bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
2 Kings 7
2 Kings 7
Indonesian VMD 2005
← Chapter 6
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 8 →
1
Elisa mengatakan, “Dengarkanlah pesan TUHAN. TUHAN berkata, ‘Besok sekitar waktu ini, ada cukup makanan, dan akan lebih murah lagi. Orang dapat membeli 7,3 liter tepung terbaik atau dua bakul gandum dengan harga 11,5 gram di pasar dekat pintu gerbang Samaria.’”
2
Pegawai kepercayaan raja menjawab abdi Allah itu, “Meskipun TUHAN membuat jendela-jendela di langit, hal itu tidak mungkin terjadi.” Elisa mengatakan, “Engkau akan melihatnya sendiri, tetapi engkau tidak akan makan apa pun dari makanan itu.”
3
[Orang Kusta Menemukan Kemah Aram yang Kosong] Ada empat orang penderita kusta dekat gerbang kota. Mereka saling mengatakan, “Untuk apakah kita duduk di sini sampai mati?
4
Tidak ada makanan di Samaria. Jika kita pergi ke kota, kita akan mati di sana. Jika kita tinggal di sini, kita pun akan mati. Kalau begitu, marilah kita pergi ke perkemahan Aram. Jika mereka membiarkan kita hidup, kita hidup. Jika mereka membunuh kita, maka kita akan mati.”
5
Menjelang malam hari mereka berangkat ke perkemahan Aram. Ketika mereka tiba di pinggir perkemahan, tidak tampak seorang pun di sana.
6
Tuhan telah membuat orang Aram mendengar suara kereta perang, kuda, dan tentara dalam jumlah besar. Tentara Aram berkata satu sama lain, “Raja Israel telah menyewa raja-raja Het dan Mesir untuk menyerang kita.”
7
Mereka melarikan diri petang hari itu dan meninggalkan segala sesuatu. Mereka meninggalkan kemah, kuda, dan keledai, dan mereka lari menyelamatkan hidupnya.
8
[Orang Kusta Dalam Kemah Musuh] Ketika para penderita kusta itu tiba di pinggiran perkemahan, mereka masuk ke dalam satu kemah. Mereka makan dan minum. Kemudian mereka mengangkat perak, emas, dan pakaian dari kemah itu, lalu menyembunyikannya. Kemudian mereka kembali lagi memasuki kemah yang lain dan mengambil barang-barang yang ada di situ dan menyembunyikannya.
9
Setelah itu mereka berkata satu sama lain, “Kita melakukan yang salah. Hari ini kita mendapat kabar baik, tetapi kita berdiam diri. Jika kita menunggu sampai matahari terbit, kita akan dihukum. Marilah kita segera pergi untuk memberitahukannya kepada orang yang ada di istana raja.”
10
[Orang Kusta Mengatakan Kabar Baik] Jadi, datanglah orang kusta dan berkata kepada penjaga pintu kota itu, “Kami telah memasuki perkemahan orang Aram dan tidak mendengar seorang pun di sana. Tidak ada siapa pun di sana, hanya ada kuda dan keledai yang ditambatkan, dan kemah-kemah masih berdiri.”
11
Berita itu disiarkan oleh para penjaga pintu gerbang kepada para pejabat istana.
12
Pada tengah malam raja bangun dan berkata kepada para pegawainya, “Aku akan mengatakan kepadamu yang akan dilakukan orang Aram terhadap kita. Mereka tahu bahwa kita lapar. Mereka meninggalkan perkemahan dan bersembunyi di ladang. Mereka pikir jika orang Israel pergi meninggalkan kota, kita akan menangkap mereka hidup-hidup, lalu kita akan memasuki kota.”
13
Salah seorang pegawai raja mengatakan, “Suruhlah beberapa orang mengambil lima kuda yang masih ada di kota itu. Kuda itu tentu akan mati sama seperti orang Israel yang masih tinggal di kota. Biarkan mereka itu pergi ke sana untuk melihat yang telah terjadi.”
14
Mereka mengambil dua kereta beserta kuda. Raja memerintahkan mereka menyusul tentara Aram, katanya, “Pergilah dan selidiki apa yang telah terjadi.”
15
Mereka menyusul tentara Aram sampai sejauh Sungai Yordan. Sepanjang jalan bertaburan pakaian serta senjata yang dibuang tentara Aram ketika mereka lari terburu-buru. Utusan itu pulang ke Samaria dan melaporkannya kepada raja.
16
Kemudian keluarlah penduduk kota itu ke perkemahan Aram dan merampas barang berharga dari sana. Terjadilah seperti perkataan TUHAN. Orang dapat membeli satu bakul tepung terbaik atau dua bakul gandum seharga satu syikal.
17
Raja telah menetapkan pegawai kepercayaannya sebagai pengawas pintu gerbang, tetapi rakyat menginjak-injaknya di pintu gerbang sampai mati. Segala sesuatu telah terjadi sesuai dengan perkataan nabi Allah, ketika raja datang ke rumah Elisa.
18
Elisa telah mengatakan, “Orang dapat membeli satu bakul tepung terbaik atau dua bakul gandum seharga satu syikal di pasar dekat pintu gerbang Samaria.”
19
Pegawai itu berkata kepada nabi Allah, “Meskipun TUHAN membuat jendela-jendela di langit, hal itu tidak mungkin terjadi.” Dan Elisa berkata kepada pegawai itu, “Engkau akan melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi engkau tidak akan makan apa pun dari makanan itu.”
20
Hal itu terjadi atas pegawai itu: Rakyat memukulnya serta menginjak-injaknya di pintu gerbang, dan dia pun mati.
← Chapter 6
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 8 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25