bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
Daniel 5
Daniel 5
Indonesian VMD 2005
← Chapter 4
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 6 →
1
[Tulisan pada Dinding] Raja Belsyazar mengadakan pesta besar untuk 1.000 pegawainya. Raja sedang minum anggur bersama mereka.
2
Ketika Belsyazar sedang minum anggurnya, ia memerintahkan pelayannya untuk membawa mangkuk-mangkuk emas dan perak. Mangkuk-mangkuk itu ialah yang diambil Nebukadnezar kakeknya dari Bait Tuhan di Yerusalem. Raja Belsyazar ingin agar semua pegawainya, istri-istrinya, dan gundik-gundiknya minum dari mangkuk itu.
3
Jadi, mereka membawa mangkuk-mangkuk emas yang diambil dari Bait Allah di Yerusalem, dan raja, pegawainya, istri-istri, dan gundik-gundiknya minum dari mangkuk itu.
4
Ketika mereka sedang minum, mereka memuji berhala mereka, yaitu patung-patung yang terbuat dari emas, perak, tembaga, besi, kayu, dan batu.
5
Tiba-tiba, tampak tangan seseorang dan mulai menulis pada dinding. Jari-jari itu menggoreskan kata-kata pada dinding. Tangan itu menulis pada dinding dalam rumah raja dekat kaki lampu. Raja memperhatikan tangan yang sedang menulis itu.
6
Raja Belsyazar sangat takut. Wajahnya pucat dan kakinya gemetar dan tidak dapat berdiri karena kakinya sangat lemah.
7
Raja menyuruh agar ahli nujum dan orang Kasdim dibawa kepadanya. Ia berkata kepada orang bijak itu, “Aku akan memberikan penghargaan kepada siapa saja yang dapat membaca tulisan itu dan menerangkan artinya. Aku memberikan pakaian ungu kepadanya untuk dipakai dan memasang rantai emas pada lehernya. Aku menjadikan dia orang ketiga memerintah di kerajaan ini.”
8
Jadi, semua orang bijak datang, tetapi mereka tidak dapat membaca tulisan itu dan tidak dapat mengerti maksudnya.
9
Pegawai Raja Belsyazar bingung, dan raja menjadi bertambah takut dan khawatir. Wajahnya pucat karena ketakutan.
10
Kemudian Ibunda Raja masuk ke ruangan di mana pesta diadakan. Dia mendengar suara raja dan pegawainya. Ia berkata, “Raja, semoga engkau hidup selamanya. Jangan takut! Jangan biarkan wajahmu pucat karena takut.
11
Di kerajaanmu ada seorang laki-laki yang memiliki roh allah yang kudus. Pada masa ayahmu, laki-laki itu menunjukkan bahwa ia mengerti hal yang rahasia. Ia menunjukkan bahwa ia sangat pintar dan bijak. Ia menunjukkan bahwa ia seperti allah dalam segala hal. Kakekmu, Raja Nebukadnezar, mengangkatnya menjadi kepala orang bijak. Ia memerintah atas semua ahli nujum dan orang Kasdim.
12
Orang yang kuceritakan itu bernama Daniel. Raja memberikan nama Beltsazar kepadanya. Ia sangat pintar dan mengetahui banyak hal. Ia dapat menerjemahkan mimpi, menerangkan rahasia, dan menjawab masalah yang sangat sulit. Panggilah Daniel, ia akan memberitahukan arti tulisan di dinding itu kepadamu.”
13
Jadi, mereka membawa Daniel kepada raja, dan raja bertanya, “Bukankah engkau Daniel, salah satu di antara tawanan yang dibawa ayahku raja dari Yehuda?
14
Aku telah mendengar bahwa roh allah ada padamu dan engkau mengerti rahasia dan sangat pintar serta sangat bijak.
15
Para orang bijak dan ahli nujum telah dibawa kepadaku untuk membaca tulisan yang ada pada dinding. Aku mau agar mereka menerangkan kepadaku arti tulisan itu, tetapi mereka tidak dapat menerangkannya kepadaku.
16
Aku telah mendengar bahwa engkau dapat menerangkan artinya, dan engkau dapat menemukan jawaban dari persoalan yang sangat berat. Jika engkau dapat membaca tulisan pada dinding itu dan menerangkan artinya kepadaku, inilah yang akan kulakukan kepadamu: Aku memberikan kepadamu pakaian ungu untuk dipakai dan memasang rantai emas di lehermu. Kemudian engkau menjadi orang ketiga memerintah di kerajaan ini.”
17
Kemudian Daniel menjawab raja, “Raja Belsyazar, engkau dapat menyimpan hadiahmu untuk dirimu sendiri, atau engkau dapat memberikannya kepada orang lain, tetapi aku tetap membaca tulisan yang ada pada dinding untukmu dan mengartikannya.
18
Raja, Allah Yang Mahatinggi menjadikan kakekmu Nebukadnezar raja yang besar dan sangat berkuasa dan memberikan kekayaan kepadanya.
19
Orang-orang dari banyak bangsa dan bahasa sangat takut kepada Nebukadnezar karena Allah Yang Mahatinggi menjadikannya raja yang sangat berkuasa. Nebukadnezar membunuh siapa saja yang diinginkannya dan membiarkan hidup siapa saja yang berkenan padanya. Jika ia ingin menjadikan orang penting, ia menjadikannya penting. Dan jika ia menginginkan orang jatuh, ia menjatuhkannya.
20
Nebukadnezar menjadi sombong dan keras kepala, maka kuasanya diambil dari dia. Mahkotanya diambil dan kemuliaannya hilang.
21
Kemudian Nebukadnezar diusir jauh dari masyarakat. Pikirannya menjadi seperti pikiran binatang. Ia hidup bersama keledai liar dan makan rumput seperti lembu. Ia menjadi basah karena embun. Hal itu terjadi padanya sampai ia mengetahui pelajaran itu. Kemudian dia tahu bahwa Allah Yang Mahatinggi memerintah atas kerajaan manusia dan memberikannya kepada siapa saja yang diinginkan-Nya.
22
Belsyazar, engkau juga sudah mengetahuinya. Engkau cucu Nebukadnezar, tetapi engkau tetap saja tidak membuat dirimu rendah hati.
23
Tidak, engkau tidak menjadi rendah hati. Malahan, engkau berbalik menentang Tuhan surgawi. Engkau menyuruh membawa mangkuk minuman dari Bait Tuhan untukmu dan engkau serta pegawai istanamu, istri-istrimu, dan gundik-gundikmu minum anggur dari mangkuk itu. Engkau memuji ilah-ilah perak, emas, tembaga, besi, kayu, dan batu. Itu bukan Allah yang sesungguhnya, tidak dapat melihat, atau mendengar, atau mengerti segala sesuatu, tetapi engkau tidak menghormati Allah yang berkuasa atas hidupmu dan semua yang kaulakukan.
24
Jadi, karena itu, Allah mengirim tangan-Nya menulis pada dinding.
25
Inilah kata-kata yang tertulis pada dinding itu: MENE, MENE, TEKEL, UPARSIN.
26
Inilah arti kata-kata itu: MENE: Allah telah menghitung hari-hari sampai kerajaanmu berakhir.
27
TEKEL: Engkau akan ditimbang pada timbangan, dan ternyata tidak cukup.
28
UPARSIN: Kerajaanmu akan diambil dari engkau. Kerajaanmu akan terbagi di antara orang Media dan Persia.”
29
Kemudian Belsyazar menyuruh mengenakan pakaian ungu kepada Daniel. Sebuah kalung emas dipakaikan pada lehernya, dan dia diangkat menjadi orang ketiga pemerintah di kerajaan itu.
30
Pada malam itu juga, Belsyazar, raja orang Babel telah dibunuh.
31
Seorang laki-laki yang bernama Darius orang Media menjadi raja yang baru. Darius berumur 62 tahun.
← Chapter 4
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 6 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12