bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
Isaiah 41
Isaiah 41
Indonesian VMD 2005
← Chapter 40
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 37
Chapter 38
Chapter 39
Chapter 40
Chapter 41
Chapter 42
Chapter 43
Chapter 44
Chapter 45
Chapter 46
Chapter 47
Chapter 48
Chapter 49
Chapter 50
Chapter 51
Chapter 52
Chapter 53
Chapter 54
Chapter 55
Chapter 56
Chapter 57
Chapter 58
Chapter 59
Chapter 60
Chapter 61
Chapter 62
Chapter 63
Chapter 64
Chapter 65
Chapter 66
Chapter 42 →
1
[Tuhan Pencipta Abadi] Allah berkata, “Hai negeri-negeri yang jauh, diam dan dengarkanlah Aku! Hai bangsa-bangsa, kuatlah. Datang kepada-Ku dan bicaralah. Kita dapat bertemu bersama-sama dan kita akan memutuskan siapa yang benar.
2
Siapa yang membangunkan orang yang datang dari timur? Ia memanggil kebenaran berjalan dengan dia. Ia memakai pedangnya menindas bangsa-bangsa. Ia memakai panahnya dan melawan raja-raja — mereka lari seperti jerami ditiup angin.
3
Ia mengusir pasukan dan tidak pernah disiksa. Ia pergi ke tempat-tempat yang belum pernah dijinakkan sebelumnya.
4
Siapa mengambil tindakan dan membuat semuanya itu terjadi? Siapa memanggil setiap orang dari mulanya? Aku TUHAN Allah, Yang Awal. Aku sudah ada pada mulanya dan Aku akan ada apabila semua hal itu telah habis.
5
Orang di sepanjang pantai melihatnya dan mereka takut. Bangsa-bangsa di ujung bumi gemetar ketakutan. Mereka telah datang mendekat. Mereka telah tiba.
6
Para pekerja saling menolong. Mereka saling memberi semangat untuk menjadi kuat.
7
Seorang pekerja memotong kayu untuk membuat patung. Ia memberi semangat kepada tukang emas. Pekerja yang lain memakai martil dan menghaluskan logam. Kemudian dia memberi semangat kepada orang yang bekerja di atas landasan. Pekerja yang terakhir ini mengatakan, ‘Pekerjaan itu baik; logam tidak akan lepas.’ Kemudian dia memakukan patung itu sehingga tidak jatuh, dan tidak pernah bergerak!”
8
[Hanya Tuhan Dapat Menyelamatkan Kita] Tuhan berkata, “Engkau, Israel, adalah hamba-Ku. Yakub, Aku memilihmu. Engkau adalah keluarga sahabat-Ku, Abraham.
9
Engkau ada di negeri yang jauh, tetapi Aku menjangkau engkau. Aku telah memanggilmu dari tempat yang jauh. Aku telah mengatakan, ‘Engkau adalah hamba-Ku.’ Aku memilihmu dan tidak menolakmu.
10
Jangan khawatir, Aku menyertaimu. Jangan takut, Akulah Allahmu. Aku akan membuatmu kuat. Aku menolongmu. Aku menolongmu dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.
11
Lihatlah, beberapa orang marah terhadap engkau, tetapi mereka akan malu. Musuhmu akan hilang dan lenyap.
12
Engkau mencari orang yang melawanmu, tetapi engkau tidak dapat menemukannya. Mereka yang melawan engkau akan lenyap sama sekali.
13
Akulah TUHAN Allahmu. Aku memegang tangan kananmu. Dan Aku berkata kepadamu, ‘Jangan takut! Aku menolongmu.’
14
Hai umat Israel, keturunan Yakub, kamu mungkin lemah dan tidak berguna, jangan takut. Aku sendiri akan menolongmu.” TUHAN sendiri telah mengatakan hal itu. “Yang Mahakudus Israel, satu-satunya yang menyelamatkan engkau,
15
Lihatlah, Aku telah membuatmu seperti papan pengirik yang baru dengan banyak gigi yang tajam. Engkau akan menginjak-injak gunung dan menindasnya. Engkau akan membuat bukit seperti kulit.
16
Engkau akan melemparkan mereka ke air, dan angin menghembuskannya dan menyerakkannya. Kemudian engkau berbahagia dalam TUHAN. Engkau akan bangga atas Yang Mahakudus Israel.
17
Orang miskin dan yang membutuhkan mencari air, tetapi mereka tidak dapat menemukannya. Lidahnya kering karena kehausan. Aku, TUHAN, akan menjawab doa mereka. Aku, Allah Israel, tidak meninggalkan mereka dan membiarkannya mati.
18
Aku membuat sungai mengalir di bukit yang kering. Aku membuat mata air mengalir melalui lembah. Aku mengubah padang gurun menjadi danau penuh dengan air. Di tanah yang kering akan ada sumber air.
19
Aku membuat pohon tumbuh di padang gurun. Di sana akan ada pohon cedar, akasia, kayu zaitun, pohon cemara, pohon ara, dan pohon eru.
20
Aku melakukannya sehingga orang melihatnya dan tahu siapa yang membuatnya. Mereka akan memperhatikannya dan melihat bahwa tangan TUHAN membuatnya terjadi. Mereka akan mengerti bahwa tangan TUHAN menjadikannya, bahwa Yang Mahakudus Israel menciptakan semuanya.”
21
[Tuhan Menentang Dewa] TUHAN Allah, Rajanya Yakub, mengatakan, “Mari, kemukakan alasanmu. Tunjukkan kepada-Ku bukti-buktimu.
22
Biarlah berhala-berhalamu masuk dan katakan kepada kami yang akan terjadi. Hai patung-patung, katakan kepada kami yang terjadi pada mulanya. Kami mendengarkannya baik-baik sehingga kami dapat membuat keputusan. Katakan kepada kami yang akan terjadi pada masa depan.
23
Tanda apa yang kamu berikan pada masa lampau untuk membuktikan bahwa sungguh-sungguh kamu dewa? Lakukanlah sesuatu! Lakukan sesuatu, yang baik atau buruk sehingga kami dapat melihat kamu hidup. Kemudian kami takut dan menghormatimu.
24
Lihatlah, kamu dewa tidak berguna! Kamu tidak dapat melakukan sesuatu. Hanya beberapa orang yang sangat bodoh mau menyembahmu.”
25
[Tuhan Membuktikan bahwa Ia Allah Yang Maha Esa] Aku telah menggerakkan seseorang di utara untuk datang. Ia akan datang dari timur di tempat matahari terbit dan menyembah nama-Ku. Ia menginjak-injak para raja seperti tukang periuk berjalan di atas tanah liat.
26
Siapa yang mengatakan kepada kami tentang itu sebelum itu terjadi sehingga kami dapat berkata bahwa ia benar? Tidak ada dari dewa-dewamu yang mengatakan sesuatu kepada kami. Mereka tidak mengatakan sepatah kata pun dan mereka tidak dapat mendengar sesuatu yang kamu katakan.
27
Aku, Tuhan, yang pertama mengatakan kepada Sion tentang hal itu. Aku mengutus utusan ke Yerusalem dengan pesan ini, “Lihatlah, umatmu akan kembali!”
28
Aku memandang kepada dewa-dewa itu. Tidak satu pun dari mereka telah mengatakan sesuatu. Mereka tidak memberikan nasihat apa pun. Aku bertanya kepada mereka, tetapi mereka tidak mengatakan sepatah kata pun.
29
Semua dewa sama seperti yang tidak ada. Mereka tidak dapat melakukan sesuatu. Mereka sama sekali tidak berguna.
← Chapter 40
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 32
Chapter 33
Chapter 34
Chapter 35
Chapter 36
Chapter 37
Chapter 38
Chapter 39
Chapter 40
Chapter 41
Chapter 42
Chapter 43
Chapter 44
Chapter 45
Chapter 46
Chapter 47
Chapter 48
Chapter 49
Chapter 50
Chapter 51
Chapter 52
Chapter 53
Chapter 54
Chapter 55
Chapter 56
Chapter 57
Chapter 58
Chapter 59
Chapter 60
Chapter 61
Chapter 62
Chapter 63
Chapter 64
Chapter 65
Chapter 66
Chapter 42 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66