bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
2 Chronicles 18
2 Chronicles 18
Indonesian VMD 2005
← Chapter 17
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 19 →
1
[Mikha Memperingatkan Raja Ahab] Yosafat sangat kaya dan terhormat. Ia membuat perjanjian dengan Raja Ahab melalui pernikahan.
2
Beberapa tahun kemudian Yosafat mengunjungi Ahab di kota Samaria. Ahab mempersembahkan banyak domba dan lembu untuk Yosafat dan orang yang bersamanya. Ahab mengajak Yosafat untuk menyerang kota Ramot-Gilead.
3
Ahab berkata kepada Yosafat, “Maukah engkau pergi bersamaku menyerang Ramot-Gilead?” Ahab raja Israel dan Yosafat raja Yehuda. Yosafat menjawab Ahab, “Aku sama seperti engkau, dan orang-orangku sama seperti orang-orangmu. Kami akan bergabung dengan kamu dalam perang.”
4
Yosafat juga berkata kepada Ahab, “Pertama-tama, mari kita lihat apakah itu pesan dari TUHAN.”
5
Jadi, Raja Ahab mengumpulkan 400 nabi dan bertanya kepada mereka, “Apakah kami harus pergi memerangi kota Ramot-Gilead, atau tidak?” Para nabi menjawab Ahab, “Pergilah, karena Allah membiarkan kamu mengalahkan Ramot-Gilead.”
6
Yosafat mengatakan, “Adakah seorang nabi TUHAN di tempat itu? Kami perlu bertanya kepada Allah melalui nabi-Nya.”
7
Kemudian Raja Ahab berkata kepada Yosafat, “Hanya satu orang yang ada. Kita dapat bertanya kepada TUHAN melalui dia, tetapi aku membencinya, karena dia tidak pernah memberikan kabar yang baik dari Tuhan mengenai aku. Ia selalu memberikan kabar buruk kepadaku. Nabi itu bernama Mikha anak Yimla.” Yosafat mengatakan, “Ahab, seharusnya engkau tidak berkata demikian.”
8
Kemudian Raja Ahab memanggil salah seorang pegawainya dan berkata, “Cepat, bawa Mikha anak Yimla kemari!”
9
Ahab raja Israel dan Yosafat raja Yehuda memakai pakaian kebesarannya. Mereka duduk di takhtanya di lantai pengirikan dekat pintu gerbang kota Samaria. Ke-400 nabi ada di hadapan kedua raja itu.
10
Zedekia adalah anak Kenaana. Zedekia pembuat tanduk besi. Ia berkata, “Inilah yang dikatakan TUHAN, ‘Engkau akan memakai tanduk besi itu untuk menusuk orang Aram sampai mereka binasa.’”
11
Semua nabi itu mengatakan hal yang sama. Mereka berkata “Pergilah ke kota Ramot-Gilead. Engkau akan berhasil dan menang. TUHAN membiarkan raja mengalahkan orang Aram.”
12
Pegawai yang menjumpai Mikha berkata kepadanya, “Mikha, dengarlah, semua nabi telah mengatakan hal yang sama. Mereka berkata bahwa raja akan berhasil. Jadi, katakanlah seperti yang dikatakannya. Katakan juga hal-hal yang baik.”
13
Mikha menjawab, “Demi TUHAN yang hidup, aku hanya mengatakan yang dikatakan Allah.”
14
Kemudian Mikha datang kepada Raja Ahab. Raja berkata kepadanya, “Mikha, apakah kami harus pergi ke kota Ramot-Gilead untuk berperang atau tidak?” Mikha menjawab, “Pergi dan seranglah. Allah akan membiarkan engkau mengalahkan mereka.”
15
Raja Ahab berkata kepada Mikha, “Berulang kali aku meminta kepadamu untuk berjanji mengatakan yang benar dalam nama TUHAN.”
16
Kemudian Mikha mengatakan, “Aku melihat semua orang Israel berserak di gunung-gunung. Mereka seperti domba tanpa gembala. TUHAN berkata, ‘Mereka tidak mempunyai pemimpin. Biarlah setiap orang pulang dengan aman.’”
17
Ahab raja Israel berkata kepada Yosafat, “Sudah kukatakan kepadamu bahwa Mikha tidak pernah memberikan berita baik dari Dia tentang aku. Ia hanya mempunyai berita buruk tentang aku.”
18
Mikha mengatakan, “Dengarkanlah berita ini dari TUHAN. Aku melihat TUHAN duduk di atas takhta-Nya di surga. Para malaikat-Nya berdiri mengelilingi-Nya.
19
TUHAN berkata, ‘Siapa yang akan menipu Ahab raja Israel untuk memerangi kota Ramot-Gilead, sehingga dia mungkin terbunuh di sana?’ Para malaikat berdiri di sekeliling-Nya berbicara tentang rencana yang lain.
20
Kemudian Roh datang dan berdiri di hadapan TUHAN. Roh itu mengatakan, ‘Aku akan menipunya.’ TUHAN menjawab Roh itu, ‘Bagaimana?’
21
Roh itu mengatakan, ‘Aku akan pergi dan menjadi roh pendusta pada mulut nabi-nabi Ahab.’ Dan TUHAN mengatakan, ‘Engkau akan berhasil menipu Ahab, pergi dan lakukanlah.’
22
Sekarang Ahab lihatlah, TUHAN telah meletakkan roh dusta pada mulut nabi-nabimu. TUHAN mengatakan hal yang buruk akan terjadi padamu.”
23
Kemudian Zedekia mendatangi Mikha dan menampar mukanya. Ayah Zedekia bernama Kenaana. Zedekia mengatakan, “Bagaimana mungkin Roh TUHAN berbicara melalui engkau dan bukan melalui aku?”
24
Mikha menjawab, “Engkau akan melihat bahwa hal itu benar pada hari engkau bersembunyi di suatu kamar bagian dalam.”
25
Kemudian Raja Ahab mengatakan, “Tangkap Mikha dan kirim dia kepada Amon pejabat kota dan kepada Yoas anak raja.
26
Katakan kepada Amon dan Yoas, ‘Inilah yang dikatakan raja: Masukkan Mikha ke dalam penjara. Jangan berikan apa-apa kepadanya selain roti dan air sampai aku kembali dari perang.’”
27
Mikha menjawab, “Ahab, jika engkau kembali dari perang dengan selamat, maka TUHAN tidak berbicara melalui aku. Dengar dan ingatlah perkataanku, kamu semuanya.”
28
[Ahab Terbunuh di Ramot-Gilead] Ahab raja Israel dan Yosafat raja Yehuda menyerang kota Ramot-Gilead.
29
Raja Ahab berkata kepada Yosafat, “Aku merubah penampilanku sebelum aku pergi berperang, tetapi engkau, pakailah pakaianmu.” Jadi, Ahab raja Israel mengubah penampilannya, dan kedua raja itu maju berperang.
30
Raja Aram memberi perintah kepada kepala pasukannya, katanya, “Jangan berperang melawan siapa pun, tidak masalah seberapa besar atau kecilnya dia, tetapi berperanglah hanya dengan Ahab raja Israel.”
31
Ketika kepala pasukan itu melihat Yosafat, mereka mengatakan, “Itu Ahab raja Israel!” Mereka berpaling menyerang Yosafat, tetapi Yosafat berteriak dan TUHAN menolongnya. Allah membuat kepala pasukan itu lari meninggalkan Yosafat.
32
Ketika mereka melihat bahwa Yosafat bukan raja Israel, mereka berhenti mengejarnya.
33
Tentara menembakkan panah dari busurnya tanpa arah yang jelas. Panah itu melukai Ahab raja Israel pada baju besinya yang terbuka. Ahab berkata kepada pengendara kereta perangnya, “Berputarlah dan bawa aku keluar dari peperangan ini. Aku terluka.”
34
Pada hari itu perang semakin hebat. Ahab menyandarkan dirinya pada kereta perangnya untuk melihat orang Aram berperang hingga sore hari. Kemudian pada sore hari itu dia mati.
← Chapter 17
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 19 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36