bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
Genesis 22
Genesis 22
Indonesian VMD 2005
← Chapter 21
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 37
Chapter 38
Chapter 39
Chapter 40
Chapter 41
Chapter 42
Chapter 43
Chapter 44
Chapter 45
Chapter 46
Chapter 47
Chapter 48
Chapter 49
Chapter 50
Chapter 23 →
1
[Abraham, Bunuh Anakmu] Sesudah itu Allah memutuskan menguji iman Abraham. Allah berkata kepadanya, “Abraham!” Dan dia berkata “Ya!”
2
Kemudian Allah mengatakan, “Bawalah anakmu ke tanah Moria dan bunuh dia di sana sebagai persembahan untuk-Ku dan harus Ishak, anakmu satu-satunya yang engkau kasihi. Ambillah dia sebagai kurban bakaran di atas salah satu gunung. Aku akan mengatakan kepadamu gunung yang mana.”
3
Pada pagi hari Abraham bangun dan memasang pelana keledainya. Ia membawa Ishak dan dua hamba bersamanya. Ia memotong kayu untuk persembahan. Kemudian mereka pergi ke tempat yang dikatakan Allah kepada mereka.
4
Setelah mereka berjalan tiga hari, Abraham memandang dari jauh, ia melihat tempat ke mana mereka pergi.
5
Dan dia berkata kepada hamba-hambanya, “Tinggal di sini bersama keledai. Anak ini dan aku pergi ke tempat itu untuk sembahyang. Sesudah itu kami kembali kepadamu.”
6
Abraham mengambil kayu untuk persembahan dan meletakkannya ke atas bahu anaknya. Abraham membawa pisau khusus dan api. Kemudian dia dan anaknya pergi bersama ke tempat itu untuk sembahyang.
7
Ishak berkata kepada ayahnya Abraham, “Ayah.” Abraham menjawab, “Ya, Nak?” Ishak mengatakan, “Aku melihat kayu dan api, tetapi di mana domba yang akan kita bakar sebagai persembahan?”
8
Jawab Abraham, “Anakku, Allah sendiri menyediakan domba untuk persembahan.” [Ishak Selamat] Jadi, Abraham dan anaknya pergi ke tempat itu.
9
Ketika mereka tiba ke tempat yang dikatakan Allah, Abraham membangun sebuah mezbah. Ia meletakkan kayu ke atas mezbah dengan hati-hati. Kemudian dia mengikat anaknya Ishak. Ia meletakkan Ishak ke atas mezbah di atas kayu
10
lalu Abraham mengambil pisaunya untuk membunuh anaknya,
11
tetapi malaikat TUHAN menghentikan Abraham. Malaikat memanggil dari surga dan berkata, “Abraham, Abraham.” Jawab Abraham, “Ya?”
12
Malaikat mengatakan, “Jangan bunuh anakmu atau melukainya dengan cara apa pun. Sekarang aku dapat melihat bahwa engkau menghormati dan taat kepada Allah. Aku melihat bahwa engkau siap membunuh anakmu, anakmu yang satu-satunya itu untuk-Ku.”
13
Kemudian Abraham melihat seekor domba jantan tersangkut di semak-semak. Jadi, Abraham pergi dan menangkap domba jantan itu. Ia mempersembahkannya, sebagai ganti anaknya, sebagai persembahan kepada Allah.
14
Jadi, Abraham menyebut tempat itu, “YAHWEH YIREH.” Bahkan sampai hari ini orang mengatakan, “Di gunung itu, TUHAN dapat dilihat.”
15
Malaikat TUHAN memanggil Abraham dari surga untuk kedua kalinya.
16
Malaikat mengatakan, “Engkau siap membunuh anakmu satu-satunya itu untuk-Ku. Karena engkau melakukan itu untuk-Ku, Aku membuat perjanjian ini kepadamu: Aku, TUHAN, berjanji bahwa
17
Aku akan sungguh-sungguh memberkatimu. Aku memberikan kepadamu keturunan sebanyak bintang di langit, sebanyak pasir di pantai. Dan umatmu akan hidup di kota-kota yang direbutnya dari musuh-musuh mereka.
18
Setiap bangsa di atas bumi diberkati melalui keturunanmu. Aku melakukan itu karena engkau taat kepada-Ku.”
19
Abraham kembali kepada hamba-hambanya. Mereka semua pulang ke Bersyeba dan Abraham tinggal di sana.
20
Setelah semua hal itu terjadi, sebuah pesan dikirim kepada Abraham. Pesan itu berbunyi, “Saudaramu Nahor dan istrinya Milka mempunyai anak sekarang.
21
Anak pertama Us dan kedua Bus. Anak ketiga Kemuel, ayah Aram.
22
Kemudian ada lagi Kesed, Hazo, Pildasy, Yidlaf, dan Betuel.”
23
Betuel ayah Ribka. Milka ibu dari kedelapan anak itu, dan Nahor ayah mereka. Nahor saudara Abraham.
24
Juga Nahor mempunyai empat anak dari hambanya Reuma: Tebah, Gaham, Tahay, dan Maakha.
← Chapter 21
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 37
Chapter 38
Chapter 39
Chapter 40
Chapter 41
Chapter 42
Chapter 43
Chapter 44
Chapter 45
Chapter 46
Chapter 47
Chapter 48
Chapter 49
Chapter 50
Chapter 23 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50