bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
Judges 9
Judges 9
Indonesian VMD 2005
← Chapter 8
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 10 →
1
[Abimelekh Menjadi Raja] Abimelekh ialah anak Yerubaal. Ia pergi kepada pamannya yang tinggal di Sikhem. Ia berkata kepada pamannya dan kepada semua keluarga ibunya,
2
“Tanyalah kepada para pemimpin kota Sikhem, ‘Apakah lebih baik bagimu diperintah oleh 70 anak Yerubaal atau hanya oleh satu orang?’ Ingatlah bahwa aku adalah keluargamu.”
3
Pamannya menanyakan hal itu kepada para pemimpin Sikhem. Dan para pemimpin Sikhem memutuskan untuk mengikut Abimelekh. Mereka berkata, “Di atas segala-galanya, ia adalah saudara kita.”
4
Mereka memberikan 70 keping perak kepada Abimelekh. Uang itu berasal dari kuil Baal-Berit. Abimelekh memakai perak itu menjadi upah beberapa orang. Orang-orang itu ialah orang yang tidak berguna dan sembrono. Mereka mengikut Abimelekh ke mana saja pun ia pergi.
5
Abimelekh pergi ke rumah ayahnya di Ofra dan membunuh ketujuh puluh saudaranya, anak Yerubaal sekaligus, tetapi anak bungsu Yerubaal selamat, karena ia bersembunyi dan melarikan diri. Nama anak bungsu itu Yotam.
6
Kemudian berkumpullah para pemimpin kota Sikhem dan semua penghuni rumah di Milo. Mereka berkumpul di samping pohon besar di Sikhem dan mengangkat Abimelekh menjadi rajanya.
7
[Cerita Yotam] Yotam mendengar bahwa para pemimpin kota Sikhem telah mengangkat Abimelekh menjadi raja. Ketika dia mendengar hal itu, dia pergi dan berdiri di puncak Gunung Gerizim. Dia meneriakkan cerita ini kepada rakyat, “Dengarkanlah aku, hai para pemimpin Sikhem. Kemudian biarlah Allah mendengarkan kamu.
8
Pada suatu hari pohon-pohon telah memutuskan untuk mengangkat seorang raja memerintah atasnya. Pohon-pohon itu berkata kepada pohon zaitun, ‘Engkaulah menjadi raja kami.’
9
Pohon zaitun mengatakan, ‘Manusia dan dewa-dewa memuji aku karena minyakku. Apakah aku harus berhenti menghasilkan minyak hanya untuk pergi dan menguasai pohon-pohon lain?’
10
Kemudian pohon-pohon itu berkata kepada pohon ara, ‘Marilah menjadi raja kami.’
11
Pohon ara itu mengatakan, ‘Apakah aku harus berhenti menghasilkan buahku yang baik dan manis hanya untuk pergi dan menguasai pohon-pohon lain?’
12
Kemudian pohon-pohon itu berkata kepada pohon anggur, ‘Marilah menjadi raja kami.’
13
Pohon anggur mengatakan, ‘Anggurku membuat orang dan raja-raja bersukacita. Apakah aku harus berhenti menghasilkan anggurku hanya untuk pergi dan menguasai pohon-pohon lain?’
14
Akhirnya semua pohon berkata kepada belukar berduri, ‘Marilah menjadi raja kami.’
15
Dan belukar berduri berkata kepada pohon-pohon itu, ‘Jika sesungguhnya kamu ingin menjadikan aku rajamu, datanglah dan berteduh di dalam naunganku. Jika tidak, biarlah api keluar dari belukar berduri dan membakar habis pohon-pohon cedar Libanon.’
16
Sekarang jika kamu bertindak dengan penuh kejujuran, bila kamu membuat Abimelekh raja, kamu dapat bersukacita bersama dia. Dan jika kamu memperlakukan Yerubaal dan keluarganya dengan baik, baiklah. Dan jika kamu menyenangkan hati Yerubaal sebagaimana seharusnya, itu juga baik.
17
Ingatlah yang dilakukan ayahku terhadap kamu. Ayahku telah bertempur buat kamu. Dia mempertaruhkan nyawanya bagimu ketika dia membebaskan kamu dari Midian,
18
tetapi sekarang kamu melawan keluarga ayahku. Kamu telah membunuh 70 anaknya sekaligus. Kamu membuat Abimelekh anak seorang hamba perempuan menjadi raja atas kota Sikhem karena dia saudaramu.
19
Jika kamu bertindak dengan penuh kejujuran terhadap Yerubaal dan keluarganya hari ini, maka aku berharap, kamu akan senang dengan Abimelekh selaku rajamu dan dia senang terhadap kamu.
20
Tetapi, hai para pemimpin Sikhem dan penghuni rumah Milo, jika kamu tidak berbuat benar, maka aku berharap, Abimelekh membinasakan kamu dan dia pun binasa.”
21
Sesudah Yotam mengatakan semuanya itu, dia melarikan diri. Dia melarikan diri ke kota Beer. Dia tinggal di tempat itu karena ia takut kepada saudaranya Abimelekh.
22
[Abimelekh Bertempur Melawan Sikhem] Abimelekh memerintah atas orang Israel selama tiga tahun.
23
Abimelekh telah membunuh 70 anak Yerubaal — dan mereka saudaranya sendiri. Para pemimpin Sikhem mendukungnya melakukan kejahatan itu maka Allah membuat kesusahan antara Abimelekh dan para pemimpin Sikhem. Dan para pemimpin Sikhem mulai membuat cara untuk menyiksa Abimelekh.
24
(9:23)
25
Para pemimpin Sikhem tidak lagi mengasihi Abimelekh. Mereka menempatkan orang-orang di puncak-puncak gunung untuk menyerang dan merampas setiap orang yang lewat dari sana. Hal itu dilaporkan kepada Abimelekh.
26
Gaal anak Ebed dan saudaranya pindah ke Sikhem. Para pemimpin Sikhem telah memutuskan untuk mempercayai dan mengikut Gaal.
27
Pada suatu hari orang Sikhem pergi ke ladang mengumpulkan buah anggur. Mereka memerasnya membuat anggur, kemudian mereka mengadakan pesta dalam kuil dewanya. Mereka makan dan minum serta mengatakan hal-hal yang jahat tentang Abimelekh.
28
Kemudian Gaal anak Ebed mengatakan, “Siapakah Abimelekh sehingga kita harus patuh kepadanya? Siapa dia menurut pendapatnya? Bukankah dia anak Yerubaal? Dan dia membuat Zebul perwiranya? Kita tidak harus patuh kepada Abimelekh. Kita harus patuh kepada bangsa kita sendiri, orang-orang Hamor. Hamor adalah ayah Sikhem.
29
Jika kamu membuat aku menjadi komandan mereka, aku akan membinasakan Abimelekh. Aku akan mengatakan kepadanya, ‘Siapkanlah pasukanmu dan keluarlah berperang.’”
30
Zebul adalah walikota Sikhem. Dia mendengar kata-kata Gaal anak Ebed dan dia sangat marah.
31
Zebul menyuruh para utusan kepada Abimelekh di Aruma. Inilah pesannya, “Gaal anak Ebed dan saudara-saudaranya telah datang ke Sikhem. Mereka membuat kesulitan terhadap engkau. Gaal telah membuat seluruh kota melawan engkau.
32
Jadi, datanglah dengan pasukanmu malam ini dan bersembunyilah di ladang di luar kota.
33
Kemudian pada pagi hari, sesudah matahari terbit, serbulah kota itu. Gaal dan pasukannya akan keluar dari kota menyerang kamu. Apabila mereka keluar untuk menyerang, lakukanlah semampumu terhadap mereka.”
34
Abimelekh dengan semua pasukannya bangun pada malam hari dan pergi ke kota. Mereka terbagi atas empat kelompok. Mereka menghadang dekat kota Sikhem.
35
Gaal anak Ebed keluar dan berdiri di gerbang kota. Ketika Gaal berdiri di sana, Abimelekh dan pasukannya keluar dari tempat persembunyiannya.
36
Gaal melihat tentara itu, ia berkata kepada Zebul, “Lihat, orang banyak turun dari gunung.” Zebul mengatakan, “Engkau hanya melihat bayangan gunung. Bayangan itu tampaknya seperti orang banyak.”
37
Gaal berkata lagi, “Lihat, beberapa orang sedang turun dari tempat itu, dari Pusat Tanah dan satu kelompok lagi dari Pohon Peramal.”
38
Zebul berkata kepadanya, “Mengapa engkau tidak membual lagi sekarang? Engkau telah mengatakan, ‘Siapakah Abimelekh? Mengapa kami harus patuh kepadanya?’ Kamu telah mengejek orang-orang itu. Pergilah sekarang dan seranglah mereka.”
39
Gaal membawa para pemimpin Sikhem keluar menyerang Abimelekh.
40
Abimelekh dan pasukannya mengusir Gaal dan pasukannya. Pasukan Gaal melarikan diri ke gerbang kota Sikhem. Banyak pasukan Gaal yang terbunuh sebelum mereka sampai ke pintu gerbang.
41
Kemudian Abimelekh kembali ke kota Aruma. Zebul mengusir Gaal dan saudara-saudaranya dari Sikhem.
42
Hari berikutnya orang-orang Sikhem pergi ke ladang bekerja. Dan hal itu dilaporkan kepada Abimelekh.
43
Jadi, Abimelekh membagi pasukannya dalam tiga kelompok. Dia mau menyerang orang Sikhem dengan kejutan maka ia menyembunyikan pasukannya di ladang. Ketika dia melihat orang keluar dari kota, dia melompat lalu menyerang mereka.
44
Abimelekh dan pasukannya berlari ke suatu tempat dekat pintu gerbang kota. Dan dua kelompok lainnya pergi kepada orang-orang yang di ladang dan membunuh mereka.
45
Abimelekh dan pasukannya bertempur melawan kota itu sepanjang hari. Abimelekh dan pasukannya merebut kota dan membunuh orang-orang di dalamnya. Kemudian dia membinasakan kota itu dan menaburinya dengan garam.
46
Ketika orang-orang yang tinggal di Menara Sikhem mendengar tentang hal itu, mereka berkumpul ke ruangan teraman di dalam kuil dewa El-Berit.
47
Abimelekh mendengar bahwa semua pemimpin Menara Sikhem telah berkumpul.
48
Jadi, Abimelekh dan pasukannya berangkat ke Gunung Salmon. Dia mengambil sebuah kampak dan memotong beberapa cabang. Dia mengangkatnya di atas bahunya. Kemudian dia berkata kepada pasukannya, “Cepatlah, lakukanlah sama seperti yang telah kulakukan.”
49
Jadi, semua orang itu memotong cabang-cabang kayu dan mereka mengikut Abimelekh. Mereka menimbun cabang-cabang kayu itu pada tempat yang teraman dalam kuil dewa El-Berit. Mereka memasukkan cabang-cabang itu ke dalam api lalu membakar orang-orang yang ada di dalam kamar itu, jadi matilah kira-kira 1.000 orang laki-laki dan perempuan yang tinggal dekat Menara Sikhem.
50
[Kematian Abimelekh] Kemudian Abimelekh dan pasukannya berangkat ke Tebes. Mereka mengepung dan merebut kota itu.
51
Dan ada juga di kota itu sebuah menara yang kuat. Semua pemimpin dan orang lain, laki-laki dan perempuan dari kota itu melarikan diri ke menara itu dan menguncinya dari dalam. Kemudian mereka naik ke atap menara itu.
52
Abimelekh dan pasukannya pergi ke menara itu untuk menyerangnya. Abimelekh pergi ke pintu menara. Dia mau membakarnya.
53
Tetapi ketika Abimelekh berdiri di pintu menara, seorang perempuan di atas atap melemparkan sebuah batu kilangan ke kepala Abimelekh, dan meremukkan batok kepalanya.
54
Dengan segera ia memanggil hambanya, yang memikul senjatanya dan berkata kepadanya, “Hunuslah pedangmu dan bunuhlah aku sehingga orang tidak akan mengatakan, ‘Seorang perempuan membunuh Abimelekh.’” Jadi, hambanya menikam Abimelekh dengan pedangnya, dan Abimelekh mati.
55
Orang Israel melihat Abimelekh sudah mati maka kembalilah mereka semuanya.
56
Dengan cara itulah Allah menghukum Abimelekh karena segala kejahatan yang dibuatnya. Abimelekh berdosa terhadap ayahnya sendiri dengan membunuh 70 saudaranya.
57
Allah juga menghukum semua orang Sikhem atas segala kejahatannya. Kutukan Yotam anak Yerubaal tentang mereka menjadi kenyataan. Yotam ialah anak bungsu Yerubaal. Yerubaal ialah Gideon.
← Chapter 8
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 10 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21