bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
2 Chronicles 20
2 Chronicles 20
Indonesian VMD 2005
← Chapter 19
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 21 →
1
[Yosafat Menghadapi Perang] Setelah itu orang Moab, Amon, dan beberapa orang Meunim datang berperang melawan Yosafat.
2
Beberapa orang datang memberitahukan kepada Yosafat, “Pasukan yang besar telah datang dari Edom untuk menyerangmu. Mereka datang dari seberang Laut Mati. Mereka telah bersiap-siap di Hazezon-Tamar!” (Hazezon-Tamar disebut juga En-Gedi.)
3
Yosafat menjadi takut dan memutuskan untuk bertanya kepada TUHAN. Dia mengumumkan puasa bagi setiap orang Yehuda.
4
Orang Yehuda datang bersama untuk memohon pertolongan dari TUHAN. Mereka datang dari seluruh kota di Yehuda untuk bermohon kepada TUHAN.
5
Yosafat berada di Bait TUHAN di depan halaman yang baru. Ia berdiri di hadapan orang yang berkumpul dari Yehuda dan Yerusalem.
6
Dia berkata, “TUHAN Allah nenek moyang kami, Engkau Allah di surga. Engkau memerintah atas semua kerajaan di seluruh bangsa. Engkau memiliki kuasa dan kekuatan. Tidak seorang pun yang dapat bertahan di hadapan-Mu.
7
Engkaulah Allah kami! Engkau mengusir orang yang tinggal di negeri ini. Engkau melakukan itu di hadapan orang Israel umat-Mu. Engkau memberikan negeri itu kepada keturunan Abraham selamanya. Abraham adalah sahabat-Mu.
8
Keturunan Abraham tinggal di tanah itu dan membangun Rumah untuk nama-Mu.
9
Mereka berkata, ‘Jika masalah datang kepada kami — pedang, hukuman, penyakit, atau kelaparan — kami akan berdiri di depan Rumah-Mu dan di hadapan-Mu. Nama-Mu ada pada Rumah itu. Kami akan berteriak kepada-Mu ketika kami dalam masalah, sehingga Engkau mendengar dan menyelamatkan kami.’
10
Sekarang telah datang orang dari Amon, Moab, dan Pegunungan Seir. Engkau tidak mengizinkan orang Israel memasuki negeri mereka ketika orang Israel keluar dari Mesir. Jadi, orang Israel berbalik dan tidak membinasakan mereka.
11
Lihatlah penghargaan yang diberikan mereka kepada kami yang tidak membinasakan. Mereka telah datang mengusir kami dari tanah-Mu, yang telah Engkau berikan kepada kami.
12
Ya Allah kami, hukumlah mereka. Kami tidak punya kekuatan menghadapi pasukan yang begitu besar yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu yang harus kami lakukan! Itulah sebabnya, kami minta tolong kepada-Mu!”
13
Seluruh orang Yehuda berdiri di hadapan TUHAN beserta bayi, istri, dan anak-anaknya.
14
Kemudian Roh TUHAN datang kepada Yahaziel anak Zakharia. Zakharia anak Benaya. Benaya anak Yeiel. Yeiel anak Matanya. Yahaziel adalah orang Lewi keturunan Asaf. Di tengah-tengah pertemuan itu,
15
Yahaziel mengatakan, “Dengarkanlah aku, hai Raja Yosafat, kamu semua yang tinggal di Yehuda dan Yerusalem. Inilah yang dikatakan TUHAN kepadamu, ‘Jangan takut atau gentar terhadap pasukan yang besar itu karena peperangan itu bukanlah peperanganmu, tetapi peperangan Allah.
16
Besok turunlah ke sana dan perangilah mereka. Mereka akan naik melalui pendakian Ziz. Kamu menemukan mereka di ujung lembah di seberang padang gurun Yeruel.
17
Kamu tidak diperlukan dalam peperangan itu. Berdirilah teguh di tempatmu. Kamu akan melihat TUHAN menyelamatkanmu. Hai Yehuda dan Yerusalem, jangan takut. Jangan gentar! TUHAN menyertaimu, jadi pergilah menyerang mereka besok.’”
18
Yosafat membungkukkan badannya dan wajahnya menyentuh tanah. Dan semua orang Yehuda dan orang yang tinggal di Yerusalem sujud di hadapan TUHAN dan memuji-Nya.
19
Orang Lewi dari keluarga Kehat dan keluarga Korah berdiri memuji TUHAN Allah Israel. Mereka bernyanyi sangat nyaring.
20
Pagi-pagi benar tentara Yosafat berangkat ke padang gurun Tekoa. Ketika mereka mulai keluar, Yosafat berdiri dan berkata, “Dengarkanlah aku, hai orang Yehuda dan orang Yerusalem. Percayalah kepada TUHAN Allahmu, maka kamu akan berdiri teguh. Percayalah kepada para nabi-Nya, kamu akan berhasil!”
21
Yosafat memberi semangat dan perintah kepada mereka. Kemudian dia memilih penyanyi untuk TUHAN. Mereka yang dipilih memberikan pujian kepada-Nya karena Ia kudus dan ajaib. Mereka berbaris di depan para tentara dan memuji-Nya. Mereka menyanyikan lagu “Pujilah TUHAN karena Kasih Setia-Nya Tetap Selama-lamanya.”
22
Saat mereka mulai bernyanyi dan memuji Allah, TUHAN membuat penyergapan terhadap orang Amon, Moab, dan Pegunungan Seir. Merekalah yang akan menyerang Yehuda. Mereka dikalahkan.
23
Orang Amon dan Moab mulai berperang melawan orang dari Pegunungan Seir. Orang Amon dan Moab terbunuh dan dikalahkan oleh orang dari Pegunungan Seir. Setelah mereka dibunuh orang Seir, mereka saling membunuh.
24
Orang Yehuda tiba di tempat penjagaan di padang gurun. Mereka mencari pasukan musuh yang besar, tetapi mereka hanya melihat mayat-mayat tergeletak di tanah. Tidak ada yang selamat.
25
Yosafat dan tentaranya datang mengambil benda berharga dari mayat-mayat itu. Mereka mendapat banyak ternak, kekayaan, pakaian, dan benda berharga. Yosafat dan tentaranya mengambil semuanya untuk mereka. Benda-benda itu lebih banyak daripada yang bisa dibawa Yosafat dan orang-orangnya. Mereka memerlukan tiga hari untuk mengambil barang-barang itu dari mayat-mayat karena banyaknya.
26
Pada hari keempat Yosafat dan tentaranya bertemu di Lembah Pujian. Mereka memuji TUHAN, itulah sebabnya orang masih terus menyebut tempat itu, “Lembah Pujian.”
27
Kemudian Yosafat memimpin semua orang Yehuda dan Yerusalem kembali ke Yerusalem. TUHAN membuat mereka sangat bahagia karena musuhnya kalah.
28
Mereka datang ke Yerusalem dengan kecapi, harpa, dan terompet dan masuk ke Bait TUHAN.
29
Semua kerajaan di seluruh negeri takut kepada Allah karena mereka mendengar bahwa TUHAN berperang melawan musuh Israel.
30
Itulah sebabnya, kerajaan Yosafat damai. Allah Yosafat memberikan damai di sekitarnya.
31
[Akhir Pemerintahan Yosafat] Yosafat memerintah di seluruh Yehuda. Ia berusia 35 tahun ketika ia mulai memerintah, ia memerintah selama 25 tahun di Yerusalem. Ibunya bernama Azuba anak Silhi.
32
Yosafat benar seperti ayahnya, Asa. Ia tidak menyimpang dalam mengikuti jejak Asa. Ia berbuat benar dalam pandangan TUHAN,
33
tetapi tempat-tempat tinggi tidak dijauhkannya. Dan umat tidak bertobat untuk mengikuti Allah yang diikuti nenek moyangnya.
34
Hal-hal lain yang dilakukan Yosafat sejak mulanya sampai akhirnya tertulis dalam Riwayat Yehu anak Hanani. Terdapat dalam Sejarah Raja-raja Israel.
35
Kemudian Yosafat raja Yehuda membuat perjanjian dengan Ahazia raja Israel. Ahazia sangat jahat.
36
Yosafat bergabung dengan Ahazia untuk membuat kapal-kapal yang akan berlayar ke Tarsis. Mereka membuat kapal-kapal itu di kota Ezion-Geber.
37
Ada seorang yang berasal dari kota Maresa bernama Eliezer anak Dodawa. Ia berkata terhadap Yosafat, “Yosafat, karena engkau telah bergabung dengan Ahazia, TUHAN menghancurkan yang engkau telah bangun.” Kapal-kapal telah rusak sehingga Yosafat dan Ahazia tidak dapat mengirimnya ke Tarsis.
← Chapter 19
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 21 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36