bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
Isaiah 38
Isaiah 38
Indonesian VMD 2005
← Chapter 37
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 37
Chapter 38
Chapter 39
Chapter 40
Chapter 41
Chapter 42
Chapter 43
Chapter 44
Chapter 45
Chapter 46
Chapter 47
Chapter 48
Chapter 49
Chapter 50
Chapter 51
Chapter 52
Chapter 53
Chapter 54
Chapter 55
Chapter 56
Chapter 57
Chapter 58
Chapter 59
Chapter 60
Chapter 61
Chapter 62
Chapter 63
Chapter 64
Chapter 65
Chapter 66
Chapter 39 →
1
[Penyakit Hizkia] Pada waktu itu Hizkia sakit dan hampir mati. Nabi Yesaya anak Amos pergi melihatnya dan berkata kepadanya, “TUHAN berkata kepadaku untuk mengatakan kepadamu, ‘Engkau akan mati segera. Katakan kepada keluargamu apa yang harus dilakukannya, apabila engkau mati. Engkau tidak akan sembuh.’”
2
Hizkia memalingkan mukanya ke arah dinding yang menghadap Bait Tuhan dan mulai berdoa kepada TUHAN.
3
“TUHAN, ingatlah bahwa aku telah melayani-Mu sungguh-sungguh dengan segenap hatiku. Aku telah melakukan yang Engkau katakan baik.” Kemudian Hizkia menangis sangat kuat.
4
Dan Yesaya menerima pesan ini dari TUHAN,
5
“Pergi kepada Hizkia dan katakan kepadanya bahwa TUHAN Allah, Allah nenek moyangmu Daud mengatakan, ‘Aku mendengar doamu dan melihat air matamu. Aku menambah 15 tahun kepada hidupmu.
6
Aku akan menyelamatkan engkau dan kota itu dari raja Asyur. Aku melindungi kota itu.’”
7
Inilah tanda dari TUHAN menunjukkan kepadamu bahwa Dia akan melakukan yang dikatakan-Nya,
8
“Lihatlah, bayang-bayang pada penunjuk matahari buatan Ahaz akan Kubuat mundur 10 tapak. Matahari akan mundur 10 tapak dari tempatnya semula.”
9
[Nyanyian Hizkia] Inilah surat dari Hizkia ketika ia menjadi sembuh:
10
Aku kira hidupku penuh, tetapi sekarang pada pertengahan hidupku, waktunya telah datang bagiku untuk mati.
11
Jadi, aku mengatakan, “Aku tidak akan melihat TUHAN Allah di negeri orang yang hidup ini lagi. Aku tidak melihat orang yang hidup di bumi.
12
Rumahku, kemah gembalaku, akan dibongkar dan diambil dari aku. Aku sudah selesai seperti pakaian yang digulung dan dipotong dari mesin. Engkau mengakhiri hidupku dalam waktu singkat.
13
Sepanjang malam aku menangis sekuat singa, tetapi pengharapanku telah tertindas seperti singa makan tulang-tulang. Engkau mengakhiri hidupku dalam waktu singkat.
14
Aku menangis seperti burung dan merintih seperti merpati. Mataku menjadi lelah, tetapi aku terus menatap ke surga. Tuhanku, aku sangat tertekan. Berjanjilah untuk menolongku.”
15
Apa yang dapat kukatakan? Tuhanku mengatakan kepadaku apa yang akan terjadi, dan Dia membuatnya terjadi. Aku mempunyai kesulitan dalam jiwaku. Sekarang aku merendahkan hati sepanjang hidupku.
16
Tuhanku memakai masa sulit untuk membuat rohku hidup kembali. Tolonglah rohku supaya kuat dan sehat. Tolonglah aku supaya sehat! Tolonglah aku supaya hidup kembali!
17
Lihatlah, kesulitanku telah lenyap! Aku sekarang berdamai. Engkau sangat mengasihiku. Engkau tidak membiarkan aku busuk dalam kuburan. Engkau mengambil dosaku dan membuangnya jauh.
18
Orang mati tidak dapat memuji-Mu. Orang di Syeol tidak dapat menyanyikan pujian bagi-Mu. Orang yang mati dan pergi ke bawah tidak percaya pada kesetiaan-Mu.
19
Orang yang hidup, orang seperti aku, adalah orang yang memuji-Mu. Ayah harus berkata kepada anak-anaknya bahwa Engkau dapat dipercayai.
20
Jadi, aku mengatakan, “TUHAN telah menyelamatkan aku. Kami akan menyanyikan dan memainkan nyanyian dalam Bait TUHAN selama hidup kami.”
21
Kemudian Yesaya berkata kepada Hizkia, “Peraslah buah ara dan taruh pada lukamu, engkau akan sembuh.” Dan mereka melakukannya.
22
Hizkia bertanya kepada Yesaya, “Apa buktinya bahwa aku akan sembuh dan pergi ke Bait TUHAN?”
← Chapter 37
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 37
Chapter 38
Chapter 39
Chapter 40
Chapter 41
Chapter 42
Chapter 43
Chapter 44
Chapter 45
Chapter 46
Chapter 47
Chapter 48
Chapter 49
Chapter 50
Chapter 51
Chapter 52
Chapter 53
Chapter 54
Chapter 55
Chapter 56
Chapter 57
Chapter 58
Chapter 59
Chapter 60
Chapter 61
Chapter 62
Chapter 63
Chapter 64
Chapter 65
Chapter 66
Chapter 39 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66