bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
Genesis 24
Genesis 24
Indonesian VMD 2005
← Chapter 23
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 37
Chapter 38
Chapter 39
Chapter 40
Chapter 41
Chapter 42
Chapter 43
Chapter 44
Chapter 45
Chapter 46
Chapter 47
Chapter 48
Chapter 49
Chapter 50
Chapter 25 →
1
[Istri untuk Ishak] Abraham hidup sangat tua. TUHAN memberkatinya dan segala sesuatu yang dilakukannya.
2
Pelayan Abraham yang tertua menjadi penanggung jawab atas segala sesuatu yang dimilikinya. Abraham memanggil pelayan itu dan berkata, “Letakkanlah tanganmu di bawah kakiku.
3
Sekarang aku mau engkau membuat suatu perjanjian kepadaku. Berjanjilah kepadaku di hadapan TUHAN, Allah langit dan bumi, bahwa engkau tidak mengizinkan anakku mengawini seorang perempuan dari Kanaan. Kita tinggal di tengah-tengah mereka, tetapi jangan biarkan dia mengawini perempuan Kanaan.
4
Kembalilah ke negeriku kepada umatku sendiri untuk mendapatkan seorang istri bagi anakku Ishak dan bawalah dia kepadanya.”
5
Pelayan itu berkata kepadanya, “Mungkin perempuan itu tidak mau kembali dengan aku ke negeri ini. Jika hal itu terjadi, apakah aku harus membawa anakmu dengan aku ke tanah airmu?”
6
Abraham berkata kepadanya, “Tidak, jangan bawa anakku ke tempat itu.
7
TUHAN, Allah surga, membawa aku dari tanah airku ke tempat ini. Tempat itu adalah rumah ayahku dan negeri keluargaku, tetapi Ia berjanji bahwa negeri yang baru ini menjadi milik keluargaku. Semoga Ia mengutus malaikat-Nya di depanmu sehingga engkau dapat memilih seorang istri untuk anakku.
8
Jika perempuan itu tidak mau untuk datang dengan engkau, engkau bebas dari perjanjian, tetapi jangan bawa anakku kembali ke tempat itu.”
9
Jadi, pelayan itu meletakkan tangannya ke bawah kaki majikannya dan membuat perjanjian.
10
[Pencarian Mulai] Pelayan itu membawa 10 unta Abraham dan meninggalkan tempat itu. Ia membawa bersamanya beraneka ragam pemberian yang cantik. Ia pergi ke Mesopotamia ke kota Nahor.
11
Ia pergi ke sumber air di luar kota. Pada sore hari perempuan-perempuan pergi ke luar mengambil air. Ia membuat unta beristirahat di sana.
12
Ia berkata, “TUHAN, Engkau Allah tuanku Abraham. Izinkan aku mendapatkan seorang istri untuk anaknya hari ini. Tolong tunjukkan kebaikanmu kepada tuanku Abraham.
13
Di sini aku berdiri dekat sumur, dan perempuan-perempuan muda dari kota datang mengambil air.
14
Aku menantikan tanda istimewa untuk mengetahui perempuan muda yang cocok untuk Ishak. Inilah tanda istimewa itu: Aku berkata kepada perempuan itu, ‘Tolong letakkan gucimu supaya aku dapat minum.’ Aku tahu jika ia perempuan yang tepat, ia akan mengatakan, ‘Minumlah, dan aku juga memberi air kepada untamu.’ Jika hal itu terjadi, Engkau akan mempunyai bukti bahwa ia perempuan yang tepat untuk Ishak. Dan aku tahu bahwa Engkau telah menunjukkan kebaikan kepada tuanku.”
15
[Seorang Istri Ditemukan] Kemudian, sebelum pelayan itu selesai berdoa, seorang perempuan bernama Ribka datang ke sumur. Ia anak Betuel. Betuel anak Milka dan Nahor, Nahor adalah saudara Abraham. Ribka datang ke sumur dengan membawa guci di atas bahunya.
16
Ia sangat cantik. Ia seorang perawan; belum ada orang yang telah mengadakan hubungan suami istri dengan dia. Ia pergi ke sumur dan mengisi gucinya.
17
Kemudian pelayan itu berlari kepadanya dan berkata, “Tolong berikan kepadaku sedikit air minum dari gucimu.”
18
Ribka segera menurunkan guci dari bahunya dan memberinya minum. Ia berkata, “Minumlah, Tuan.”
19
Segera setelah ia selesai memberikannya minum, Ribka mengatakan, “Aku akan menimba air untuk untamu.”
20
Ribka segera menuangkan semua air dari gucinya ke dalam palungan untuk minuman unta. Kemudian dia pergi ke sumur mengambil air lagi serta memberikannya kepada semua unta.
21
Pelayan itu memperhatikannya secara diam-diam. Ia mau memastikan bahwa TUHAN telah memberikan suatu jawaban kepadanya dan membuat perjalanannya berhasil.
22
Setelah unta selesai minum, ia memberikan kepada Ribka sebuah cincin emas beratnya 6 gram. Ia juga memberikan kepadanya dua gelang emas yang beratnya masing-masing 60 gram.
23
Ia bertanya, “Siapa ayahmu? Dan apakah ada di rumah ayahmu tempat rombonganku tidur?”
24
Ribka menjawab, “Ayahku Betuel, anak Milka dan Nahor.”
25
Dan dia mengatakan, “Ya, kami mempunyai jerami dan makanan lain untuk untamu dan tempat untuk kamu tidur.”
26
Pelayan itu sujud dan menyembah TUHAN.
27
Ia berkata, “Terpujilah TUHAN, Allah tuanku Abraham. TUHAN baik dan setia kepada tuanku. Ia telah membawa aku kepada perempuan yang tepat untuk anak tuanku.”
28
Kemudian Ribka berlari dan memberitakan kepada keluarganya tentang semua hal itu.
29
Ia mempunyai seorang saudara bernama Laban. Dia berkata kepadanya bahwa ada orang yang telah berbicara kepadanya. Laban mendengarnya. Dan ketika ia melihat cincin dan gelang di tangan saudarinya, ia berlari ke luar ke sumur. Dan ada orang — berdiri dekat unta di sumur.
30
(24:29)
31
Laban mengatakan, “Tuan, silahkan masuk. Jangan berdiri di luar. Aku telah mempersiapkan kamar bagimu untuk tidur dan tempat untuk untamu.”
32
Jadi, pelayan Abraham masuk ke rumah. Laban menolong dia dengan unta dan memberikan jerami dan makanan lain untuk makanan unta. Kemudian Laban memberikan air kepadanya sehingga ia dan orang lain yang bersamanya dapat membasuh kaki mereka.
33
Kemudian Laban memberikan makanan kepadanya, tetapi ia tidak mau makan. Dia berkata, “Aku tidak makan sebelum aku berkata kepadamu mengapa aku datang.” Jadi, Laban mengatakan, “Katakanlah kepada kami.”
34
[Tawar-menawar terhadap Ribka] Pelayan itu mengatakan, “Aku pelayan Abraham.
35
TUHAN sangat memberkati tuanku dalam segala sesuatu. Tuanku telah menjadi orang besar. Tuhan telah memberikan kepada Abraham banyak kawanan domba dan lembu. Ia mempunyai banyak perak, emas, dan hamba. Ia mempunyai banyak unta dan keledai.
36
Sara adalah istri tuanku. Ketika ia sangat tua, ia melahirkan seorang anak. Dan tuanku telah memberikan segala sesuatu miliknya kepada anak itu.
37
Tuanku memaksa aku membuat suatu perjanjian kepadanya. Ia berkata kepadaku, ‘Jangan izinkan anakku mengawini seorang perempuan dari Kanaan. Kita tinggal di tengah-tengah orang itu, tetapi aku tidak mau dia mengawini seorang perempuan Kanaan.
38
Jadi, engkau harus berjanji untuk pergi ke negeri ayahku. Pergi kepada keluargaku dan pilih seorang istri untuk anakku.’
39
Aku berkata kepada tuanku, ‘Mungkin perempuan itu tidak datang ke tempat ini dengan aku.’
40
Tuanku berkata kepadaku, ‘Aku melayani TUHAN, dan Dia akan mengirim malaikat-Nya dengan engkau dan menolong engkau. Engkau akan mendapat seorang istri untuk anakku di tengah-tengah bangsaku di sana.
41
Jika engkau pergi ke negeri ayahku, dan mereka tidak mau memberikan seorang istri untuk anakku kepadamu, engkau menjadi bebas dari perjanjian itu.’
42
Hari itu aku datang ke sumur ini dan berkata, ‘TUHAN, Allah tuanku Abraham, tolong buat perjalananku berhasil.
43
Aku akan berdiri dekat sumur dan menunggu seorang perempuan datang mengambil air, lalu aku mengatakan, “Tolong berikan air dari gucimu untuk minuman kepadaku.”
44
Perempuan yang tepat itu menjawab dengan cara khusus. Ia berkata, “Minum air ini, dan aku juga mengambil air untuk unta-untamu.” Dengan demikian aku tahu bahwa ialah perempuan yang TUHAN telah pilih untuk anak tuanku.’
45
Sebelum aku selesai berdoa, Ribka datang ke sumur mengambil air. Ia membawa guci di atas bahunya ketika ia pergi mengambil air dari sumur. Aku meminta kepadanya untuk memberikan air kepadaku.
46
Ia segera menurunkan guci dari bahunya dan menuangkan air kepadaku, lalu katanya, ‘Minumlah, dan aku mengambil air untuk untamu.’ Aku minum air, dan dia memberikan air kepada unta-untaku.
47
Kemudian aku bertanya kepadanya, ‘Siapa ayahmu?’ Ia menjawab, ‘Ayahku Betuel anak Milka dan Nahor.’ Aku memberikan cincin kepadanya dan gelang untuk tangannya.
48
Aku menundukkan kepalaku dan menyembah TUHAN. Aku memuji TUHAN, Allah tuanku Abraham. Aku bersyukur kepada-Nya karena Ia membawa aku langsung kepada cucu perempuan dari saudara tuanku.
49
Sekarang katakan kepadaku, apakah kamu berbaik hati dan setia kepada tuanku dan memberi anakmu kepadanya? Atau apakah kamu akan tidak mau memberikan anakmu kepadanya? Katakan kepadaku maka aku tahu apa yang harus kulakukan.”
50
Laban dan Betuel menjawab, “Kami melihat itu dari TUHAN, jadi tidak ada yang dapat kami rubah.
51
Di sana ada Ribka. Bawalah dia dan pergilah. Biarlah ia kawin dengan anak tuanmu. Itulah yang dikehendaki TUHAN.”
52
Ketika pelayan Abraham mendengar itu, ia sujud ke tanah di hadapan TUHAN.
53
Kemudian dia memberikan kepada Ribka pemberian yang akan dibawanya. Ia memberikan kepadanya pakaian cantik, emas, dan perhiasan perak. Ia juga memberikan pemberian yang mahal kepada ibu dan saudaranya.
54
Kemudian dia dan orang-orangnya memperoleh makanan dan minuman dan bermalam di sana. Besok paginya mereka bangun dan berkata, “Sekarang kami harus kembali kepada tuanku.”
55
Ibu Ribka dan saudaranya mengatakan, “Biarlah Ribka tinggal dengan kami untuk sementara waktu. Biarlah dia tinggal dengan kami 10 hari. Setelah itu ia dapat pergi.”
56
Pelayan itu berkata kepada mereka, “Jangan buat aku menunggu. TUHAN telah membuat perjalananku berhasil. Sekarang biarlah aku kembali kepada tuanku.”
57
Saudara Ribka dan ibunya mengatakan, “Kami memanggil Ribka dan bertanya kepadanya apa yang mau dilakukannya.”
58
Mereka memanggilnya dan bertanya, “Apakah engkau mau pergi dengan orang itu sekarang?” Ribka mengatakan, “Ya, aku pergi.”
59
Jadi, mereka mengizinkan Ribka pergi bersama pelayan Abraham dan orang-orangnya. Perawatnya juga pergi dengan mereka.
60
Ketika Ribka berangkat, mereka berkata kepadanya, “Saudara kami, semoga engkau menjadi ibu jutaan orang. Dan semoga keturunanmu mengalahkan musuh mereka dan mengambil kota-kotanya.”
61
Kemudian Ribka dan perawatnya naik unta dan mengikuti pelayan itu dan orang-orangnya. Pelayan itu membawa Ribka lalu pulang.
62
Ishak telah meninggalkan Beer-Lahai-Roi dan sekarang tinggal di Negeb.
63
Pada suatu petang, ia jalan-jalan ke ladang. Ia memandang dan melihat unta-unta datang dari jauh.
64
Ribka memandang dan melihat Ishak, lalu dia melompat dari unta.
65
Dia berkata kepada pelayan itu, “Siapa orang yang berjalan di ladang yang bertemu dengan kita?” Ia berkata, “Dialah anak tuanku.” Jadi, Ribka menutup wajahnya dengan selendangnya.
66
Pelayan itu mengatakan kepada Ishak segala sesuatu yang telah terjadi.
67
Kemudian Ishak membawa perempuan itu ke dalam kemah ibunya. Ribka menjadi istrinya sejak hari itu. Ishak sangat mengasihinya. Jadi, ia terhibur setelah ibunya mati.
← Chapter 23
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 37
Chapter 38
Chapter 39
Chapter 40
Chapter 41
Chapter 42
Chapter 43
Chapter 44
Chapter 45
Chapter 46
Chapter 47
Chapter 48
Chapter 49
Chapter 50
Chapter 25 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50