bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
2 Chronicles 32
2 Chronicles 32
Indonesian VMD 2005
← Chapter 31
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 33 →
1
[Raja Asyur Membuat Kesukaran kepada Hizkia] Setelah semua hal yang menunjukkan kesetiaan Hizkia dilakukan, Sanherib raja Asyur datang menyerang negeri Yehuda. Sanherib dan pasukannya berkemah di luar benteng. Ia melakukan itu sehingga dapat diaturnya rencana mengalahkan kota itu. Sanherib ingin merebut kota-kota itu.
2
Ketika Hizkia mengetahui bahwa Sanherib datang ke Yerusalem menyerangnya,
3
Hizkia berbicara kepada pegawai dan komandannya. Mereka semua setuju membendung semua air yang mengalir ke luar kota. Para pegawai dan komandannya menolong Hizkia.
4
Banyak orang yang datang dan membendung semua aliran air dan sungai kecil mengalir ke tengah-tengah negeri itu. Mereka berkata, “Raja Asyur tidak mendapat cukup air ketika dia datang kemari!”
5
Hizkia memperkuat Yerusalem. Inilah yang dibuatnya: Dia membangun kembali semua bagian tembok yang telah rubuh. Ia membangun menara-menara pada tembok. Ia juga membangun tembok yang lain di luar dinding yang pertama. Ia memperkuat dasar tembok istana di bagian timur dari bagian Yerusalem yang lama. Ia membuat pedang dan perisai.
6
Hizkia memilih kapten-kapten perang memimpin mereka. Ia bertemu dengan para kapten itu di tempat terbuka dekat gerbang kota. Ia berbicara kepada mereka dan membesarkan hati mereka. Katanya, “Tabah dan teguhlah. Jangan takut atau gentar terhadap raja Asyur atau pasukan besar yang bersamanya. Kekuatan yang ada pada kita lebih besar daripada yang ada pada mereka!
7
(32:6)
8
Raja Asyur hanyalah manusia, tetapi kita mempunyai TUHAN Allah kita yang bersama kita. Allah kita akan menolong kita. Ia bertempur dalam peperangan kita!” Hizkia raja Yehuda memberi semangat kepada mereka dan membuat mereka merasa lebih kuat.
9
Sanherib raja Asyur dan semua tentaranya berkemah dekat kota Lakhis sehingga mereka dapat mengalahkannya. Kemudian Sanherib mengirim utusannya kepada Hizkia raja Yehuda dan kepada semua orang Yehuda di Yerusalem. Utusan itu membawa pesan kepada Hizkia dan semua orang di Yerusalem.
10
Mereka berkata, “Sanherib raja Asyur mengatakan: ‘Apa yang kamu percayai sehingga kamu tinggal di Yerusalem?
11
Hizkia membodohimu. Kamu telah ditipu untuk tinggal di Yerusalem sehingga kamu mati kelaparan dan kehausan. Hizkia berkata kepadamu, “TUHAN Allah kami akan menyelamatkan kami dari raja Asyur.”
12
Bukankah Hizkia sendiri meruntuhkan tempat-tempat tinggi dan mezbah-mezbah TUHAN? Dan bukankah dia juga yang mengatakan kepadamu orang Yehuda dan Yerusalem bahwa kamu harus memuji dan membakar kurban hanya pada satu mezbah di Yerusalem?
13
Tentu saja, kamu tahu bahwa nenek moyangku dan aku telah menaklukkan semua bangsa lainnya. Dewa-dewa dari negeri lain tidak dapat menyelamatkan umatnya. Dewa-dewa itu tidak dapat menghentikan aku membinasakan umatnya.
14
Nenek moyangku membinasakan negeri-negeri itu. Tidak ada dewa yang dapat menghentikan aku menyelamatkan umatnya, jadi kamu pikir dewamu dapat menyelamatkanmu dari aku?
15
Jangan biarkan Hizkia membodohi atau menipumu. Jangan percaya kepadanya karena tidak ada allah dari bangsa atau kerajaan lain yang dapat menjaga umatnya selamat dari aku atau nenek moyangku, jadi jangan pikir Allahmu dapat menghentikan aku membinasakanmu.’”
16
Para pegawai juga mengatakan hal-hal yang buruk menantang TUHAN Allah dan Hizkia hamba Allah.
17
Raja Asyur juga menulis menghina TUHAN Allah Israel. Inilah yang dikatakan raja Asyur dalam surat itu, “Allah bangsa-bangsa lain tidak dapat menghentikan aku membinasakan umatnya. Begitu juga dengan Allah Hizkia tidak dapat menghentikan aku membinasakan umat-Nya.”
18
Kemudian pegawai Asyur berteriak kepada orang Yerusalem yang berada di tembok kota. Mereka berbicara dalam bahasa Yehuda sehingga semua orang yang di tembok itu dapat mengerti dan takut karena orang Asyur dapat meruntuhkan kota Yerusalem.
19
Kemudian mereka menghina Allah Yerusalem seperti mereka menghina semua allah dari bangsa-bangsa lain — walaupun dewa-dewa itu hanyalah buatan tangan manusia.
20
Raja Hizkia dan Nabi Yesaya anak Amos mendoakan masalah itu. Mereka berdoa dengan suara nyaring ke surga.
21
Kemudian TUHAN mengirim malaikat-Nya ke kemah raja Asyur. Malaikat itu membunuh semua tentara, pemimpin, dan pegawai yang ada dalam pasukan Asyur, maka raja Asyur kembali ke negerinya dengan rasa malu. Ia masuk ke Bait Tuhan allahnya dan beberapa anaknya dibunuhnya dengan pedang.
22
TUHAN menyelamatkan Hizkia dan orang Yerusalem dari Sanherib raja Asyur dan dari orang lain. Tuhan menjaga Hizkia dan penduduk Yerusalem.
23
Banyak orang membawa persembahan kepada TUHAN ke Yerusalem. Mereka membawa benda berharga kepada Hizkia raja Yehuda. Sejak saat itu, semua bangsa menghormati Hizkia.
24
Satu ketika Hizkia sakit dan hampir mati. Ia berdoa kepada TUHAN. Dia berbicara kepada Hizkia dan memberi tanda kepadanya.
25
Namun, Hizkia menjadi sombong dan tidak bersyukur kepada Allah atas kebaikan-Nya. Itulah sebabnya, Allah marah kepada Hizkia dan kepada orang Yehuda dan Yerusalem,
26
tetapi Hizkia dan orang yang tinggal di Yerusalem bertobat dan mereka hidup. Mereka menjadi rendah hati dan berhenti menyombongkan diri, amarah TUHAN tidak sampai kepada mereka selama Hizkia hidup.
27
Hizkia mendapat banyak kekayaan dan kehormatan. Dia membuat tempat untuk menyimpan perak, emas, batu permata, rempah-rempah, perisai, dan barang-barang lain.
28
Hizkia mempunyai gudang untuk menyimpan padi, anggur baru, dan minyak yang diberikan kepadanya. Ia mempunyai kandang ternak dan kandang domba.
29
Hizkia juga banyak membangun kota dan mempunyai banyak kawanan domba dan ternak. Allah memberikan banyak kekayaan kepadanya.
30
Hizkialah yang membendung air di hulu air Gihon dan mengalirkannya ke Yerusalem, ke bagian barat Kota Daud. Dan dia berhasil dalam segala sesuatu yang dilakukannya.
31
Satu waktu pemimpin dari Babel mengirim utusan kepada Hizkia. Utusan itu bertanya mengenai tanda-tanda ajaib yang terjadi pada bangsa itu. Ketika mereka datang, Allah membiarkan Hizkia sendirian untuk mengujinya dan untuk mengetahui seluruh isi hatinya.
32
Segala sesuatu yang dilakukan Hizkia dan bagaimana kasihnya kepada Allah tertulis dalam Penglihatan Yesaya Anak Amos dan dalam Sejarah Raja-raja Yehuda dan Israel.
33
Hizkia meninggal dan dikuburkan bersama nenek moyangnya. Mereka menguburkannya di bukit tempat kuburan nenek moyangnya Daud. Semua orang Yehuda dan orang yang tinggal di Yerusalem memberikan hormat kepadanya ketika dia meninggal. Manasye anak Hizkia menjadi raja yang baru menggantikannya.
← Chapter 31
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 33 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36