bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
Judges 6
Judges 6
Indonesian VMD 2005
← Chapter 5
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 7 →
1
[Orang Midian Memerangi Israel] Orang Israel kembali melakukan yang salah menurut TUHAN, jadi TUHAN membiarkan orang Midian mengalahkan orang Israel selama 7 tahun.
2
Orang Midian sangat berkuasa dan kejam terhadap orang Israel, jadi orang Israel membuat banyak tempat persembunyian di gunung-gunung. Mereka menyembunyikan makanannya dalam gua yang sulit ditemukan.
3
Mereka melakukan hal itu karena orang Midian dan Amalek dari timur selalu datang membinasakan hasil gandum mereka.
4
Mereka berkemah di tanah itu dan membinasakan hasil gandum yang ditanam orang Israel sepanjang daerah dekat Gaza. Mereka tidak meninggalkan sesuatu untuk makanan orang Israel. Bahkan mereka tidak meninggalkan baik domba, lembu, maupun keledai.
5
Orang Midian datang bersama keluarga, ternak, dan kemahnya. Mereka seperti kerumunan belalang. Mereka dan ternaknya terlalu banyak untuk dihitung. Mereka datang ke negeri itu dan memusnahkannya.
6
Orang Israel sangat miskin karena orang Midian, jadi orang Israel berseru kepada TUHAN minta tolong.
7
Orang Midian melakukan semua yang jahat itu, jadi orang Israel berseru kepada TUHAN minta tolong.
8
TUHAN mengutus seorang nabi kepada mereka. Ia berkata, “Inilah yang dikatakan oleh TUHAN Allah Israel, ‘Kamu dahulu hamba di Mesir, Aku membebaskan kamu dan membawa kamu keluar dari negeri itu.
9
Aku membebaskan kamu dari kuasa orang Mesir. Kemudian orang Kanaan menyiksa kamu, jadi Aku kembali meyelamatkan kamu. Aku mengusir mereka dari negeri mereka dan memberikan negeri mereka itu kepadamu.’
10
Dan Aku berkata kepadamu, ‘Akulah TUHAN Allahmu. Kamu akan tinggal di negeri orang Amori, tetapi jangan sembah dewa-dewanya,’ namun kamu tidak patuh kepada-Ku.”
11
[Malaikat Tuhan Mengunjungi Gideon] Pada waktu itu malaikat TUHAN datang kepada orang yang bernama Gideon. Malaikat datang dan duduk di bawah pohon ek di Ofra. Pohon ek itu milik Yoas dari keluarga Abiezer. Yoas ayah Gideon. Gideon sedang mengirik gandum di tempat pemerasan anggur. Gideon bersembunyi sehingga orang Midian tidak melihat gandum itu. Malaikat TUHAN menampakkan diri kepada Gideon dan berkata, “TUHAN menyertai engkau, hai prajurit perkasa!”
12
(6:11)
13
Gideon mengatakan, “Aku bersumpah, jika TUHAN menyertai kami, Tuan, mengapa kami mengalami banyak kesulitan? Kami telah mendengar bahwa banyak perbuatan-Nya yang ajaib dilakukan-Nya bagi nenek moyang kami. Mereka menceritakan bahwa TUHAN membawa kami keluar dari Mesir, tetapi sekarang tampaknya TUHAN sudah meninggalkan kami dan membiarkan kami dikalahkan oleh orang Midian.”
14
TUHAN berpaling kepada Gideon dan berkata, “Jadi, pakailah kuasamu yang besar dan pergi menyelamatkan orang Israel dari orang Midian. Aku mengutusmu menyelamatkan mereka.”
15
Gideon menjawab dan berkata, “Maaf TUHAN, bagaimana aku dapat membebaskan Israel? Kaum keluargaku adalah yang paling lemah di dalam suku Manasye, dan aku anggota keluarga yang paling muda.”
16
TUHAN berkata kepadanya, “Aku menyertai engkau, jadi engkau dapat mengalahkan orang Midian semudah mengalahkan hanya satu orang.”
17
Kemudian Gideon berkata kepada-Nya, “Jika Engkau mau, tolong berikan kepadaku suatu tanda bahwa Engkaulah TUHAN.
18
Janganlah tinggalkan aku di sini sampai aku kembali kepada-Mu dan menyerahkan persembahanku di hadapan-Mu.” Dan TUHAN mengatakan, “Aku menunggu sampai engkau datang.”
19
Jadi, Gideon masuk ke rumahnya dan memasak seekor kambing muda. Dia membuat roti tanpa ragi sebanyak 10 kg tepung. Kemudian Gideon memasukkan daging itu ke dalam keranjang dan kuahnya ke dalam sebuah periuk. Dia membawa daging, kuah, dan roti tidak beragi. Dia memberikan makanan itu kepada TUHAN di bawah pohon ek.
20
Malaikat Allah berkata kepada Gideon, “Ambillah daging dan roti itu dan letakkanlah di atas batu di sana, dan tuangkanlah kuah ke atasnya.” Gideon melakukan yang demikian.
21
Malaikat TUHAN mempunyai sebuah tongkat di tangannya. Ia menyentuh daging dan roti itu dengan ujung tongkatnya. Api menyala dari batu dan menghabiskan daging dan roti itu lalu malaikat TUHAN menghilang.
22
Kemudian Gideon sadar bahwa ia telah berbicara dengan malaikat TUHAN, maka ia berteriak, “Ya Tuhan ALLAHku. Aku sudah melihat malaikat TUHAN dengan berhadapan muka.”
23
Dan TUHAN berkata kepadanya, “Tenanglah! Jangan takut! Engkau tidak akan mati.”
24
Gideon mendirikan sebuah mezbah di tempat itu untuk menyembah TUHAN dan dia menamainya, “TUHAN Damai Sejahtera.” Mezbah itu masih ada di kota Ofra tempat tinggal keluarga Abiezer.
25
[Gideon Memecahkan Mezbah Baal] Pada malam harinya, TUHAN berkata kepada Gideon, “Ambillah seekor sapi jantan kepunyaan ayahmu, yaitu sapi jantan yang berumur 7 tahun. Ayahmu mempunyai sebuah mezbah untuk dewa Baal. Di sana ada juga sebuah tiang di samping mezbah. Tiang itu dibangun untuk menghormati dewa Asyera. Pakailah sapi jantan itu merubuhkan mezbah Baal dan potonglah tiang itu.
26
Kemudian bangun sebuah mezbah yang baik bagi TUHAN Allahmu di atas tanah yang tinggi itu. Persembahkan sapi jantan itu sebagai kurban bakaran dan pakailah tiang itu sebagai kayu bakar.”
27
Gideon mengambil 10 orang dari para hambanya dan melakukan seperti yang dikatakan TUHAN kepadanya, tetapi ia takut keluarganya dan para penduduk kota mungkin melihat yang dilakukannya. Ia melakukan yang dikatakan-Nya kepadanya, tetapi dilakukannya pada malam hari, bukan siang hari.
28
Penduduk kota itu bangun besok paginya. Mereka melihat bahwa mezbah Baal telah dirubuhkan dan tiang Asyera sudah dipotong. Dan mereka melihat sapi jantan yang telah dikurbankan di atas mezbah yang dibangunnya.
29
Penduduk kota memandang satu sama lain serta bertanya, “Siapa yang merubuhkan mezbah kita? Siapa yang memotong tiang Asyera itu? Siapa yang mempersembahkan sapi jantan di atas mezbah baru itu?” Mereka mengajukan banyak pertanyaan dan berusaha mengetahui siapa yang melakukannya. Ada seorang mengatakan kepada mereka, “Gideon anak Yoas yang melakukannya.”
30
Jadi, penduduk kota itu datang dan berkata kepada Yoas, “Bawalah anakmu ke luar. Dia telah merubuhkan mezbah Baal dan menebang tiang Asyera yang di sampingnya. Anakmu harus mati.”
31
Kemudian Yoas berkata kepada orang banyak yang berdiri di sekitarnya, “Apakah kamu menuntut bagi Baal? Atau kamu ingin membela Baal? Siapa yang menuntut baginya akan dibunuh sebelum pagi. Jika ia allah, biarlah ia menuntut bagi dirinya sendiri, bila orang merubuhkan mezbahnya.”
32
Yoas mengatakan, “Jika Gideon merubuhkan mezbah Baal, biarlah Baal menuntutnya.” Jadi, pada hari itu Yoas memberikan nama baru kepada Gideon. Dia menamainya Yerubaal.
33
[Gideon Mengalahkan Orang Midian] Orang Midian, Amalek, dan orang lain dari timur berkumpul untuk memerangi orang Israel. Mereka menyeberangi Sungai Yordan dan berkemah di Lembah Yesreel.
34
Roh TUHAN memenuhi Gideon, jadi Gideon meniup terompet memanggil keluarga Abiezer untuk mengikut dia.
35
Ia menyuruh utusan kepada semua suku Manasye untuk mengambil senjatanya serta bersiap-siap berperang. Ia juga mengirimkan pesan kepada suku Asyer, Zebulon, dan Naftali dan mereka datang dan bergabung dengan Gideon dan pasukannya.
36
Gideon berkata kepada Allah, “Engkau berkata bahwa Engkau akan menolong aku menyelamatkan Israel, berikanlah bukti kepadaku.
37
Aku akan meletakkan kulit domba di atas lantai pengirikan. Jika ada embun hanya di atas kulit domba dan tanah sekitarnya kering, aku tahu bahwa Engkau memakai aku menyelamatkan Israel seperti yang Engkau katakan.”
38
Sungguh itulah yang terjadi. Gideon bangun besok paginya dan memeras kulit domba itu. Ia mendapat satu mangkuk air dari kulit domba itu.
39
Kemudian Gideon berkata kepada Allah, “Janganlah Engkau marah padaku, biarlah aku meminta satu hal lagi. Izinkanlah aku menguji-Mu dengan kulit domba. Sekali ini, biarlah hanya kulit domba kering sedangkan tanah sekitarnya basah karena embun.”
40
Pada malam harinya, Allah melakukan hal itu. Hanya kulit domba itu yang kering sedangkan tanah sekitarnya basah karena embun.
← Chapter 5
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 7 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21