bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
Daniel 7
Daniel 7
Indonesian VMD 2005
← Chapter 6
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 8 →
1
[Mimpi Daniel tentang Empat Binatang] Pada tahun pertama pemerintahan Raja Belsyazar di Babel, Daniel bermimpi. Ia mendapat penglihatan saat ia berbaring di tempat tidurnya dan menuliskan mimpinya.
2
Daniel mengatakan, “Aku mendapat penglihatan tadi malam. Dalam penglihatan itu, angin berhembus dari keempat penjuru. Angin itu membuat laut bergelora.
3
Aku melihat empat binatang besar dan masing-masing berbeda satu sama lain. Keempat binatang itu keluar dari laut.
4
Binatang yang pertama tampaknya seperti seekor singa, tetapi mempunyai sayap seperti burung elang. Ketika aku memperhatikannya, sayapnya terlepas. Ia berusaha bangkit dan berdiri di atas kedua kakinya seperti manusia, dan diberikan pikiran manusia kepadanya.
5
Kemudian aku melihat binatang yang lain di hadapanku, tampaknya seperti beruang. Binatang itu bangkit pada salah satu sisinya dan memiliki tiga tulang rusuk di mulutnya di antara gigi-giginya, dikatakan, ‘Bangunlah dan makan semua makanan yang kauinginkan.’
6
Sesudah itu aku melihat binatang yang lain di hadapanku. Tampaknya seperti macan tutul, tetapi memiliki empat sayap di belakangnya. Binatang itu mempunyai empat kepala. Kepadanya diberi kuasa untuk memerintah.
7
Sesudah itu dalam penglihatan yang kulihat malam itu, di depanku ada binatang yang keempat. Tampaknya sangat buruk dan menakutkan. Tampaknya sangat kuat dengan gigi-gigi besi yang besar. Binatang itu menghancurkan dan menghabiskan korbannya, dan menginjak-injak yang masih tersisa. Binatang yang keempat itu berbeda dari semua binatang yang kulihat sebelumnya. Binatang itu mempunyai 10 tanduk.
8
Sementara aku memperhatikan tanduk-tanduk itu dan memikirkannya, tanduk yang lain tumbuh di antaranya. Sebuah tanduk yang kecil mempunyai mata seperti manusia. Juga mempunyai mulut yang sombong. Kemudian tanduk yang kecil itu mencabut tiga dari tanduk sebelumnya.”
9
[Hukuman terhadap Binatang Keempat] “Ketika aku sedang memperhatikan, takhta-takhta diletakkan pada takhtanya, dan Raja Purbakala duduk di takhta-Nya. Pakaiannya seputih salju. Rambutnya seputih bulu domba. Takhtanya terbuat dari api, dan roda-rodanya terbuat dari nyala api.
10
Sungai api mengalir dari hadapan Raja Purbakala. Jutaan orang sedang melayani-Nya. Ratusan juta orang berdiri di hadapan-Nya. Pengadilan segera dimulai dan buku telah dibuka.
11
Aku terus memandang karena tanduk kecil menyombongkan diri. Aku terus memperhatikan sampai binatang yang keempat itu dibunuh. Tubuhnya dibinasakan dan dilemparkan ke dalam api yang menyala-nyala.
12
Kekuasaan dan pemerintahan dari binatang-binatang lain telah diambil dari padanya, tetapi mereka diizinkan hidup selama waktu tertentu.
13
Dalam penglihatan yang kulihat pada malam itu, di hadapanku ada seseorang yang tampaknya seperti anak manusia. Ia datang dalam awan di langit. Ia datang kepada Raja Purbakala, dan mereka membawanya ke hadapan-Nya.
14
Kepada seseorang yang tampaknya seperti anak manusia diberikan wibawa, kemuliaan, dan kuasa penuh untuk memerintah. Orang-orang dari semua bangsa dan bahasa akan melayaninya. Pemerintahannya sampai selama-lamanya. Kerajaannya berlangsung selamanya. Tidak pernah binasa.”
15
[Arti Mimpi Daniel] “Aku, Daniel, bingung dan khawatir. Penglihatan yang datang dalam pikiranku menggangguku.
16
Aku pergi kepada seseorang yang sedang berdiri di sana dan bertanya kepadanya arti semuanya itu. Kemudian dia menjelaskannya kepadaku.
17
Ia berkata, ‘Empat binatang adalah empat kerajaan yang akan datang dari bumi,
18
tetapi orang pilihan Allah akan menerima kerajaan itu. Dan mereka memiliki kerajaan itu selama-lamanya.’
19
Kemudian aku ingin mengetahui tentang binatang yang keempat itu dan artinya. Binatang yang keempat itu berbeda dengan semua binatang yang lain. Binatang itu sangat mengerikan, mempunyai gigi-gigi besi dan cakar-cakar tembaga. Binatang itu menghancurkan dan menghabiskan mangsanya dan menginjak-injak sisanya.
20
Aku ingin mengetahui tentang kesepuluh tanduk yang terdapat pada binatang keempat itu. Aku juga ingin mengetahui tentang tanduk kecil yang tumbuh di situ. Tanduk kecil itu mencabut tiga dari kesepuluh tanduk yang lain. Tanduk kecil itu tampaknya lebih berarti daripada tanduk lainnya dan tetap sombong.
21
Saat aku melihatnya, tanduk kecil itu menyerang dan berperang melawan umat pilihan Allah, dan tanduk itu membunuh mereka.
22
Tanduk kecil itu tetap membunuh umat pilihan Allah sampai Raja Purbakala datang dan menghakiminya. Raja Purbakala mengumumkan keputusan-Nya tentang tanduk kecil itu. Penghakiman itu menolong umat pilihan Allah, dan mereka menerima kerajaan.
23
Dan Dia menerangkan hal ini kepadaku, ‘Binatang yang keempat adalah kerajaan yang keempat yang akan datang ke bumi. Kerajaan itu berbeda dengan semua kerajaan yang lain. Kerajaan yang keempat itu membinasakan semua orang di seluruh dunia. Ia menjalani dan membinasakan semua bangsa di seluruh dunia.
24
Ke-10 tanduk ialah kesepuluh raja yang akan datang dari keempat kerajaan. Setelah kesepuluh raja itu pergi, seorang raja yang lain datang. Ia berbeda dengan raja-raja yang memerintah sebelumnya. Ia akan mengalahkan ketiga raja yang lain itu.
25
Raja yang istimewa itu mengatakan sesuatu menentang Allah Yang Mahatinggi dan dia menyakiti dan membunuh umat pilihan Allah. Raja itu mencoba mengubah waktu dan hukum yang telah ada. Umat pilihan Allah berada di bawah kuasa raja itu selama tiga setengah tahun.
26
Pengadilan menentukan yang akan terjadi. Dan kuasa raja itu akan diambil. Kerajaannya berakhir sama sekali.
27
Kemudian umat pilihan Allah memerintah kerajaan itu dan semua orang dari semua kerajaan yang ada di bumi. Kerajaan itu tetap selamanya, dan orang-orang dari semua kerajaan yang lain menghormati dan melayani mereka.’
28
Dan inilah akhir dari mimpi itu. Aku Daniel sangat takut. Mukaku menjadi pucat karena ketakutan. Dan aku tidak memberitahukan kepada orang lain yang telah kulihat dan kudengar.”
← Chapter 6
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 8 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12