Aku akan melakukan semua yang Tuan katakan.” Tinggallah Simei di Yerusalem beberapa lama.
39
Tiga tahun kemudian dua orang hambanya melarikan diri kepada Akhis, anak Maakha, raja Gat. Simei mendengar bahwa mereka berada di Gat.
40
Diambillah pelana dan ditaruh di atas keledainya lalu bersiap pergi ke Gat dengan maksud mencari kedua hambanya itu. Di sana dia bertemu dengan kedua orang yang dicarinya itu dan membawa mereka kembali.
41
Ada seorang melaporkan kepada Salomo tentang kepergian Simei dari Yerusalem ke Gat dan telah kembali lagi,
42
maka Simei diperintahkan untuk menghadap raja dan berkata kepadanya, “Aku pernah meminta kepadamu bersumpah di hadapan TUHAN dan memperingatkan engkau bahwa engkau akan mati, jika engkau meninggalkan Yerusalem. Pada saat itu engkau menjawab, ‘Perkataanmu itu baik, aku akan mentaatinya.’
43
Mengapa engkau tidak mematuhiku? Mengapa engkau melanggar janjimu terhadap TUHAN?
44
Engkau sendiri tahu tentang semua kejahatan yang telah engkau perbuat terhadap ayahku Daud. Sekarang TUHAN menghukummu atas kesalahanmu.
45
TUHAN akan memberkati aku, Ia membuat kerajaan Daud tetap untuk selamanya.”
46
Kemudian raja memerintahkan Benaya membunuh Simei, dan dia melakukannya. Kini kerajaan itu berada dalam kekuasaan Salomo.
← Chapter 1
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 3 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22