bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
Judges 11
Judges 11
Indonesian VMD 2005
← Chapter 10
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 12 →
1
Yefta ialah orang dari suku Gilead, seorang tentara yang kuat, tetapi ia anak seorang pelacur. Nama ayahnya Gilead.
2
Istri Gilead mempunyai beberapa anak. Ketika anak-anak itu menjadi besar, mereka tidak seperti Yefta. Mereka memaksa Yefta meninggalkan kotanya. Mereka berkata kepadanya, “Engkau tidak akan mendapat warisan dari ayah kita karena engkau adalah anak dari perempuan lain.”
3
Yefta berangkat karena saudara-saudaranya dan dia tinggal di tanah Tob. Beberapa orang petualang di Tob menjadi pengikut Yefta.
4
Setelah beberapa waktu, orang Amon berperang melawan Israel.
5
Orang Amon berperang melawan Israel, jadi para pemimpin di Gilead pergi kepada Yefta. Mereka meminta Yefta untuk meninggalkan Tob dan kembali ke Gilead.
6
Mereka berkata kepada Yefta, “Mari dan engkaulah menjadi pemimpin kami supaya kami dapat melawan orang Amon.”
7
Yefta berkata kepada pemimpin Gilead, “Kamu telah memaksa aku meninggalkan rumah ayahku. Kamu membenci aku, jadi mengapa kamu datang kepadaku sekarang, ketika kamu berada di dalam kesulitan?”
8
Para pemimpin Gilead berkata kepada Yefta, “Itulah alasan kami datang kepadamu sekarang. Mari pergi bersama kami dan seranglah orang Amon. Engkaulah menjadi komandan atas semua penduduk Gilead.”
9
Kemudian Yefta berkata kepada pemimpin Gilead, “Jika kamu menghendaki aku kembali ke Gilead dan berperang melawan orang Amon, baiklah. Jika TUHAN menolong aku mengalahkan mereka, aku akan menjadi pemimpinmu yang baru.”
10
Para pemimpin Gilead berkata kepada Yefta, “TUHAN mendengar semua yang kami ucapkan. Dan kami berjanji untuk melakukan semua yang kaukatakan.”
11
Yefta pergi bersama pemimpin Gilead. Mereka mengangkatnya menjadi pemimpin dan komandannya. Yefta mengulangi semua kata-katanya di hadapan TUHAN di kota Mizpa.
12
[Pesan Yefta kepada Raja Amon] Yefta mengirim utusan kepada raja orang Amon bersama pesan ini, “Apa masalah antara orang Amon dengan orang Israel? Mengapa engkau datang berperang ke negeri kami?”
13
Raja orang Amon menjawab para utusan Yefta, “Kami berperang terhadap Israel karena orang Israel merebut tanah kami, ketika mereka datang dari Mesir. Mereka mengambilnya mulai dari Sungai Arnon hingga Sungai Yabok dan sampai ke Sungai Yordan. Sekarang katakanlah kepada orang Israel untuk mengembalikannya kepada kami secara damai.”
14
Para utusan membawa pesan itu kembali kepada Yefta. Kemudian Yefta mengirim mereka lagi kepada raja orang Amon.
15
Mereka membawa pesan ini: “Inilah yang dikatakan Yefta: Israel tidak merebut negeri Moab atau negeri Amon.
16
Ketika orang Israel datang dari Mesir, mereka pergi ke padang gurun. Mereka pergi ke Laut Merah dan kemudian ke Kadesy.
17
Orang Israel mengirim utusan kepada raja Edom dan berkata, ‘Izinkanlah kami melewati negerimu,’ tetapi raja Edom tidak mengizinkan kami lewat dari daerahnya. Kami juga mengirimkan utusan kepada raja Moab, tetapi ia juga tidak mengizinkan kami lewat dari daerahnya, maka Israel tetap tinggal di Kadesy.
18
Kemudian orang Israel berjalan lewat padang gurun dan mengelilingi Edom dan Moab. Mereka berjalan di sebelah timur negeri Moab dan berkemah di seberang Sungai Arnon. Mereka tidak memasuki perbatasan Moab. Sungai Arnon merupakan perbatasan Moab.
19
Kemudian orang Israel mengirim utusan kepada Sihon raja orang Amori. Sihon adalah raja kota Hesbon. Para utusan itu berkata kepadanya, ‘Izinkanlah kami melintas dari negerimu. Kami mau pergi ke negeri kami.’
20
Namun, Sihon tidak membiarkan orang Israel melintasi perbatasannya. Sihon mengumpulkan seluruh pasukannya untuk berkemah di Yahaz. Kemudian orang Israel berperang melawan Amori.
21
TUHAN Allah Israel menolong orang Israel mengalahkan Sihon dan pasukannya, maka Israel menduduki dan memiliki semua negeri orang Amori.
22
Mereka menduduki dan memiliki semua wilayah orang Amori mulai dari Sungai Arnon hingga Sungai Yabok dan dari padang gurun ke Sungai Yordan.
23
TUHAN Allah Israel telah memaksa orang Amori meninggalkan daerahnya. Dan Dia memberikan negeri itu kepada orang Israel. Apakah engkau pikir bahwa engkau dapat membuat orang Israel meninggalkan negeri itu?
24
Pastilah engkau dapat tinggal di negeri yang diberikan Kamos allahmu kepadamu, jadi kami pun akan tinggal di negeri yang diberikan oleh TUHAN Allah kami kepada kami.
25
Apakah engkau lebih baik daripada Balak anak Zipor? Dia adalah raja Moab. Apakah ia pernah bertengkar dengan Israel? Apakah ia pernah bertempur melawan mereka?
26
Orang Israel telah tinggal di Hesbon dan desa-desa sekitarnya selama 300 tahun. Mereka telah tinggal di Aroer dan di desa-desa sekitarnya selama 300 tahun. Orang Israel tinggal di semua kota di tepi Sungai Arnon selama 300 tahun. Mengapa engkau tidak membebaskannya selama ini?
27
Orang Israel tidak berdosa kepadamu, tetapi engkau berbuat jahat kepada orang Israel. Kiranya TUHAN, Hakim yang benar itu memutuskan apakah orang Israel yang benar atau orang Amon.”
28
Raja Amon tidak mengindahkan pesan Yefta itu.
29
[Janji Yefta] Kemudian Roh TUHAN datang kepada Yefta, dan Yefta melintasi daerah Gilead dan Manasye dan pergi ke Mizpa di Gilead. Dan dari sana dia melintasi negeri Amon.
30
Yefta berjanji kepada TUHAN, katanya, “Jika Engkau membiarkan aku mengalahkan orang Amon,
31
aku akan mempersembahkan kepada-Mu yang pertama keluar dari rumahku, bila aku kembali dengan kemenangan. Aku memberikannya kepada TUHAN sebagai kurban bakaran.”
32
Kemudian Yefta berangkat ke negeri orang Amon untuk berperang melawan mereka. TUHAN menolongnya mengalahkan mereka.
33
Ia mengalahkan mereka dari kota Aroer sampai ke kota Minit. Yefta menaklukkan 20 kota. Kemudian dia menyerang orang Amon ke kota Abel-Keramin. Orang Israel mengalahkan orang Amon. Amon dalam keadaan kekalahan besar.
34
Yefta kembali ke Mizpa dan pergi ke rumahnya dan putrinya keluar dari rumah menyambutnya. Dia bermain rebana sambil menari. Dialah satu-satunya anak perempuan Yefta. Yefta sangat mengasihinya. Ia tidak mempunyai anak laki-laki atau perempuan lainnya.
35
Ketika dia melihat anaknya itu, yang pertama keluar dari rumahnya, dia merobekkan pakaiannya menunjukkan kesedihannya, lalu ia mengatakan, “Ya anakku! Engkau telah membinasakan aku. Engkau membuat aku sangat sedih. Aku telah berjanji kepada TUHAN dan tidak dapat membatalkan janjiku kepada-Nya.”
36
Kemudian anaknya berkata kepadanya, “Ayah, engkau telah berjanji kepada TUHAN, jadi peganglah janjimu. Lakukanlah apa yang engkau telah katakan untuk kaulakukan. Apalagi TUHAN telah menolong engkau mengalahkan musuhmu, orang Amon itu.”
37
Dan dia berkata kepada ayahnya, “Biarlah engkau melakukan hal itu pertama bagiku. Biarkanlah aku sendirian selama dua bulan. Biarkanlah aku pergi ke gunung-gunung. Aku tidak akan kawin dan mempunyai anak, jadi biarkanlah aku dengan teman-temanku pergi dan menangis bersama-sama.”
38
Yefta mengatakan, “Pergi dan lakukanlah itu.” Yefta menyuruhnya pergi selama dua bulan. Dia bersama teman-temannya tinggal di pegunungan. Mereka menangisinya karena dia tidak akan kawin dan tidak mempunyai anak.
39
Sesudah dua bulan, dia kembali kepada ayahnya, dan Yefta berbuat terhadap anaknya sesuai dengan janjinya. Anaknya itu tidak pernah mengadakan hubungan suami istri dengan siapa pun, jadi itulah menjadi kebiasaan di Israel.
40
Setiap tahun perempuan muda Israel pergi empat hari untuk mengenang putri Yefta dari Gilead, serta menangisinya.
← Chapter 10
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 12 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21