bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
1 Kings 3
1 Kings 3
Indonesian VMD 2005
← Chapter 2
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 4 →
1
[Salomo Memohon Kebijaksanaan] Salomo telah membuat perjanjian dengan Firaun, raja Mesir, dengan cara menikahi anak perempuannya. Salomo membawanya ke Kota Daud. Ketika itu Salomo sedang membangun istananya, Bait Tuhan TUHAN, dan tembok di sekeliling Yerusalem.
2
Rumah untuk memuliakan TUHAN belum selesai dibangun, jadi umat masih mempersembahkan kurban hewan di atas mezbah di tempat yang tinggi.
3
Salomo menunjukkan bahwa ia mengasihi TUHAN dengan menjalankan semua ketentuan yang dipesankan ayahnya Daud. Namun, dia masih melakukan persembahan kurban hewan dan kemenyan di tempat yang tinggi.
4
Raja Salomo pergi ke Gibeon untuk memberikan persembahan karena tempat itulah tempat tinggi yang paling penting. Dan di sanalah diserahkannya 1.000 kurban bakaran di atas mezbah.
5
TUHAN hadir dalam mimpi Salomo malam itu sambil mengatakan, “Mintalah yang engkau inginkan dari Aku, Aku akan memberikannya kepadamu.”
6
Salomo menjawab, “Engkau telah menunjukkan begitu banyak kasih sayang kepada hamba-Mu, ayahku Daud. Ia mematuhi Engkau. Ia baik dan jujur. Engkau telah menunjukkan kasih sayang-Mu yang besar itu kepadanya dengan memperkenankan anaknya duduk di takhta kerajaan sesudah dia.
7
Ya TUHAN Allahku, Engkau sudah menetapkan aku menjadi raja pengganti ayahku, tetapi aku ini seperti seorang anak kecil yang belum mempunyai hikmat yang kuperlukan, untuk melaksanakan yang harus kulakukan.
8
Hamba-Mu berada di tengah-tengah umat pilihan-Mu yang besar sekali jumlahnya, terlalu banyak untuk dihitung.
9
Oleh sebab itu, berikanlah kepada hamba-Mu ini hikmat untuk dapat memerintah umat pilihan-Mu, supaya aku mampu membedakan yang baik dan yang jahat. Tanpa hikmat yang besar tidak mungkin memerintah umat yang begitu banyak.”
10
TUHAN sangat senang mendengar permintaan Salomo.
11
Jadi, berkatalah Allah kepadanya, “Engkau tidak meminta umur panjang atau kekayaan bagi dirimu sendiri, ataupun kematian bagi musuhmu. Engkau meminta hikmat untuk dapat mengadili perkara dengan benar.
12
Jadi, Aku memberikan kepadamu yang kauminta. Aku akan membuat engkau bijaksana dan pandai. Aku membuat engkau lebih bijak daripada orang yang pernah ada atau orang yang akan hidup.
13
Juga, untuk memberikan penghargaan kepadamu, Aku memberikan kepadamu yang tidak engkau minta. Seumur hidupmu engkau memiliki kekayaan dan hormat. Tidak ada raja-raja di dunia sebesar engkau.
14
Dan jika engkau menjalani hidupmu sesuai dengan peraturan dan perintah-Ku seperti ayahmu Daud melakukannya, maka Aku memberikan kepadamu umur panjang.”
15
Salomo terbangun. Dia tahu bahwa Allah telah berbicara kepadanya dalam mimpi. Dia kembali ke Yerusalem, berdiri di depan Kotak Perjanjian TUHAN dan mempersembahkan kurban bakaran dan membuat kurban persekutuan bagi-Nya. Setelah itu dia menyelenggarakan acara makan bersama semua pejabatnya, yang menolongnya dalam pemerintahannya.
16
Pada suatu hari dua perempuan pelacur datang kepada Salomo meminta keputusan resmi.
17
Salah seorang dari perempuan itu mengatakan, “Tuan, perempuan ini dan aku tinggal dalam satu rumah. Aku melahirkan anak sewaktu dia bersama aku.
18
Tiga hari kemudian perempuan ini juga melahirkan bayinya. Tidak ada orang lain tinggal bersama kami, hanya kami berdua.
19
Pada malam hari perempuan ini tidur bersama bayinya, bayi itu mati.
20
Jadi, pada tengah malam ia mengambil anakku dari tempat tidurku sementara aku tertidur. Ia membawanya ke tempat tidurnya lalu meletakkan bayi yang mati itu ke tempat tidurku.
21
Keesokan paginya, aku bangun dan bermaksud menyusui anakku, ternyata anak ini sudah mati. Kemudian aku mengamati secara cermat. Aku melihat anak ini bukanlah anakku.”
22
Perempuan yang lain mengatakan, “Tidak! Anak yang hidup ini adalah anakku, dan yang mati itu anakmu.” Perempuan pertama itu mengatakan, “Bukan! Anak yang mati itu anakmu, yang hidup anakku.” Demikianlah mereka terus bertengkar di depan raja.
23
Kemudian Raja Salomo mengatakan, “Masing-masing kamu berkata bahwa yang hidup itu anakmu sendiri. Dan masing-masing kamu berkata bahwa yang mati ialah anak perempuan yang lain.”
24
Kemudian Raja Salomo menyuruh hambanya untuk membawa sebuah pedang kepadanya.
25
Ia berkata kepada para hambanya, “Inilah yang akan kita lakukan. Potong dualah anak yang hidup itu. Berikan kepada masing-masing setengah bayi.”
26
Perempuan kedua mengatakan, “Baiklah! Potong dualah bayi itu maka tidak seorang pun dari kami memilikinya.” Perempuan pertama, yang memang ibu yang sebenarnya, hatinya penuh kasih terhadap anaknya. Ia berkata kepada raja, “Ya Tuan, jangan bunuh bayi itu. Berikan saja dia kepadanya.”
27
Kemudian Raja Salomo mengatakan, “Berhenti, jangan bunuh bayi itu. Berikan dia kepada perempuan yang pertama. Dialah ibu yang sesungguhnya.”
28
Orang Israel menghormati raja ketika mereka mendengar tentang keputusan itu. Mereka melihat bahwa dia mempunyai hikmat Allah untuk membuat keputusan yang tepat.
← Chapter 2
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 4 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22